koranindopos.com, JAKARTA – Di tengah laju perubahan yang begitu cepat, generasi muda kerap berada di persimpangan antara harapan dan kegelisahan. Menjawab tantangan tersebut, Sampoerna University kembali menghadirkan TEDxSampoerna University 2026 dengan tema “AfterAll: What Remains Beneath.” Menginjak penyelenggaraan keenam, acara ini akan berlangsung pada 7 Maret 2026 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, menghadirkan delapan pembicara terkurasi yang siap berbagi gagasan serta pengalaman inspiratif bagi Gen Z Indonesia.
Tema yang diusung tahun ini lahir dari realitas yang tidak sederhana. Laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2025 mencatat bahwa 60,6 persen siswa merasa belum siap menghadapi kehidupan setelah pendidikan formal. Angka ini mencerminkan keresahan yang nyata di tengah derasnya disrupsi teknologi dan kehadiran Artificial Intelligence (AI) yang mengubah lanskap pekerjaan, generasi muda juga dihadapkan pada tekanan media sosial yang sering kali memicu perbandingan tanpa henti. Bukan hanya tentang karier, banyak dari mereka mulai mempertanyakan makna, nilai, dan arah hidup.
Melalui tema “AfterAll: What Remains Beneath,” TEDxSampoerna University mengajak generasi muda untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan merefleksikan apa yang sesungguhnya menjadi fondasi dalam hidup mereka. Seperti yang disampaikan Nathanael Aaron selaku Project Leader, tema ini mendorong setiap individu untuk meninjau kembali nilai inti, kemanusiaan, serta relasi yang dibangun. Karena ketika tren dan pencapaian datang dan pergi, yang tetap tinggal adalah diri kita sendiri.
Rangkaian acara tahun ini terdiri dari Pre-Event dan Main Event. Sebagai bagian dari ruang refleksi tersebut, digelar workshop bertajuk “Unshakeable You: Redefining Your Value in an Uncertain World” yang dibawakan oleh Irvandias Sanjaya, seorang konsultan karier. Melalui sesi ini, mahasiswa diajak mengeksplorasi nilai diri secara lebih personal dan praktis memahami kekuatan yang dimiliki, serta mengubah kecemasan akan masa depan menjadi langkah pengembangan diri yang lebih terarah dan konkret.
Erik Krauss, Vice Rector of Student Success Sampoerna University, menegaskan bahwa sejak 2021 kampus ini tidak hanya berperan sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai fasilitator ruang diskusi yang bermakna bagi mahasiswa dan generasi muda. Komitmen tersebut tidak hanya berfokus pada capaian akademik, melainkan juga pada kesejahteraan serta perkembangan personal secara menyeluruh.
Gen Z berada pada posisi yang unik tumbuh di tengah disrupsi, menyaksikan perubahan teknologi secara langsung, sekaligus semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental dan keseimbangan hidup. Namun justru di tengah ketidakpastian itulah, lahir keberanian untuk bersuara, berkolaborasi, dan menciptakan perubahan. Meski dimulai dari langkah kecil, konsistensi dan kesadaran diri menjadi bekal penting untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan bermakna.
Melalui TEDxSampoerna University 2026, harapannya generasi muda tidak sekadar beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga mampu menemukan kembali nilai diri yang menjadi pijakan sesuatu yang tetap kokoh, bahkan ketika dunia terus bergerak. (rls/sh)










