Koranindopos.com, Jakarta – Warga Jakarta yang memadati kawasan Sudirman-Thamrin saat Car Free Day pada Minggu pagi (27/7), disuguhi penampilan tak biasa. Di tengah riuh olahraga dan aktivitas jalan pagi, sekelompok seniman dan musisi papan atas tampil memukau, menghadirkan cuplikan Pagelaran Sabang Merauke – Hikayat Nusantara yang akan digelar Agustus mendatang di Indonesia Arena.
Penampilan ini bukan sembarang hiburan. Melibatkan deretan nama besar seperti Jakarta Concert Orchestra, Batavia Madrigal Singers, Barongsai Kong Ha Hong, dan Jember Fashion Carnaval, aksi mereka langsung mencuri perhatian sejak awal acara. Bahkan kehadiran penyanyi Alsant Nababan dan Christine Tambunan makin menyempurnakan komposisi seni yang dihadirkan.
Silvi Liswanda selaku Executive Producer menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk lebih mengenalkan pagelaran mendatang kepada publik. “Meski masih akan diselenggarakan satu bulan lagi, kami ingin lebih mensosialisasikan Pagelaran Sabang Merauke dengan menunjukkan cuplikan penampilan dari para talenta kelas dunia di acara Car Free Day ini,” ujarnya di lokasi.
Matahari baru naik ketika suara musik dari orkestra mengalun. Pembuka yang energik dari Barongsai Kong Ha Hong menjadi sinyal awal dimulainya sajian spektakuler pagi itu. Lagu-lagu nasional seperti Dari Sabang Sampai Merauke, Paris Barantai, hingga Hela Rotane terdengar syahdu dari harmoni Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers.
Tak kalah menawan, parade kostum hasil kolaborasi Jember Fashion Carnaval dan siswa Prosa Acting School memukau pengunjung. Karakter-karakter khas nusantara dihidupkan lewat busana berwarna-warni dan koreografi yang memikat, menciptakan momen yang tak henti diabadikan oleh kamera ponsel para penonton.

Avip Priatna, konduktor Jakarta Concert Orchestra, mengaku bangga bisa tampil di ruang publik seperti CFD. “Ini adalah kali pertama Jakarta Concert Orchestra tampil bersama Batavia Madrigal Singers di acara Car Free Day Jakarta. Kami bangga dapat turut ambil bagian dari acara ini,” katanya.
Penampilan penuh semangat dari Barongsai Kong Ha Hong juga menuai respons hangat. Anton, perwakilan komunitas tersebut, menuturkan bahwa momen ini sangat berarti. Menurutnya, acara ini adalah cara efektif memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda dan masyarakat luas.
Salah satu warga yang turut hadir, Lisbeth Delima, mengungkapkan kekagumannya pada acara tersebut. Ia bahkan ikut menyanyi saat lagu Rambadia dan Selayang Pandang dibawakan oleh Alsant dan Christine. “Acara ini membangkitkan nasionalisme kita jadi kita lebih cinta budaya Indonesia,” ucap Lisbeth.
Pagelaran Sabang Merauke tahun ini akan diadakan pada 23–24 Agustus 2025. Pertunjukan ini akan menghadirkan cerita rakyat dalam format teater musikal modern, melibatkan lebih dari 1500 orang termasuk 351 penari dari 600 seniman yang berpartisipasi. Konsepnya bukan hanya menampilkan seni, tapi juga menyuarakan semangat persatuan dalam bingkai budaya Nusantara.
Sebagai bagian dari pengenalan budaya secara besar-besaran, pementasan ini telah dilakukan lima kali sejak 2022. Lokasinya berpindah-pindah, dari Prambanan hingga JIEXPO Jakarta, dan terus berkembang dalam kualitas serta skalanya. Tahun ini, penonton akan menikmati pengalaman budaya dalam level yang lebih megah.
Pagelaran ini menjadi bukti bahwa kekayaan budaya Indonesia mampu tampil dengan kualitas internasional, tanpa kehilangan jati diri. Tiket pertunjukan sudah tersedia melalui platform daring, dan antusiasme masyarakat diprediksi semakin tinggi usai penampilan mencuri perhatian di Car Free Day Jakarta.(brg/Hend)










