Koranindopos.com, Jakarta – Raffi Ahmad dan istrinya Nagita Slavina, kembali menunjukkan komitmen mereka dalam membantu masyarakat yang tengah dilanda musibah. Pasangan selebritas yang dikenal dermawan ini mengirim tim dari RANS bersama perwakilan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni untuk menyerahkan bantuan total Rp15 miliar bagi warga terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh tujuh anggota tim, yaitu Prio, Aldi, Haikal, Erwin, Angga, Yogo, dan Jeri.
Penyerahan bantuan dilakukan di masing-masing wilayah pemerintah provinsi. Saat melakukan video call dengan Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasco Ruseimy, Raffi menyampaikan rasa prihatinnya atas kondisi yang menimpa banyak keluarga di Sumatra.
“Semoga bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Sumatra,” kata Raffi Ahmad.
Nagita ikut menambahkan harapannya agar bantuan itu sampai kepada warga yang membutuhkan. “Semoga bisa disalurkan dengan baik agar manfaatnya segera dirasakan,” tambah Nagita.
Bantuan senilai Rp5 miliar yang ditujukan untuk masyarakat Sumatra Barat diterima langsung oleh Wakil Gubernur Vasco Ruseimy. Jumlah yang sama juga diserahkan kepada Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, sebagai dukungan untuk percepatan pemulihan di wilayah yang terdampak paling berat. Untuk wilayah Aceh, dana Rp5 miliar diamanahkan kepada Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, yang mewakili pemerintah provinsi dalam penyaluran bantuan tersebut.

Aldi, salah satu anggota tim yang ditugaskan ke lapangan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan instruksi pribadi dari Raffi agar bisa segera digunakan untuk kebutuhan yang mendesak. Ia menyampaikan,
“Sebagaimana amanah dari A Raffi, bantuan ini diharapkan dapat menjadi dana taktis yang langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat di wilayah terdampak,” ucap Aldi.
Sementara itu, Prio menggambarkan bahwa dukungan ini lahir dari kedekatan emosional keluarga Raffi dan Nagita dengan masyarakat Sumatra. Ia mengatakan, “Bantuan pribadi ini menjadi wujud kedekatan batin A Raffi dan Mbak Gigi dengan masyarakat Sumatra, terutama saat banyak keluarga sedang menghadapi masa sulit”.
Vasco Ruseimy menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang ia terima. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan segera mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan pemulihan tempat tinggal warga. “Bantuan ini sangat berarti. Kami akan memfokuskan penggunaannya pada percepatan pemenuhan kebutuhan papan bagi warga yang rumahnya terdampak,” ujarnya, menegaskan bahwa kebutuhan hunian menjadi prioritas utama saat ini.
Di Sumatra Utara, Gubernur Bobby Nasution memastikan bahwa bantuan yang masuk akan segera disalurkan kepada masyarakat di titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah. Dalam keterangannya, ia menuturkan, “Seluruh bantuan yang diterima akan disalurkan langsung kepada masyarakat yang paling membutuhkan, terutama di titik lokasi yang mengalami kerusakan terparah”.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya bantuan ini. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan menjadi modal awal untuk program pemulihan jangka menengah. “Kami akan menyiapkan program pemulihan pasca masa tanggap darurat agar kehidupan masyarakat dapat segera kembali berjalan normal,” katanya. Pemerintah daerah Aceh kini tengah merancang langkah lanjutan agar pemulihan berlangsung lebih cepat.
Bantuan dari keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menambah panjang daftar dukungan yang datang dari berbagai pihak untuk mempercepat proses bangkitnya daerah-daerah terdampak bencana. Kehadiran tokoh publik dalam gerakan kemanusiaan ini membawa dorongan moral tersendiri bagi masyarakat yang sedang berjuang memulai kembali kehidupan mereka.
Seiring mengalirnya bantuan dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat luas, upaya pemulihan di Sumatra terus memperlihatkan perkembangan positif. Pemerintah daerah kini bergerak cepat menata infrastruktur dasar, kebutuhan hunian, serta bantuan logistik. Masyarakat pun berharap kondisi kehidupan mereka dapat kembali stabil dalam waktu dekat, dengan dukungan nyata dari berbagai pihak yang peduli. (Brg/Kul)










