Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

RPN Perkuat Hilirisasi Perkebunan Nasional, 28 Produk Inovasi Siap Masuk Tahap Komersialisasi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
29 November 2025
in Bisnis
A A
0
RPN
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Bogor . PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran riset dan hilirisasi komoditas perkebunan nasional. Dalam konferensi pers di Kantor Direksi PT RPN, Bogor, Selasa (28/11), perusahaan mengumumkan keberhasilan mengembangkan 28 produk riset unggulan sepanjang 2023–2025 yang kini siap menuju tahap komersialisasi.

Direktur PT RPN, Dr. Iman Yani Harahap, menjelaskan bahwa puluhan inovasi tersebut terbagi ke dalam enam kategori strategis. Bidang pemuliaan dan bioteknologi mendominasi dengan 15 produk, termasuk klon kelapa sawit unggul Nusaklon 1 dan 2, varietas tebu PS 08, klon kakao Monika 01 dan 02, serta klon karet IRR 309 dan IRR 310.

Selain itu, RPN juga mencatatkan inovasi di bidang mekanisasi dan otomasi melalui Digiteks dan Digimost; pangan dan energi seperti minyak makan merah dan specialty tea Gambung; lingkungan dan dekarbonisasi dengan Vulkasol dan Lead Rubber Bearing; serta aplikasi digital seperti e-Hara, Nusaklim, dan OPA (Oil Palm Assistant).

“Capaian ini membuktikan bahwa riset perkebunan Indonesia tidak berhenti di laboratorium, tetapi diarahkan agar mampu memberi nilai tambah dan meningkatkan daya saing di pasar global,” tegas Iman.

Artikel Terkait

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram

Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

RPN turut mengembangkan sejumlah produk baru seperti Biodiesel B50, Palm Vision, Rubber Seal, dan Rubber Flooring. Sepanjang 2021–2025, perusahaan mencatat 103 Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), mulai dari paten, merek dagang, hingga perlindungan varietas tanaman.

Sebagai lembaga riset yang bertransformasi dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI), RPN mengelola lima pusat penelitian dengan fokus komoditas kelapa sawit, karet, teh dan kina, gula, kopi, dan kakao. Operasional lembaga didukung oleh 4.068 karyawan, termasuk 274 peneliti aktif.

Selain menghasilkan inovasi, RPN juga aktif menyusun kebijakan strategis. Pada periode 2020–2025, RPN menerbitkan 31 naskah akademik terkait hilirisasi perkebunan, ekonomi sirkular, hingga pembentukan Badan Pengelola Dana Komoditas Non-Sawit.

RPN melayani berbagai pemangku kepentingan—mulai dari PTPN Group, petani, hingga pemerintah. Layanannya mencakup penyediaan benih unggul, pupuk, jasa sertifikasi ISPO, pengujian laboratorium terakreditasi KAN, serta pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Program hilirisasi perkebunan merupakan agenda strategis pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. RPN berperan dalam riset terapan dari hulu hingga hilir untuk memastikan Indonesia tetap kompetitif dalam industri perkebunan global.

“Sebagai bagian dari ekosistem PTPN Group, RPN terus menegaskan posisinya sebagai pusat keunggulan perkebunan Indonesia. Inovasi riset, penyediaan benih unggul, dan kajian kebijakan yang kami lakukan diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing industri,” tutup Iman. (ris)

Topik: RPN

TerkaitBerita

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026
Bisnis

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu
Bisnis

Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000, Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000, Jadi Rp2,625 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

12 September 2026
WISATA PANTAI: Pulau Kelapa memegang predikat sebagai wilayah dengan konsentrasi penduduk tertinggi sekaligus pusat perputaran ekonomi paling aktif di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto Ilustrasi:exploreseribu.com)

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

12 September 2026
Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

12 September 2026
Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4501 shares
    Share 1800 Tweet 1125
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya