koranindopos.com – Jakarta, Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto nomor satu di Indonesia, meraih penghargaan Indonesia’s Most Respected In-House Counsel 2025 untuk kategori Internet & E-Commerce dari Hukumonline dan Indonesia Corporate Counsel Association (ICCA).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Azizah Mutia Karim, VP Legal, Compliance & Government Relations Tokocrypto, dalam malam penganugerahan di Jakarta pada 3 Oktober 2025. Tokocrypto menjadi satu-satunya perusahaan kripto yang sejajar dengan perusahaan besar nasional seperti Pertamina, PLN, Bank Mandiri, dan L’Oréalyang juga meraih penghargaan di kategori masing-masing.
CEO Tokocrypto Calvin Kizana menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen dan integritas tim hukum Tokocrypto dalam menjaga kepatuhan serta tata kelola perusahaan.
“Pengakuan ini bukan hanya untuk tim hukum kami, tetapi juga cerminan dari budaya kepatuhan yang menjadi fondasi Tokocrypto sejak awal,” ujar Calvin. “Dalam industri kripto yang dinamis, kepatuhan adalah bagian penting dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.”
Calvin menambahkan bahwa industri aset kripto tengah berada dalam masa transisi penting menuju tata kelola yang lebih adaptif dan kolaboratif dengan regulator. Tokocrypto, lanjutnya, berkomitmen terus memperkuat transparansi, manajemen risiko, dan tanggung jawab hukum di seluruh aspek operasional.
Selain di bidang kepatuhan, Tokocrypto juga menorehkan prestasi global. Berdasarkan data CoinMarketCap (CMC) per 13 Oktober 2025, Tokocrypto menempati posisi ke-21 bursa kripto spot terbesar dunia dengan volume perdagangan harian mencapai US$21,66 juta atau sekitar Rp357,9 miliar.
Dengan capaian ini, Tokocrypto menjadi satu-satunya exchange asal Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. Hingga semester I 2025, Tokocrypto mencatat volume transaksi Rp66,2 triliun, melayani lebih dari 4,5 juta pengguna, dan memperdagangkan lebih dari 450 aset kripto.
Penghargaan kepatuhan ini mempertegas posisi Tokocrypto sebagai exchange kripto paling tepercaya dan berintegritas di Indonesia yang terus berkontribusi positif terhadap ekosistem ekonomi digital nasional. (ris)










