Koranindopos.com – Jakarta. Presenter kondang sekaligus Utusan Khusus Presiden untuk bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, memberikan dukungan penuh terhadap tim ESport Kagendra yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Honor of Kings World Cup (KWC) 2025. Kejuaraan dunia ini dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2025 di Riyadh, Arab Saudi.
Dalam acara pelepasan kontingen Kagendra yang digelar di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2025), Raffi menyatakan rasa bangganya atas keberanian anak-anak muda Indonesia tampil di panggung global melalui kompetisi game online. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan dukungan konkret demi kemajuan generasi muda.
“Pastinya kabar ini membanggakan kita semua. Karena itu kami dari pemerintah hadir untuk mendukung mereka agar bisa meraih prestasi di kancah dunia,” ujar Raffi Ahmad.
Raffi mengungkapkan bahwa ESport tidak sekadar menjadi permainan, melainkan telah bertransformasi menjadi profesi yang kompetitif dan mendidik. Ia menilai, dunia game mampu mengasah ketangkasan, strategi, dan semangat kolaborasi para pemain muda.
“ESport ini bukan sekadar hobi, tapi sudah menjadi profesi yang bisa menyatukan bangsa, bahkan dunia. Kagendra adalah semangat juang anak muda Indonesia yang patut menjadi inspirasi,” jelasnya.
Raffi Ahmad juga membeberkan fakta menarik terkait industri game di Indonesia. Berdasarkan informasi yang ia terima, Indonesia kini masuk dalam tiga besar negara dengan jumlah gamers terbanyak di dunia. Hal ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan industri kreatif berbasis teknologi digital.

Menurut Raffi, dukungan terhadap Kagendra bukan hanya berasal dari dirinya pribadi sebagai perwakilan pemerintah, tetapi juga dari berbagai pihak termasuk Kemenpora, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta lembaga pemerintah lainnya. Mereka ingin menjadikan keberangkatan Kagendra sebagai motivasi bagi generasi muda lainnya untuk berani berkarya dan bersaing secara internasional.
“Generasi muda harus kita support. Kita juga harus mengajarkan ke anak-anak sesuai zamannya. Ini zamannya game online, jadi kita harus adaptif,” tegas suami dari Nagita Slavina tersebut.
Selain prestasi, Raffi menyoroti nilai ekonomi besar yang melekat pada industri game. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data dari Asosiasi Game Indonesia, valuasi industri game global telah menembus angka 180 miliar dolar AS. Jumlah tersebut bahkan dua kali lipat lebih besar dari gabungan industri film dan musik dunia.
“Makanya kita harus saling bahu membahu. Presiden juga mendukung penuh ketika kementerian, lembaga, hingga BUMN bersatu mendukung anak bangsa untuk mengharumkan nama Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Raffi juga menambah semangat para atlet ESport Kagendra dengan menjanjikan bonus pribadi jika mereka berhasil membawa pulang kemenangan dari kejuaraan dunia tersebut.
“Teman-teman harus semangat dalam berjuang. Kalau menang, ada bonus dari saya,” katanya dengan antusias.
Meski tidak menyebutkan jumlahnya secara rinci, Raffi menyatakan bahwa hadiah tersebut akan disalurkan melalui RANS Entertainment yang dikelola bersama istrinya. “Berapanya nggak usah diomongin. Pokoknya ada. Yang kasih nanti RANS, dari istri saya,” ujarnya seraya tertawa.
Arahkan Dukungan ke Industri Game Lokal
Raffi Ahmad menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri game lokal. Ia berupaya memperkuat kolaborasi antar kementerian dan lembaga negara guna menciptakan ekosistem yang sehat bagi atlet game profesional, kreator konten, dan pengembang lokal.
“Kita harus dukung perkembangan game lokal dan profesionalisme para atletnya untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan besar di industri game dunia,” tutup Raffi.
Dengan semangat juang tinggi dan dukungan berbagai pihak, Kagendra kini siap membawa nama Indonesia bersinar di Honor of Kings World Cup 2025. Harapan besar pun tertumpu pada mereka untuk membuktikan bahwa talenta muda bangsa mampu bersaing di kancah dunia melalui jalur digital dan teknologi.










