JAKARTA, koranindopos.com – Untuk kali pertama, setelah dua tahun, sepanjang ruas Jalan Sudirman – Thamrin, Jakarta, kembali semarak pada Minggu (22/5). Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD).
Masyarakat kembali melakukan aktivitas olahraga. Ada yang jogging, bersepeda, dan kegiatan lainnya. Sejumlah komunitas pun tampak berkumpul di sekitar bundaran HI. Kepada awak media, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menuturkan, terdapat beberapa hal yang harus menjadi bahan evaluasi.
”Pertama kedisiplinan masyarkat untuk menggunakan akses peduli lindungi untuk masuk ke area CFD. Itu harus dibarengi dengan memperbanyak petugas di pintu masuk,” ujarnya di lokasi CFD.
Selain itu, kata Sambodo, pihaknya bersama Dinas Perhubungan dan Transjakarta akan mengevaluasi terkait jumlah bus Transjakarta yang beroperasi selama HBKB berlangsung. Sebab, banyak yang bus Transjakarta yang beroperasi dapat membahayakan masyarakat.
”Karena di beberapa jalan sempit karena ada rebutan pejalan kaki, pesepeda, dan olahraga, tentu ini rawan. Nanti akan kita evaluasi bersama, apakah nanti bisnya dikurangi atau bagaimana, selebihnya sudah baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menyatakan, terdapat 54 titik di seluruh Jalan Sudirman – Thamrin yang telah dipasangi barcode aplikasi PeduliLindungi. Namun, diakuinya masih banyak masyarakat yang tidak memindainya. ”Memang di beberapa titik kami perhatikan masih ada masyarakat yang langsung masuk. Dan itu akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan,” ujarnya. (wyu/mmr)










