Koranindopos.com – Jakarta. Di tengah semarak acara World of Coffee (WOC) 2025 yang berlangsung di Jakarta, satu kisah menarik datang dari secangkir teh lokal. Bukan sekadar minuman pelengkap dalam festival kopi dunia itu, produk teh dari startup Indonesia bernama Treetea justru berhasil menarik perhatian karena rekam jejaknya yang tak biasa: dari kebun teh lokal hingga menorehkan prestasi di berbagai ajang internasional.
Berbasis di Indonesia, Treetea membuktikan bahwa teh lokal memiliki tempat istimewa di pasar global. Dengan kurasi ketat terhadap daun teh terbaik dari kebun-kebun di Nusantara, Treetea telah mengukir sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk Gold Medal di AVPA Tea Competition (Paris), Best Black Tea di Global Tea Championship (Inggris), Gold & Silver Award dari Australian Golden Leaf Awards, hingga meraih Juara 1 Nasional dalam Kompetisi Teh Indonesia.
Di balik pencapaian tersebut, ada komitmen panjang yang dijaga dari hulu ke hilir.
“Kami ingin membuktikan bahwa teh Indonesia bisa tampil membanggakan di dunia dengan kualitas dan rasa terbaiknya, selama kita memiliki ketekunan, passion pada sesuatu yang kita yakini dan tentunya proses yang terintegrasi dengan baik dari perawatan perkebunan dan keahlian dalam proses produksi. Fokus kami dari awal adalah kualitas, karena kualitas daun teh yang baik dapat menghasilkan cita rasa terbaik,” kata Founder & CEO Treetea, Galung Atri.

Meskipun masih menyandang status sebagai “local start up, with international standard”, Treetea terus menjaga kualitas dan integritas produknya. Menurut Galung, menjaga konsistensi rasa dan memperhatikan tren gaya hidup menjadi kunci penting dalam menghadirkan teh yang tidak hanya enak, tetapi juga relevan dengan selera konsumen masa kini.
“Dan melihat tren lifestyle saat ini, konsumen menginginkan teh yang bisa sesuai dan memenuhi dengan gaya hidup mereka. Oleh karenanya Treetea selalu berinovasi dalam variasi rasa tehnya, dari Single Origin, Artisan Blend Tea, hingga Wellness Tea,” tambah Galung.
Keberhasilan Treetea di pasar global tak lepas dari kemitraan erat dengan para petani teh lokal. Di balik setiap produk, terdapat cerita kolaborasi jangka panjang dan upaya pemberdayaan yang nyata. Di daerah Jawa Barat, misalnya, para petani binaan Treetea kini merasakan peningkatan pendapatan dan kebanggaan atas hasil kerja mereka yang kini diakui di berbagai negara.
Tak hanya petani, mitra usaha seperti pemilik kafe dan restoran pun turut merasakan nilai lebih dari menyajikan teh Treetea. “Rasa teh Treetea punya karakter kuat tapi elegan dan inovasinya selalu terdepan untuk menjawab kebutuhan lifestyle konsumen. Kami pilih mereka karena kualitas, rasa, dan cerita di baliknya,” ujar Irwan, pemilik café resto premium yang beroperasi di Jakarta dan Bali.
Konsistensi kualitas dan kekayaan cerita di balik setiap seduhan membuat produk Treetea kini tersaji di berbagai hotel, restoran, dan kafe premium di Indonesia.
Treetea tak hanya memposisikan dirinya sebagai produsen teh, tetapi juga sebagai pembawa cerita tentang tanah dan petani Indonesia. Lewat produk-produk tehnya, Treetea mengangkat identitas rasa Nusantara, sambil tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
“Lebih dari Sekadar Teh, Ini Cerita tentang Tanah, Petani, dan Rasa.” Kalimat ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi cerminan dari misi sosial yang diemban Treetea. Melalui kemitraan yang berkelanjutan, Treetea berupaya memberdayakan komunitas lokal sembari membawa cita rasa teh Indonesia ke panggung dunia.










