Sabtu, 12 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

​Selebrasi 28 Tahun Padi Reborn: Guncang Tennis Indoor Senayan dalam Konser “Dua Delapan” 

Editor : Akula oleh Editor : Akula
1 Februari 2026
in Film dan Musik
A A
0
​Selebrasi 28 Tahun Padi Reborn: Guncang Tennis Indoor Senayan dalam Konser “Dua Delapan” 
Share on FacebookShare on Twitter

​Koranindopos.com, Jakarta – Gemuruh suara ribuan penonton memecah kesunyian malam di kawasan Gelora Bung Karno saat Padi Reborn naik ke atas panggung. Band rock alternatif legendaris yang terbentuk sejak tahun 1997 ini sukses menggelar konser tunggal bertajuk “Dua Delapan” di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (31/1/2026) malam. Pertunjukan ini bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah monumen perjalanan 28 tahun karier mereka di industri musik Tanah Air.

​Momen ini menjadi sangat sakral karena menandai kebangkitan penuh grup musik asal Surabaya tersebut. Setelah sempat vakum panjang selama delapan tahun dari panggung berskala besar, Padi Reborn membuktikan bahwa taji mereka belum tumpul. Konser ini dirancang sebagai kronik perjalanan rasa bagi para Sobat Padi yang telah setia menanti kembalinya sang idola ke panggung megah dengan produksi yang digarap secara serius.

​Grup yang digawangi oleh Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Yoyo (drum), dan Rindra (bass) membuka malam tersebut dengan lagu “Prolog”. Begitu melodi pertama terdengar, energi penonton langsung meledak, menciptakan atmosfer yang sangat elektrik. Tanpa memberi jeda untuk bernapas, Padi langsung menyambungnya dengan deretan hits populer seperti “Bayangkanlah”, “Menanti Sebuah Jawaban”, dan “Sang Penghibur” yang membuat seisi arena bernyanyi bersama.

​Sepanjang pertunjukan, interaksi antara personel dan penonton terasa begitu hangat dan personal. Fadly, sang vokalis, berkali-kali menunjukkan apresiasinya kepada para penggemar yang tetap bertahan melintasi dekade. Suasana berubah menjadi panggung karaoke raksasa ketika lagu-lagu lawas penuh memori seperti “Lingkaran”, “Semua Tak Sama”, “Seperti Kekasihku”, hingga “Ternyata Cinta” dibawakan dengan aransemen yang apik.

Artikel Terkait

Drama Sidang PN Tangerang: Ketika Saksi Ahli BPOM Mengakui Produk White Tomato Richard Lee Bebas Zat Berbahaya

Adu Akting dengan Tokoh Parewa di Film ‘Urang Bunian’, Dimas Aditya Ngaku Sempat Nervous

Bastian Steel Harus Jadi Playboy, Dinda Mahira Justru Jadi Penengah di Penghuni Rumah Warisan

IMG 20260201 WA0015 - ​Selebrasi 28 Tahun Padi Reborn: Guncang Tennis Indoor Senayan dalam Konser "Dua Delapan" 

​Tak hanya mengandalkan formasi orisinal, Padi Reborn juga memberikan kejutan lewat kolaborasi lintas generasi. Musisi perempuan Fanny Soegi dihadirkan ke atas panggung untuk membawakan lagu “Langit Biru” dengan nuansa yang lebih lembut dan intim. Kehadiran Fanny memberikan warna baru sebelum ia membawakan lagu solonya “Asmalibrasi”, dan kemudian estafet panggung dikembalikan kepada Padi Reborn lewat lagu “Beginikah Rasanya”.

Selain Fanny Soegi, Padi juga memberi kejutan dengan menghadirkan Sal Priadi yang membawakan “Rapuh” dilanjutkan dengan hit miliknya “Gala Bunga Matahari”.

​Nuansa pembaruan juga terasa kuat dengan diperkenalkannya materi dari album terbaru mereka yang juga bertajuk Dua Delapan. Lagu-lagu baru seperti “Ego” dan “Haru Biru” dibawakan di depan publik untuk menunjukkan bahwa Padi Reborn tetap relevan dan terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

Sebanyak 25 lagu dibawakan malam itu, merangkum perjalanan emosional dari masa ke masa dalam satu panggung yang megah.

​Keberhasilan konser ini pun menuai pujian dari para penonton yang hadir memadati area. Salah satu penggemar setia, Gunawan, mengaku terkesima dengan alur lagu yang disajikan sejak awal pertunjukan.

​”Suasana nostalgianya terasa banget. Terutama saat lagu-lagu legendaris Padi dibawakan di awal,” ungkap Sobat Padi asal Bekasi itu.

​Di sisi lain, konser ini juga membuktikan bahwa musik Padi Reborn memiliki daya pikat lintas generasi. Nadira, seorang penonton muda, mengaku mengenal karya-karya band ini melalui referensi keluarga, namun ia menemukan koneksi pribadi yang kuat saat mendengarkannya secara langsung malam itu.

​”Gue ngerasa Padi itu band yang nemuin kita di usia yang tepat. Dulu dengarnya dari orang tua, sekarang gue nyanyi sendiri. Rasanya tetap kena,” ujar Nadira Sobat Padi asal Serpong.

​Selain dari sisi musikalitas, aspek visual dan teknis konser “Dua Delapan” juga menjadi sorotan utama. Penggunaan konsep panggung 360 derajat memberikan pengalaman menonton yang berbeda bagi audiens di setiap sudut tribun maupun festival. Ira, seorang Sobat Padi yang sengaja datang jauh dari Tangerang Selatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap tata panggung tersebut.

​”Panggungnya keren, tata lampunya juga atraktif banget,” kata dia.

​Menjelang akhir acara, rentetan hits seperti “Sesuatu Yang Indah” mengalun bergantian dan disambut dengan koor panjang dari penonton. Konser ini menjadi bukti sahih bahwa Padi Reborn masih berdiri tegak sebagai ikon penting dalam sejarah musik Indonesia. Perayaan 28 tahun ini tidak hanya mengobati kerinduan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara Padi Reborn dan penggemarnya dalam sebuah pertemuan keluarga besar yang tak terlupakan. (Brg/Kul)
​

Topik: Padi rebornPadi reborn konser

TerkaitBerita

Fakta Baru Sidang Richard Lee, Saksi Korban Mengaku Lupa Dokumen Laporan Perkara
Film dan Musik

Drama Sidang PN Tangerang: Ketika Saksi Ahli BPOM Mengakui Produk White Tomato Richard Lee Bebas Zat Berbahaya

oleh Editor : Akula
11 September 2026
Adu Akting dengan Tokoh Parewa di Film ‘Urang Bunian’, Dimas Aditya Ngaku Sempat Nervous
Film dan Musik

Adu Akting dengan Tokoh Parewa di Film ‘Urang Bunian’, Dimas Aditya Ngaku Sempat Nervous

oleh Editor : Akula
11 September 2026
Bastian Steel Harus Jadi Playboy, Dinda Mahira Justru Jadi Penengah di Penghuni Rumah Warisan
Film dan Musik

Bastian Steel Harus Jadi Playboy, Dinda Mahira Justru Jadi Penengah di Penghuni Rumah Warisan

oleh Editor : Akula
11 September 2026
Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro
Film dan Musik

Ochi Rosdiana Tak Kapok Main Film Horor Meski Saksikan Asistennya Kesurupan

oleh Editor : Akula
11 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Program RATU dari Tim Bismillah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jadi Juara 1 Kompetisi ACTION! Asuransi Astra

Program RATU dari Tim Bismillah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jadi Juara 1 Kompetisi ACTION! Asuransi Astra

11 September 2026
87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

11 September 2026
Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

11 September 2026
Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

11 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4482 shares
    Share 1793 Tweet 1121
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya