Koranindopos.com – JAKARTA – Dua emiten di bawah naungan grup konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energi Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), menyampaikan pernyataan resmi merespons penetapan sanksi administratif dan denda oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (16/10/2026).
Kedua perusahaan menegaskan penghormatan mereka terhadap ketetapan regulator serta memastikan bahwa operasional bisnis tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Manajemen BREN menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal yang berlaku. Perusahaan juga mendukung penuh upaya reformasi pasar modal demi menjaga iklim investasi yang sehat.
“Perusahaan juga menyampaikan bahwa seluruh kegiatan operasional perusahaan maupun anak usaha saat ini berjalan normal dan sebagaimana mestinya. Perusahaan tetap fokus untuk memastikan agar aktivitas operasional perusahaan dan anak usaha terus berjalan dengan lancar tanpa gangguan,” tulis keterangan resmi BREN.
Hal senada disampaikan oleh manajemen CUAN. Emiten pertambangan tersebut menghargai penetapan dari OJK serta BEI dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan informasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan ketetapan tersebut.
“Perseroan dengan ini menyampaikan juga bahwa seluruh kegiatan operasional Perseroan, baik di tingkat induk perusahaan maupun entitas anak, tetap berjalan normal. Selain itu, seluruh komitmen usaha, keuangan, dan komitmen penting lainnya tetap berjalan dan dipatuhi dengan sebagaimana mestinya,” ungkap manajemen CUAN.
Sanksi dari OJK dijatuhkan setelah otoritas menemukan adanya indikasi tindak pelanggaran Pasal 107 UU Pasar Modal (UUPM/UUPPSK) terkait proses Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) BREN dan CUAN.
Berdasarkan penelusuran aliran dana serta pemeriksaan terhadap lima direksi perusahaan efek, tiga bank kustodian, dan pihak penjatahan pasti, OJK menemukan bukti adanya tindakan penyesatan dalam pemesanan saham:
-
Pengaburan Identitas: Saham IPO diperuntukkan dan dipesan oleh sekelompok pihak yang berkaitan erat dengan pemegang saham pengendali dengan mengaburkan identitas diri.
-
Konsentrasi Kepemilikan: Praktik penjatahan dalam jumlah besar kepada sekelompok pihak terafiliasi tersebut mengakibatkan saham BREN dan CUAN terkonsentrasi secara tidak wajar, sehingga porsi saham beredar (free float) di publik menjadi sangat terbatas.
Atas pelanggaran tersebut, OJK menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 500 miliar kepada pihak-pihak terkait dalam penjatahan saham BREN, serta Rp 100 miliar kepada pihak-pihak terkait pada penjatahan saham CUAN.
Selain BREN dan CUAN, OJK juga menjatuhkan sanksi administratif berukuran fantastis kepada pihak-pihak terkait transaksi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Sinar Mas Group.
Hasil pemeriksaan OJK atas transaksi perdagangan saham DSSA periode 2024–2026 menemukan bukti tindak pidana manipulasi pasar yang melanggar Pasal 91 dan 92 UUPM/UUPPSK. Praktik manipulasi dilakukan secara terencana dan terstruktur oleh nasabah perorangan serta institusi melalui beberapa anggota bursa, yang menyebabkan kenaikan harga saham DSSA secara tidak wajar.
Atas kasus DSSA, OJK mengambil tindakan tegas berupa:
-
Penjatuhan sanksi denda sebesar Rp 1,5 triliun kepada pihak-pihak terkait manipulasi perdagangan.
-
Pembekuan izin orang-perseorangan terhadap Direksi Perusahaan Efek yang terbukti terlibat.
Langkah tegas OJK dan BEI ini menjadi bagian dari penegakan hukum masif untuk membenahi transparansi, mencegah penyimpangan tata kelola, serta mengembalikan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.(dhil/dtk)
Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.
Games That Resolve Immediately
Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.
| Game Type | Session Length |
|---|---|
| Scratch card | Seconds |
| Crash | Under a minute |
| Quick draw | 1 to 2 minutes |
- Check published return percentages before playing
- Decide a cash out point in advance on crash titles
Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.









