Sabtu, 27 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Tren Kasus Campak 2026 Menurun Tajam, Kemenkes Perkuat Imunisasi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
27 Maret 2026
in Kesehatan
A A
0
Tren Kasus Campak 2026 Menurun Tajam, Kemenkes Perkuat Imunisasi
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) melaporkan adanya penurunan signifikan kasus campak di Indonesia sepanjang awal tahun 2026. Hingga minggu ke-11, jumlah suspek dan kasus campak menunjukkan tren penurunan drastis dibandingkan awal tahun.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa pada minggu ke-11 tahun 2026 tercatat 177 suspek dan 121 kasus campak. Angka ini menurun sekitar 94–95 persen dibandingkan minggu pertama, yang mencapai 2.740 suspek dan 2.268 kasus.

“Setelah minggu ke-3, tren mingguan menurun bertahap hingga minggu ke-11, yang menandakan penurunan sekitar 94–95 persen dari puncak minggu ke-1,” ujarnya pada Kamis (26/3/2026).

Sebelumnya, hingga minggu ke-9 2026, Kemenkes mencatat total 10.826 suspek dan 8.716 kasus campak. Pemerintah kemudian menggencarkan program imunisasi di berbagai daerah sebagai langkah pengendalian.

Artikel Terkait

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban

Waspadai Gejala IMS yang Sering Diabaikan, Kasus Sifilis dan Gonore Terus Meningkat

Psikiater Ungkap Ciri Psikopat Usai Viral Kasus Penyekapan Sadis di Bandung

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa penurunan kasus dipengaruhi oleh upaya imunisasi massal serta edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat.

Kemenkes juga mencatat terdapat 45 kejadian luar biasa (KLB) campak di 29 kabupaten/kota yang tersebar di 11 provinsi, yaitu:

  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Sumatera Selatan
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tengah

Sebagian besar wilayah terdampak menunjukkan tren penurunan kasus, kecuali di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya di Kabupaten Bima dan Kota Bima, yang masih mencatat angka kasus tinggi.

Beberapa daerah dengan jumlah suspek dan kasus campak tertinggi pada 2026 antara lain:

  • Tangerang Selatan
  • Bima
  • Tangerang
  • Depok
  • Jakarta Pusat
  • Palembang
  • Padang

Data per 12 Maret 2026 menunjukkan bahwa 22 kabupaten/kota yang mengalami KLB telah melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) campak-rubela (MR) untuk anak usia 9–59 bulan.

Cakupan tertinggi tercatat di:

  • Pamekasan (47,93%)
  • Jember (38,64%)
  • Bima (22,73%)

Sementara itu, dalam program Catch Up Immunization (CuC) atau imunisasi kejar MR, capaian tertinggi terdapat di:

  • Jakarta Barat (56,4%)
  • Jakarta Pusat (80,4%)
  • Depok (17,3%)
  • Tangerang Selatan (8,4%)
  • Palu (5,6%)

Sebanyak 51 Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang kekarantinaan kesehatan turut mendukung pelaksanaan imunisasi ini dengan berkoordinasi bersama dinas kesehatan setempat.(dhil)

Topik: campak 2026kemekes

TerkaitBerita

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban
Kesehatan

Ancaman Penyakit Saluran Cerna Meningkat, EMDIC Hadir Sebagai Solusi Total Kaum Urban

oleh Editor : Akula
26 Juni 2026
Waspadai Gejala IMS yang Sering Diabaikan, Kasus Sifilis dan Gonore Terus Meningkat
Kesehatan

Waspadai Gejala IMS yang Sering Diabaikan, Kasus Sifilis dan Gonore Terus Meningkat

oleh Editor : Affandy
24 Juni 2026
Psikiater Ungkap Ciri Psikopat Usai Viral Kasus Penyekapan Sadis di Bandung
Kesehatan

Psikiater Ungkap Ciri Psikopat Usai Viral Kasus Penyekapan Sadis di Bandung

oleh Editor : Affandy
23 Juni 2026
Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis
Kesehatan

Bersama Menjaga Senyum Anak Indonesia, Ratusan Siswa SLB Dapatkan Pemeriksaan Gigi Gratis

oleh Editor : Affandy
20 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Suarakan Bahaya Narkoba Lewat Rock, Adnan Ndy Rilis Single ‘Akhirku’ di Hari Anti-Narkotika Internasional

Suarakan Bahaya Narkoba Lewat Rock, Adnan Ndy Rilis Single ‘Akhirku’ di Hari Anti-Narkotika Internasional

27 Juni 2026
Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu

Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu

27 Juni 2026
Main Film CLBK, Sintya Marisca Terpikat Sifat ‘Bapak-Bapak’ Khiva Iskak Saat Bangun Chemistry

Main Film CLBK, Sintya Marisca Terpikat Sifat ‘Bapak-Bapak’ Khiva Iskak Saat Bangun Chemistry

27 Juni 2026
Manjakan Nasabah, Bank Jakarta Sabet Tiga Penghargaan Customer Experience Terbaik 2026

Manjakan Nasabah, Bank Jakarta Sabet Tiga Penghargaan Customer Experience Terbaik 2026

27 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3596 shares
    Share 1438 Tweet 899
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya