Kamis, 14 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Ratusan Dapur MBG Disetop, BGN Tegaskan Standar Higiene Tak Bisa Ditawar

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 April 2026
in Kesehatan
A A
0
Ratusan Dapur MBG Disetop, BGN Tegaskan Standar Higiene Tak Bisa Ditawar
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Kebijakan ini dilakukan setelah ditemukan banyak dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memenuhi standar dasar keamanan pangan dan sanitasi.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Doni Dewantoro, menyebutkan bahwa jumlah SPPG yang disuspend di wilayah Pulau Jawa telah mencapai 362 unit. Bahkan, dalam kurun waktu 6 hingga 10 April 2026 saja, terdapat tambahan 41 unit yang turut dihentikan operasionalnya.

“Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keamanan pangan,” ujar Doni dalam keterangannya.

Penghentian sementara ini dipicu oleh sejumlah pelanggaran mendasar yang ditemukan di lapangan. Banyak dapur MBG diketahui belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang penting untuk memastikan limbah dapur tidak mencemari lingkungan.

Artikel Terkait

Tercatat 36 Ribu Kasus Kanker Serviks Baru Setiap Tahun

Heboh Hantavirus di Kapal Pesiar, Arzeti Bilbina Minta Warga Jaga Kebersihan Rumah

Sering Cepat Lelah Bisa Jadi Tanda Fungsi Ginjal Mulai Menurun

Selain itu, sejumlah SPPG juga belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi syarat utama dalam operasional layanan makanan, terutama untuk program publik berskala besar seperti MBG.

Ketiadaan standar ini dinilai berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama kelompok penerima manfaat seperti anak-anak dan masyarakat rentan.

Langkah tegas BGN ini menunjukkan bahwa aspek keamanan dan kualitas tidak akan dikompromikan, meskipun program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

BGN menegaskan bahwa penghentian operasional bersifat sementara. SPPG yang telah memenuhi seluruh persyaratan, termasuk pengolahan limbah dan sertifikasi higiene, akan diperbolehkan kembali beroperasi.

Kasus ini sekaligus menjadi evaluasi penting bagi pelaksanaan program MBG di lapangan. Standar operasional yang ketat dinilai harus diimbangi dengan pengawasan intensif agar tujuan utama program—yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat—tidak justru menimbulkan risiko kesehatan baru.

Ke depan, BGN memastikan akan terus memperketat pengawasan serta mendorong setiap unit SPPG untuk segera memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku sebelum kembali melayani masyarakat.(dhil)

Topik: BGNMBG

TerkaitBerita

SASAR KOMUNITAS: Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof. Dr. dr. Budi Wiweko bermain padel dalam peluncuran program Youth Sprinter & Sprin Padel Fun Game 2026 di Jalan Pulo Mas, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Kamis (14/5/2026). (Foto: Dok./POGI)
Kesehatan

Tercatat 36 Ribu Kasus Kanker Serviks Baru Setiap Tahun

oleh Editor : Memoarto
14 Mei 2026
Heboh Hantavirus di Kapal Pesiar, Arzeti Bilbina Minta Warga Jaga Kebersihan Rumah
Kesehatan

Heboh Hantavirus di Kapal Pesiar, Arzeti Bilbina Minta Warga Jaga Kebersihan Rumah

oleh Editor : Akula
14 Mei 2026
Sering Cepat Lelah Bisa Jadi Tanda Fungsi Ginjal Mulai Menurun
Kesehatan

Sering Cepat Lelah Bisa Jadi Tanda Fungsi Ginjal Mulai Menurun

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
Mengenal Serang Virus, Hantavirus Lokal Indonesia yang Ditemukan di Banten
Kesehatan

Mengenal Serang Virus, Hantavirus Lokal Indonesia yang Ditemukan di Banten

oleh Editor : Affandy
12 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

SIAL Interfood 2026 Kembali Hadir di Jakarta, Jadi Barometer Inovasi Pangan Global di Asia Tenggara

14 Mei 2026
IKEA

IKEA PS 2026 Tawarkan Desain Fleksibel untuk Kehidupan Modern

14 Mei 2026
SASAR KOMUNITAS: Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof. Dr. dr. Budi Wiweko bermain padel dalam peluncuran program Youth Sprinter & Sprin Padel Fun Game 2026 di Jalan Pulo Mas, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Kamis (14/5/2026). (Foto: Dok./POGI)

Tercatat 36 Ribu Kasus Kanker Serviks Baru Setiap Tahun

14 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

14 Mei 2026

Terpopuler

  • EMISI METANA: Sejumlah alat berat beroperasi di tumpukan sampah yang menggunung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

    Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3051 shares
    Share 1220 Tweet 763
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    340 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya