Koranindopos.com, JAKARTA — Studio TUI merayakan ulang tahun ke-5 dengan mengusung tajuk “Setengah Dekade” di Bengkel Kafe, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (13/9/2026).
Co-Founder Studio TUI Jos Acha mengungkapkan, Studio TUI pada awalnya dibangun hanya oleh dua orang, yakni dirinya bersama Hani Kenisha. Mereka merintis Studio TUI pada 2021 dengan mengerjakan berbagai kebutuhan bisnis secara mandiri, mulai dari promosi, penjualan hingga pengiriman. “Studio TUI kita dirikan hanya berdua, saya dan Hani. Kita merintis dari tahun 2021, semua kita kerjakan sendiri, mulai promosi, penjualan, bahkan pengiriman,” ujar Jos Acha.

Co-Founder Studio TUI, Hani Kenisha, menilai pencapaian usia lima tahun menjadi sebuah prestasi yang tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Seiring perkembangannya, Studio TUI juga telah membangun komunitas yang diberi nama TUI Babes, yang menjadi bagian dari ekosistem dan perjalanan studio hingga saat ini.
Menurut Hani, perayaan bertajuk “Setengah Dekade” tersebut menjadi kesempatan untuk mempertemukan sekaligus mengapresiasi para kolega, mitra, komunitas, serta orang-orang yang selama ini telah terlibat dalam perjalanan Studio TUI. Lima tahun perjalanan dinilai menjadi bukti bahwa sebuah bisnis dapat berkembang melalui proses panjang, konsistensi, serta keberanian untuk memulai dari hal-hal sederhana.
Momentum ulang tahun ke-5 ini sekaligus diharapkan menjadi pijakan baru bagi Studio TUI untuk melanjutkan perjalanan kreatifnya. Setelah berkembang dari sebuah usaha yang awalnya dikerjakan dua orang hingga membangun ekosistem sendiri, Studio TUI berkomitmen menghadirkan berbagai karya dan inovasi baru pada tahun-tahun mendatang.
Di balik perayaan tersebut, Studio TUI menghadirkan koleksi terbaru yang membawa cerita tentang keberagaman perempuan Indonesia dan kekayaan wastra Nusantara. Koleksi “Setengah Dekade” mempertemukan berbagai kain tradisional dari sejumlah daerah, termasuk paduan desain yang terisnpirasi dari motif lurik Jawa, endek Bali, sutra Bugis, dan tenun Jepara.
Berbagai karakter wastra tersebut kemudian diolah dan dirangkai ke dalam siluet yang lebih modern, feminin, dan relevan dengan gaya perempuan masa kini. Bagi Studio TUI, koleksi ini merupakan gambaran bahwa keberagaman tidak harus menjadi sesuatu yang memisahkan.
Justru ketika berbagai perbedaan dirajut bersama, akan lahir sesuatu yang lebih indah. Berbeda wastra, berbeda cerita, tetapi dapat menjadi satu kesatuan. Semangat inilah yang kemudian menjadi salah satu pesan utama koleksi “Setengah Dekade” : merayakan keberagaman Indonesia melalui fashion yang modern. Ajang tersebut juga menghadirkan penyanyi cantik Raisa, sehingga menambah hangat susana dan sarat keceriaan. (rls/why/mmr)










