Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Tak Ingin Miliki Keluarga Hancur, Arbani Yasiz Belajar Dari Serial “Keluarga Yang Tak Dirindukan”

Editor : Akula oleh Editor : Akula
17 Januari 2026
in Film dan Musik
A A
0
Tak Ingin Miliki Keluarga Hancur, Arbani Yasiz Belajar Dari Serial “Keluarga Yang Tak Dirindukan”
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – MDTV kembali menghadirkan serial drama keluarga yang sarat makna melalui “Keluarga Yang Tak Dirindukan”. Serial ini mengangkat kisah tiga bersaudara, Firzha, Thoriq, dan Zahra, yang hidupnya berubah drastis setelah sang ayah, Santoso, mengalami insiden tragis hingga tak lagi mampu bekerja. Cerita ini merefleksikan realitas pahit banyak keluarga Indonesia.

Serial yang akan segera tayang di MDTV ini menyoroti bagaimana musibah mampu mengguncang fondasi keluarga. Ketika Santoso terbaring lemah dan kebutuhan medis terus meningkat, anak-anaknya dihadapkan pada pilihan sulit antara tanggung jawab moral dan kepentingan keluarga masing-masing.

Konflik semakin tajam ketika Firzha dan Thoriq merespons musibah tersebut dengan cara yang berbeda. Perbedaan sudut pandang itu memicu gesekan ego yang berpotensi meretakkan hubungan persaudaraan. Di tengah situasi tersebut, hadir Zahra, anak angkat tanpa ikatan darah, yang justru memperlihatkan arti kesetiaan sesungguhnya.

Fenomena sandwich generation menjadi benang merah cerita ini. MDTV tidak sekadar menampilkan tekanan finansial, tetapi juga luka batin yang muncul akibat tuntutan tanggung jawab antar generasi. Serial ini memperlihatkan bahwa beban keluarga sering kali tidak terlihat, namun terasa mendalam.

Artikel Terkait

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Angel Pieters Ambil Peran Kreatif di Konser YE Live in Jakarta, Kolaborasi Musik Gospel di SCBD

Aktor Arbani Yasiz, yang memerankan tokoh Thoriq, mengaku proyek ini memberi dampak personal baginya. Di tengah statusnya sebagai pengantin baru, cerita dalam sinetron ini justru membuatnya banyak berkaca tentang makna rumah tangga dan keluarga.

“Justru series ini yang aku mainkan, menjadi ajang aku untuk bercermin dan belajar sih. Supaya kelak aku tidak mendapatkan keluarga yang seperti ini ya,” kata Arbani Yasiz ketika ditemui di gedung MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Lebih jauh, Arbani mengungkapkan bahwa pesan cerita tersebut menumbuhkan harapan besar terhadap pernikahannya bersama Raissa Ramadhani. Ia merasa kisah dalam serial ini menjadi pengingat agar tidak abai terhadap hal-hal kecil dalam hubungan.

“Karena sinetron ini aku mau banget rumah tangga ku harmonis,” ucap pria berusia 31 tahun ini.

“Aku ingin keluarga yang baik-baik saja. Tapi bagaimanapun itu kan tanggung jawab suami sama istri, gimana nge buildnya,” sambungnya.

Kesadaran itu membuat Arbani lebih berhati-hati dalam bersikap. Ia menyadari bahwa kesalahan kecil yang dibiarkan bisa berdampak besar di masa depan, sebagaimana konflik yang digambarkan dalam serial tersebut.

Sementara itu, Sairaa Punjabi selaku VP Programming MDTV menyebut serial ini sebagai bentuk apresiasi bagi para pejuang keluarga di dunia nyata.

“MDTV selalu ingin membawa cerita yang terasa nyata dan punya nilai. Lewat ‘Keluarga Yang Tak Dirindukan’, kami ingin berbagi perspektif bahwa keluarga bukan sekadar soal status, tapi tentang siapa yang ada untuk kita saat keadaan sedang tidak mudah. Semoga cerita ini bisa menemani sekaligus memberikan inspirasi bagi pemirsa,” ujar Sairaa. (Brg/Kul)

Topik: Arbani yasizMdtv

TerkaitBerita

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp
Film dan Musik

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

oleh Editor : Akula
21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri
Film dan Musik

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

oleh Editor : Akula
21 Oktober 2026
Angel Pieters Ambil Peran Kreatif di Konser YE Live in Jakarta, Kolaborasi Musik Gospel di SCBD
Film dan Musik

Angel Pieters Ambil Peran Kreatif di Konser YE Live in Jakarta, Kolaborasi Musik Gospel di SCBD

oleh Editor : Akula
21 Oktober 2026
Angkat Kisah Beda Alam dan Agama, Ini Sinopsis Film Piye To Kih?
Film dan Musik

Angkat Kisah Beda Alam dan Agama, Ini Sinopsis Film Piye To Kih?

oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

22 Oktober 2026
PERKUAT TIM: Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo, dan pelatih Michael Carrick usai laga melawan Liverpool di Old Trafford pada 3 Mei 2026. (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Dave Thompson)

MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

22 Oktober 2026
Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

21 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5013 shares
    Share 2005 Tweet 1253
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • 18 Kepala Daerah Terjaring OTT pada 2025–2026, Integritas Pejabat Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya