Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Ratusan Dapur MBG Disetop, BGN Tegaskan Standar Higiene Tak Bisa Ditawar

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 April 2026
in Kesehatan
A A
0
Ratusan Dapur MBG Disetop, BGN Tegaskan Standar Higiene Tak Bisa Ditawar
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Kebijakan ini dilakukan setelah ditemukan banyak dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memenuhi standar dasar keamanan pangan dan sanitasi.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Doni Dewantoro, menyebutkan bahwa jumlah SPPG yang disuspend di wilayah Pulau Jawa telah mencapai 362 unit. Bahkan, dalam kurun waktu 6 hingga 10 April 2026 saja, terdapat tambahan 41 unit yang turut dihentikan operasionalnya.

“Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keamanan pangan,” ujar Doni dalam keterangannya.

Penghentian sementara ini dipicu oleh sejumlah pelanggaran mendasar yang ditemukan di lapangan. Banyak dapur MBG diketahui belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang penting untuk memastikan limbah dapur tidak mencemari lingkungan.

Artikel Terkait

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

Selain itu, sejumlah SPPG juga belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi syarat utama dalam operasional layanan makanan, terutama untuk program publik berskala besar seperti MBG.

Ketiadaan standar ini dinilai berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama kelompok penerima manfaat seperti anak-anak dan masyarakat rentan.

Langkah tegas BGN ini menunjukkan bahwa aspek keamanan dan kualitas tidak akan dikompromikan, meskipun program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

BGN menegaskan bahwa penghentian operasional bersifat sementara. SPPG yang telah memenuhi seluruh persyaratan, termasuk pengolahan limbah dan sertifikasi higiene, akan diperbolehkan kembali beroperasi.

Kasus ini sekaligus menjadi evaluasi penting bagi pelaksanaan program MBG di lapangan. Standar operasional yang ketat dinilai harus diimbangi dengan pengawasan intensif agar tujuan utama program—yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat—tidak justru menimbulkan risiko kesehatan baru.

Ke depan, BGN memastikan akan terus memperketat pengawasan serta mendorong setiap unit SPPG untuk segera memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku sebelum kembali melayani masyarakat.(dhil)

Topik: BGNMBG

TerkaitBerita

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan
Kesehatan

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes
Kesehatan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini
Kesehatan

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya