Rabu, 8 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

​Selebrasi 28 Tahun Padi Reborn: Guncang Tennis Indoor Senayan dalam Konser “Dua Delapan” 

Editor : Akula oleh Editor : Akula
1 Februari 2026
in Film dan Musik
A A
0
​Selebrasi 28 Tahun Padi Reborn: Guncang Tennis Indoor Senayan dalam Konser “Dua Delapan” 
Share on FacebookShare on Twitter

​Koranindopos.com, Jakarta – Gemuruh suara ribuan penonton memecah kesunyian malam di kawasan Gelora Bung Karno saat Padi Reborn naik ke atas panggung. Band rock alternatif legendaris yang terbentuk sejak tahun 1997 ini sukses menggelar konser tunggal bertajuk “Dua Delapan” di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (31/1/2026) malam. Pertunjukan ini bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah monumen perjalanan 28 tahun karier mereka di industri musik Tanah Air.

​Momen ini menjadi sangat sakral karena menandai kebangkitan penuh grup musik asal Surabaya tersebut. Setelah sempat vakum panjang selama delapan tahun dari panggung berskala besar, Padi Reborn membuktikan bahwa taji mereka belum tumpul. Konser ini dirancang sebagai kronik perjalanan rasa bagi para Sobat Padi yang telah setia menanti kembalinya sang idola ke panggung megah dengan produksi yang digarap secara serius.

​Grup yang digawangi oleh Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Yoyo (drum), dan Rindra (bass) membuka malam tersebut dengan lagu “Prolog”. Begitu melodi pertama terdengar, energi penonton langsung meledak, menciptakan atmosfer yang sangat elektrik. Tanpa memberi jeda untuk bernapas, Padi langsung menyambungnya dengan deretan hits populer seperti “Bayangkanlah”, “Menanti Sebuah Jawaban”, dan “Sang Penghibur” yang membuat seisi arena bernyanyi bersama.

​Sepanjang pertunjukan, interaksi antara personel dan penonton terasa begitu hangat dan personal. Fadly, sang vokalis, berkali-kali menunjukkan apresiasinya kepada para penggemar yang tetap bertahan melintasi dekade. Suasana berubah menjadi panggung karaoke raksasa ketika lagu-lagu lawas penuh memori seperti “Lingkaran”, “Semua Tak Sama”, “Seperti Kekasihku”, hingga “Ternyata Cinta” dibawakan dengan aransemen yang apik.

Artikel Terkait

​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik

​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos

Lewat Sound Horeg dan Hipdut, Pemikat Jiwa Tawarkan Warna Baru untuk Horor Indonesia

IMG 20260201 WA0015 - ​Selebrasi 28 Tahun Padi Reborn: Guncang Tennis Indoor Senayan dalam Konser "Dua Delapan" 

​Tak hanya mengandalkan formasi orisinal, Padi Reborn juga memberikan kejutan lewat kolaborasi lintas generasi. Musisi perempuan Fanny Soegi dihadirkan ke atas panggung untuk membawakan lagu “Langit Biru” dengan nuansa yang lebih lembut dan intim. Kehadiran Fanny memberikan warna baru sebelum ia membawakan lagu solonya “Asmalibrasi”, dan kemudian estafet panggung dikembalikan kepada Padi Reborn lewat lagu “Beginikah Rasanya”.

Selain Fanny Soegi, Padi juga memberi kejutan dengan menghadirkan Sal Priadi yang membawakan “Rapuh” dilanjutkan dengan hit miliknya “Gala Bunga Matahari”.

​Nuansa pembaruan juga terasa kuat dengan diperkenalkannya materi dari album terbaru mereka yang juga bertajuk Dua Delapan. Lagu-lagu baru seperti “Ego” dan “Haru Biru” dibawakan di depan publik untuk menunjukkan bahwa Padi Reborn tetap relevan dan terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

Sebanyak 25 lagu dibawakan malam itu, merangkum perjalanan emosional dari masa ke masa dalam satu panggung yang megah.

​Keberhasilan konser ini pun menuai pujian dari para penonton yang hadir memadati area. Salah satu penggemar setia, Gunawan, mengaku terkesima dengan alur lagu yang disajikan sejak awal pertunjukan.

​”Suasana nostalgianya terasa banget. Terutama saat lagu-lagu legendaris Padi dibawakan di awal,” ungkap Sobat Padi asal Bekasi itu.

​Di sisi lain, konser ini juga membuktikan bahwa musik Padi Reborn memiliki daya pikat lintas generasi. Nadira, seorang penonton muda, mengaku mengenal karya-karya band ini melalui referensi keluarga, namun ia menemukan koneksi pribadi yang kuat saat mendengarkannya secara langsung malam itu.

​”Gue ngerasa Padi itu band yang nemuin kita di usia yang tepat. Dulu dengarnya dari orang tua, sekarang gue nyanyi sendiri. Rasanya tetap kena,” ujar Nadira Sobat Padi asal Serpong.

​Selain dari sisi musikalitas, aspek visual dan teknis konser “Dua Delapan” juga menjadi sorotan utama. Penggunaan konsep panggung 360 derajat memberikan pengalaman menonton yang berbeda bagi audiens di setiap sudut tribun maupun festival. Ira, seorang Sobat Padi yang sengaja datang jauh dari Tangerang Selatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap tata panggung tersebut.

​”Panggungnya keren, tata lampunya juga atraktif banget,” kata dia.

​Menjelang akhir acara, rentetan hits seperti “Sesuatu Yang Indah” mengalun bergantian dan disambut dengan koor panjang dari penonton. Konser ini menjadi bukti sahih bahwa Padi Reborn masih berdiri tegak sebagai ikon penting dalam sejarah musik Indonesia. Perayaan 28 tahun ini tidak hanya mengobati kerinduan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara Padi Reborn dan penggemarnya dalam sebuah pertemuan keluarga besar yang tak terlupakan. (Brg/Kul)
​

Topik: Padi rebornPadi reborn konser

TerkaitBerita

​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik
Film dan Musik

​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik

oleh Editor : Akula
8 Juli 2026
​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos
Film dan Musik

​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos

oleh Editor : Akula
8 Juli 2026
Lewat Sound Horeg dan Hipdut, Pemikat Jiwa Tawarkan Warna Baru untuk Horor Indonesia
Film dan Musik

Lewat Sound Horeg dan Hipdut, Pemikat Jiwa Tawarkan Warna Baru untuk Horor Indonesia

oleh Editor : Akula
7 Juli 2026
Eksperimen Gila Anggy Umbara di Film  ‘402 Rumah Sakit Korea’: Rancang Alat Setahun hingga Operasikan 28 Kamera Bersamaan
Film dan Musik

Eksperimen Gila Anggy Umbara di Film  ‘402 Rumah Sakit Korea’: Rancang Alat Setahun hingga Operasikan 28 Kamera Bersamaan

oleh Editor : Akula
7 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Perbaikan Sistem dan Pendidikan Integritas untuk Cegah Kecurangan SPMB 2026

7 Juli 2026
​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik

​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik

8 Juli 2026
​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos

​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos

8 Juli 2026
BYD Song L GT Kembali Tertangkap Uji Jalan, Fastback Crossover Listrik Siap Tampil Lebih Sporty

BYD Song L GT Kembali Tertangkap Uji Jalan, Fastback Crossover Listrik Siap Tampil Lebih Sporty

8 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3758 shares
    Share 1503 Tweet 940
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Daihatsu Ayla, City Car LCGC Favorit yang Irit BBM dan Ramah di Kantong

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya