TURKI, koranindopos.com – Pemerintah Turki mengumumkan perubahan nama negera mereka menjadi Turkiye. Hal tersebut diketahui setelah mereka mengirimkan surat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (2/6).
Alasan penggantian nama tersebut dilakukan Turki untuk mengubah citra negara mereka dan memisahkan nama negaranya dengan sebutan burung dan kata berkonotasi negatif. Sebagaimana diberitakan Associated Press, Presiden Recep Tayyip Erdogan menilai, penggunaan kata Turkiye bakal menggambarkan budaya dan nilai Turki dengan lebih baik.
Pemerintahan Erdogan telah melakukan berbagai cara untuk mengubah nama Turki jadi Turkiye di mata internasional. Sebelum Turki mengirim surat ke PBB, mereka sempat merilis video promosi pariwisata untuk memperkenalkan sebutan Turkiye. Dalam video tersebut, turis dari berbagai negara mengucapkan kalimat Halo Turkiye dari berbagai destinasi terkenal.
Tak hanya itu, Erdogan menginginkan setiap produk ekspor Turki ditulis dengan kalimat Made in Turkiye buatan Turkiye bukan Made in Turki. Pemerintah juga menggunakan kata Turkiye dalam dokumen resmi. Kata Turkiye sendiri dipilih karena menggunakan abjad dan bahasa Turki. Sementara itu, masih belum jelas apakah perubahan nama Turki menjadi Turkiye bakal sering digunakan komunitas internasional. (cnni/mmr)










