Selasa, 13 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 September 2026
in Ekonomi
A A
0
Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah, khususnya di kawasan Selat Hormuz dan Laut Merah, memberikan tekanan terhadap harga energi dan minyak mentah dunia. Ketidakpastian pasokan akibat eskalasi konflik turut meningkatkan risiko kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menilai kondisi geopolitik saat ini lebih kompleks dibandingkan ketika perang Rusia-Ukraina berlangsung.

Menurut Eko, harga minyak dunia hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda stabil atau kembali turun secara signifikan. Kondisi tersebut membuat harga produk BBM nonsubsidi berpotensi ikut terdampak.

“Katanya hari ini harga dunia, BBM juga sedang naik lagi dibandingkan, jadi kalau berharap turun US$ 70 per barel atau US$ 60 per barel sebelum terjadinya krisis geopolitik, ya kita doakan mungkin semoga itu bisa terjadi dalam waktu segera,” ujar Eko dalam acara Pertamax Journey di Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).

Artikel Terkait

Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring

Emiten Haji Isam Buka Suara soal Gadai 5,3 Miliar Saham PGUN ke Bank Mandiri

Harga Emas Antam Hari Ini Senin 12 Oktober 2026 Naik Rp 2.000, Simak Daftar Lengkapnya

Eko menjelaskan, apabila harga minyak mentah dunia terus bertahan pada level tinggi dan tidak terdapat indikasi penurunan, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax berpotensi mengalami kenaikan.

Menurut dia, harga Pertamax dan produk sejenisnya dapat berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter apabila tekanan harga minyak dunia terus berlangsung.

“Karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp18-20 ribuan, karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia,” kata Eko.

Dengan demikian, perkembangan harga minyak mentah global menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi biaya pengadaan produk BBM.

Kenaikan harga minyak terjadi seiring kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pada perdagangan Kamis, harga minyak dunia bahkan sempat menembus US$108 per barel. Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak Mei 2026.

Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak juga kembali berada di atas US$100 per barel seiring meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut tidak hanya melibatkan AS dan Iran. Ketegangan juga terjadi di sekitar Selat Hormuz dan Laut Merah, sementara kelompok Houthi yang didukung Iran disebut melakukan serangan terhadap Arab Saudi.

Kondisi di kawasan Selat Bab al-Mandab turut menambah kekhawatiran terhadap kelancaran jalur distribusi energi dunia.

Ketidakpastian keamanan di jalur pelayaran strategis membuat pelaku pasar mulai mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan minyak yang berlangsung lebih lama.

Para pedagang meningkatkan pembelian minyak mentah sebagai langkah antisipasi apabila distribusi energi dari kawasan Timur Tengah terganggu.

Meningkatnya permintaan tersebut kemudian memberikan tekanan tambahan terhadap harga minyak dunia.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur penting dalam perdagangan energi global. Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan tersebut berpotensi meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketersediaan pasokan minyak.

Semakin lama konflik berlangsung, semakin besar pula ketidakpastian yang harus dihadapi pelaku pasar.

Di tengah kondisi tersebut, Pertamina berharap harga minyak dunia dapat kembali menuju level yang lebih rendah.

Eko menyebut harga sekitar US$70 hingga US$60 per barel seperti sebelum krisis geopolitik menjadi kondisi yang diharapkan karena dapat memberikan ruang lebih besar bagi stabilitas harga BBM.

Namun, selama konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda, tekanan terhadap harga minyak masih berpotensi berlanjut.

Kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi perusahaan dalam menjaga harga BBM nonsubsidi tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kenaikan harga minyak dunia menunjukkan bagaimana konflik geopolitik dapat memberikan dampak langsung terhadap pasar energi global.

Selain memengaruhi harga minyak mentah, gangguan pada jalur pelayaran juga dapat meningkatkan biaya transportasi dan distribusi energi.

Bagi Indonesia, perkembangan tersebut menjadi perhatian karena harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga minyak dunia dan faktor ekonomi lainnya.

Jika harga minyak global tetap berada di level tinggi, masyarakat pengguna BBM nonsubsidi perlu bersiap menghadapi kemungkinan harga yang lebih mahal.

Sebaliknya, apabila ketegangan geopolitik mereda dan pasokan kembali normal, harga minyak berpeluang mengalami tekanan turun. Untuk saat ini, Pertamina masih memantau perkembangan pasar global seiring konflik Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.(dhil/dtk)

Topik: harga pertamaxPertamina

TerkaitBerita

Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring
Bisnis

Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring

oleh Editor : Anggoro
12 Oktober 2026
Emiten Haji Isam Buka Suara soal Gadai 5,3 Miliar Saham PGUN ke Bank Mandiri
Ekonomi

Emiten Haji Isam Buka Suara soal Gadai 5,3 Miliar Saham PGUN ke Bank Mandiri

oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Senin 12 Oktober 2026 Naik Rp 2.000, Simak Daftar Lengkapnya
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Senin 12 Oktober 2026 Naik Rp 2.000, Simak Daftar Lengkapnya

oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026

oleh Editor : Affandy
11 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional

BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional

12 Oktober 2026
Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring

Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring

12 Oktober 2026

Whales: Giants of the Ocean

12 September 2026

Whales: Giants of the Ocean

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4992 shares
    Share 1997 Tweet 1248
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Jorge Jesus Enggan Menambah Besar Polemik Dengan Cristiano Ronaldo

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Real Madrid Buang Antonio Rudiger di Musim 2027/2028

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya