Koranindopos.com, BOGOR – Udara sejuk menyambut langkah-langkah warga “Kampoeng Doea” Perumahan Pesona Cilebut Dua Bogor saat tiba di kawasan HeHa Waterfall, Cisarua. Kabut tipis yang menggantung di antara pepohonan seolah menjadi tirai pembuka bagi sebuah akhir pekan yang bukan sekadar rekreasi, melainkan perayaan kebersamaan.
Di hamparan area glamping yang tertata rapi, tenda-tenda berdiri bukan hanya sebagai tempat bermalam, tetapi juga sebagai simbol kedekatan yang ingin dibangun. Anak-anak berlarian bebas, sementara para orang tua berbincang santai dan seperti biasa para ibu sibuk berfoto ria sambil menikmati suasana alam yang jauh dari hiruk pikuk keseharian.

Konsep Family Gathering kali ini mengusung tema ” Glamping Yuk !!” Yang menghadirkan pengalaman berbeda. Warga tidak perlu repot dengan perlengkapan berkemah, namun tetap bisa merasakan sensasi menyatu dengan alam.
Di sinilah, kenyamanan dan kehangatan bertemu, menciptakan ruang interaksi yang lebih cair dan akrab. Keceriaan semakin terasa ketika rangkaian games dimulai. Tawa pecah tanpa sekat usia—anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam permainan yang dirancang untuk membangun kekompakan.
Tidak ada kompetisi yang kaku, yang ada hanyalah kebersamaan yang mengalir alami. Dalam momen-momen sederhana itulah, hubungan antarwarga menemukan maknanya.
Di sela kegiatan, Ketua RT 02 Perumahan Pesona Cilebut Dua, Purnama Syarif, menyampaikan harapannya. Bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya merawat rasa memiliki di tengah lingkungan.
“Di sini kita belajar bahwa hidup bertetangga bukan hanya soal berdekatan secara fisik, tetapi juga dekat secara hati,” tuturnya.
Menjelang malam, suasana berubah menjadi lebih hangat. Warga berkumpul dalam sesi makan bersama, berbagi cerita, dan mengabadikan momen dalam foto-foto yang kelak menjadi kenangan. Tidak ada sekat, tidak ada jarak—yang ada hanyalah rasa sebagai satu keluarga besar.
Family gathering ini menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak selalu harus dicari jauh. Di tengah alam yang tenang, dengan konsep sederhana namun penuh makna, warga “Kampoeng Doea” menemukan kembali arti kebersamaan.
Seperti aliran air di HeHa Waterfall yang tak pernah berhenti, semangat kekeluargaan itu pun diharapkan terus mengalir—menguatkan, menyatukan, dan tumbuh bersama, dalam setiap langkah kehidupan bertetangga. (doe)










