Koranindopos.com, JAKARTA=Tiga korban penembakan di Kompleks Masjid San Diego, California, Amerika Serikat, adalah sosok heroik. Mereka adalah Mansour Kaziha, 78, Nader Awad, 57, dan Abdullah, 51.
Sebagaimana diberitakan, insiden tersebut terjadi pada Senin (18/5/2026). Dua pelaku yang masih remaja masuk ke area San Diego Islamic Center. Mereka menembaki orang di area masjid.
Wali Kota San Diego Todd Gloria mengatakan, kebencian tidak memiliki tempat di kota tersebut. “Saya ingin meyakinkan komunitas Muslim bahwa kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan Anda merasa aman di kota ini, dan tidak ada sumber daya yang akan dihemat untuk memastikan lembaga dan lokasi keagamaan kita terlindungi di masa yang sensitif ini,” ucap Gloria.
Sementara Direktur San Diego Islamic Center Imam Taha Hassane mengecam keras penembakan ini. “Sangatlah keterlaluan menargetkan tempat ibadah,” ujarnya dalam jumpa pers tak lama setelah peristiwa penembakan.
Sementara dua remaja pelaku penembakan ditemukan tewas akibat luka tembak yang tampaknya dilakukan sendiri. Polisi telah menyelidiki serangan itu sebagai kejahatan kebencian. Dua tersangka juga ditemukan tewas di dalam mobil yang berjarak beberapa blok dari lokasi kejadian. Polisi meyakini keduanya tewas akibat bunuh diri. (cnni/mmr)










