Koranindopos.com, JAKARTA – Chromebook adalah tren laptop saat ini. Perbedaan utama antara laptop biasa dan chromebook terletak pada sistem operasi, fungsi utama, serta keterbatasan dan keunggulan masing-masing perangkat. Dari sistem operasi, laptop biasa umumnya menggunakan Windows atau macOS, sementara chromebook menggunakan Chrome OS, sistem operasi ringan buatan Google.
Sejumlah brand pemain lama telah meluncurkan laptop jenis ini sejak awal tahun. Sebut saja Samsung Chromebook 4. Mereka membanderolnya dengan harga sekitar Rp 1,9 juta. Laptop Chromebook ini menawarkan sisi ketahanan bodi yang hanya dimiliki segelintir Chromebook. Produk ini pun telah melalui serangkaian uji militer Mil-STD-810G, sehingga membuatnya tetap tahan meski jatuh pada ketinggian 50 cm.
Kemudian ada HP Chromebook 11. Dibanderol mulai dari Rp 4,8 juta, user sudah bisa mendapatkan produk terbaik untuk menemani waktu santai, baik belajar maupun bekerja. HP Chromebook 11 diklaim tidak cepat rusak lantaran keyboard-nya sudah memiliki ketahanan spill-resistant.
Kabarnya Polytron juga akan meluncurkan laptop pada Selasa (5/7/2025). Emiten lokal itu selama ini dikenal lewat produk-produk elektronik home appliance selama debutnya 50 tahun di industri tanah air. Pada 2022, mereka sempat membuat gebrakan melalui motor listrik Fox R. Dan pada gelaran GIIAS 2025 di ICE BSD City, Kota Tangerang Selatan, Kamis (24/7/2025) lalu, mereka meluncurkan mobil listrik.
Commercial Director Polytron Tekno Wibowo mengungkapkan, selama hampir 50 tahun, aspirasi konsumen terus menjadi prioritas mereka dalam strategi menghadirkan berbagai produknya.
”Apakah laptop ini mampu bersaing dengan produk-produk global dan benar-benar menjawab tantangan teknologi di tanah air? Semua pertanyaan tersebut akan terjawab pada 5 Agustus 2025,” kata Wibowo dalam siara pers tertulis. (rls/why/mmr)










