Rabu, 24 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Tak Sekadar Seram, Ini Tantangan Menghidupkan Buto Ijo di Layar Lebar

Editor : Akula oleh Editor : Akula
14 Januari 2026
in Film dan Musik
A A
0
Tak Sekadar Seram, Ini Tantangan Menghidupkan Buto Ijo di Layar Lebar
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo siap menghadirkan sosok folklor legendaris Indonesia dalam versi live action yang lebih nyata dan menyeramkan. Melalui pendekatan praktikal yang serius, film ini mencoba menghidupkan kembali Buto Ijo dengan visual yang dekat dengan imajinasi publik, namun tetap relevan bagi penonton masa kini.

Produksi film ini melibatkan tim prostetik berpengalaman yang sebelumnya menangani berbagai film horor Indonesia. Mereka bertanggung jawab menciptakan kostum Buto Ijo full body yang dilapisi prostetik hampir di seluruh tubuh aktor, demi menghadirkan karakter yang terasa hidup di layar lebar.

Aktor Pratito Wibowo dipercaya memerankan Buto Ijo. Namun, proses tersebut bukan tanpa risiko. Kostum yang digunakan sangat berat, lengket, dan minim sirkulasi udara, sehingga membatasi waktu pengambilan gambar dalam setiap sesi demi menjaga kondisi fisik pemeran utama karakter tersebut.

Dalam praktiknya, kostum Buto Ijo hanya bisa dikenakan selama satu hingga dua kali pengambilan gambar sebelum harus dilepas. Meski proses syuting dilakukan di studio berpendingin udara, panas tetap terperangkap di dalam kostum dan membuat tubuh aktor basah kuyup.

Artikel Terkait

Slamet Rahardjo dan Widyawati Dipersatukan dalam CLBK, Angkat Romansa yang Tertunda Puluhan Tahun

Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

“Kami benar-benar harus ekstra hati-hati. Keselamatan aktor jadi prioritas. Kalau dipaksakan, apalagi di lokasi outdoor atau ruangan tanpa AC, risikonya terlalu besar,” ungkap Gandhi Fernando selaku aktor, produser, dan penulis film ini.

IMG 20260114 WA0004 - Tak Sekadar Seram, Ini Tantangan Menghidupkan Buto Ijo di Layar Lebar

Tantangan tidak hanya datang dari sisi teknis, tetapi juga dari desain karakter. Buto Ijo selama ini dikenal sebagai figur dongeng yang kerap divisualisasikan secara kartunis. Tim produksi harus memastikan tampilan film tidak terjebak pada kesan lucu, namun juga tidak berubah menjadi monster yang kehilangan identitas folklornya.
“Kita cari titik tengah. Harus tetap seram, tapi penonton masih merasa: ini Buto Ijo yang mereka kenal,” jelas Gandhi.

Untuk mencapai tujuan tersebut, film ini mengandalkan practical effect sebagai pendekatan utama. Efek digital hanya digunakan secara terbatas, terutama pada bagian mata. Warna merah pada mata Buto Ijo dirancang agar terlihat hidup dan mengintimidasi tanpa terasa berlebihan.

Pendekatan ini dipilih agar horor yang dihadirkan terasa lebih membumi dan dekat dengan penonton. Dengan meminimalkan penggunaan CGI, Penunggu Rumah: Buto Ijo berupaya menghadirkan ketegangan yang lahir dari visual nyata dan performa aktor di depan kamera.

Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop pilihan mulai 15 Januari 2026. Film ini diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah horor nasional, tetapi juga membuka jalan bagi eksplorasi karakter-karakter folklor Indonesia lainnya di masa depan. (Brg/Kul)

Topik: Buto ijoFilm buto ijo

TerkaitBerita

Slamet Rahardjo dan Widyawati Dipersatukan dalam CLBK, Angkat Romansa yang Tertunda Puluhan Tahun
Film dan Musik

Slamet Rahardjo dan Widyawati Dipersatukan dalam CLBK, Angkat Romansa yang Tertunda Puluhan Tahun

oleh Editor : Akula
20 Juni 2026
Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.
Film dan Musik

Oki Rengga hingga Dicky Difie Bintangi Sitkom Tetangga Maha Benar.

oleh Editor : Akula
20 Juni 2026
Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,
Film dan Musik

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

oleh Editor : Akula
19 Juni 2026
Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence
Film dan Musik

Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

oleh Editor : Akula
19 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

RAKSASA TEKNOLOGI: Dua raksasa teknologi AS, Cadence dan Intel Foundry berkolaborasi. (Foto Ilustrasi: Dok./Cadence)

Dua Raksasa Teknologi AS Kolaborasi Tingkatkan Performa Intel 14A

24 Juni 2026
Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim, Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan

24 Juni 2026
Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

24 Juni 2026
Polisi Bubarkan Rencana Balap Liar di Duren Sawit, Delapan Motor Diamankan

Polisi Bubarkan Rencana Balap Liar di Duren Sawit, Delapan Motor Diamankan

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3551 shares
    Share 1420 Tweet 888
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya