Koranindopos.com – JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, SE, MM, menegaskan bahwa Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan akademik, memperdalam wawasan kebangsaan, serta mengukir prestasi hingga tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan Siti Fauziah saat memberikan sambutan pada sesi technical meeting dan simulasi LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Bali yang berlangsung di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Jumat (3/7/2026).
“LCC Empat Pilar MPR RI merupakan kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan pengetahuan dan wawasan kebangsaannya, sehingga dapat meraih juara di tingkat provinsi dan mewakili daerahnya pada grand final nasional di Jakarta,” ujar Siti Fauziah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri dosen Pascasarjana Universitas Warmadewa, Dr. I Made Suniastha Amerta, jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI, serta para guru pendamping dan pembina peserta.
Sebanyak sembilan sekolah menengah atas dan sederajat berhasil lolos ke babak final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Bali setelah menyisihkan sekitar 80 sekolah peserta dari seluruh wilayah Bali.
Kesembilan finalis tersebut adalah:
- SMAN 2 Tabanan
- SMAN 1 Negara
- SMAN 1 Tegallalang
- SMAN 1 Singaraja
- SMAS Kristen Harapan
- SMKN 1 Amlapura
- SMAN 2 Semarapura
- SMAN 1 Kuta Utara
- SMAN 1 Bangli
Para finalis akan memperebutkan kesempatan mewakili Provinsi Bali pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada pertengahan Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Fauziah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil mencapai babak final. Menurutnya, keberhasilan lolos dari proses seleksi yang diikuti puluhan sekolah merupakan prestasi yang patut dibanggakan.
“Seluruh sekolah yang berhasil mencapai final pada hakikatnya sudah menjadi juara karena mampu menyisihkan puluhan peserta lainnya,” ujarnya.
Ia mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dengan menjaga kondisi fisik maupun memperdalam pemahaman mengenai materi Empat Pilar MPR RI agar mampu memberikan penampilan terbaik pada babak final.
Siti Fauziah juga mengungkapkan bahwa para peserta yang berhasil meraih gelar juara nasional akan memperoleh berbagai bentuk apresiasi sebagai penghargaan atas prestasi yang dicapai.
Menurut Siti Fauziah, tantangan sesungguhnya akan dimulai ketika para juara provinsi bertemu di tingkat nasional. Juara Provinsi Bali nantinya akan bersaing dengan perwakilan dari 37 provinsi lainnya, sehingga diperlukan persiapan yang matang.
Karena itu, ia mendorong seluruh peserta untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, serta menjaga semangat kompetisi agar mampu membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Lebih jauh, Siti Fauziah mengajak para pelajar untuk memiliki cita-cita besar sebagai bagian dari Generasi Indonesia Emas. Menurutnya, para peserta LCC Empat Pilar MPR RI memiliki potensi menjadi pemimpin masa depan di berbagai bidang, baik sebagai pengusaha, akademisi, pejabat negara, menteri, maupun Presiden Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam perlombaan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga ketelitian dalam memahami setiap soal sebelum memberikan jawaban.
Selain menjadi ajang kompetisi, LCC Empat Pilar MPR RI juga dinilai memiliki nilai strategis dalam membangun jejaring antarpelajar dari berbagai daerah. Pertemuan para finalis pada tingkat nasional di Jakarta nantinya diharapkan dapat memperluas persahabatan sekaligus menjadi bekal berharga dalam membangun kolaborasi sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini, MPR RI berharap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan semakin tertanam di kalangan generasi muda, sehingga lahir insan-insan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.(dhil)










