Jumat, 11 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 September 2026
in Kesehatan
A A
0
87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Sebanyak 87 siswa kelas 9 Cheng Yuan High School, Taipei, Taiwan, mengalami diare setelah menyantap makan siang gratis yang disediakan di sekolah.

Departemen Kesehatan Taipei langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan dari pihak sekolah mengenai dugaan keracunan makanan.

Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan sedikitnya lima pelanggaran higiene di dapur penyedia makanan. Temuan tersebut antara lain kotoran di bawah kulkas, genangan air di lantai, serta kondisi rak dan bingkai yang kotor.

Para siswa diketahui menyantap makan siang sekitar tengah hari pada Senin.

Artikel Terkait

Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 22.00 waktu setempat, sejumlah siswa mulai mengalami gejala diare.

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Departemen Kesehatan Taipei pada Selasa. Petugas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan terhadap sekolah dan dapur penyedia makanan untuk mencari kemungkinan sumber masalah.

Meski puluhan siswa mengalami gejala, penyebab pasti diare tersebut hingga kini belum diketahui.

Departemen Kesehatan Taipei masih menangani kasus tersebut sebagai dugaan keracunan makanan dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Untuk mengetahui penyebab kejadian, petugas mengambil 11 sampel dari berbagai sumber.

Sampel tersebut meliputi sisa makanan yang disajikan kepada siswa, usapan atau swab dari permukaan di dapur, serta sampel dari tangan pekerja yang menangani makanan.

Sampel dari dapur dan makanan tersebut nantinya akan diperiksa bersama sampel yang diambil dari siswa yang mengalami gejala.

Hasil pemeriksaan laboratorium akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan apakah terdapat kontaminasi atau mikroorganisme tertentu yang menyebabkan para siswa mengalami diare.

Karena itu, temuan pelanggaran kebersihan di dapur belum secara otomatis membuktikan bahwa kondisi tersebut menjadi penyebab siswa mengalami gangguan pencernaan.

Departemen Kesehatan Taipei telah memerintahkan penyedia makanan sekolah untuk menghentikan sementara operasional.

Penyedia makanan juga diminta memperbaiki seluruh pelanggaran kebersihan yang ditemukan paling lambat Jumat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan sembari proses penyelidikan berlangsung.

Jika nantinya terbukti melanggar ketentuan keamanan dan sanitasi pangan, penyedia makanan tersebut terancam dikenai denda hingga NT$200 juta atau sekitar Rp111 miliar.

Wali Kota Taipei Chiang Wan-an mengatakan pemerintah kota langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

Selain mengumpulkan sampel untuk pemeriksaan, pemerintah juga menyiapkan makanan dari pemasok lain agar kebutuhan makan para siswa tetap terpenuhi.

Layanan makan sekolah secara reguler baru akan kembali menggunakan penyedia sebelumnya setelah dapur dinyatakan memenuhi persyaratan kesehatan dan proses investigasi selesai.

Dengan demikian, siswa tetap mendapatkan layanan makan, tetapi sumber makanan untuk sementara dialihkan sebagai langkah antisipasi.

Departemen Pendidikan Taipei mengatakan keputusan lanjutan terhadap penyedia makanan akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium diketahui.

Pemerintah juga akan mempertimbangkan apakah penyedia makanan terbukti bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Jika penyelidikan menemukan adanya masalah dalam layanan makanan atau pelanggaran terhadap kontrak, pemerintah kota dapat mengambil tindakan lebih lanjut, termasuk menghentikan sebagian atau seluruh kontrak dengan penyedia makanan tersebut.

Kasus yang terjadi di Cheng Yuan High School menjadi perhatian karena melibatkan puluhan siswa dan ditemukan adanya sejumlah persoalan higiene di dapur penyedia makanan.

Meski demikian, pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan hubungan antara makanan yang dikonsumsi siswa, kondisi dapur, dan munculnya gejala diare.

Sampai hasil pemeriksaan keluar, kejadian tersebut masih dikategorikan sebagai dugaan keracunan makanan, bukan kasus keracunan yang telah dipastikan secara laboratorium.(dhil/dtk)

Topik: diaresiswaTaiwan

TerkaitBerita

Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Kesehatan

Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting
Kesehatan

Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia
Kesehatan

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut
Kesehatan

Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

11 September 2026
Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

11 September 2026
Fakta Baru Sidang Richard Lee, Saksi Korban Mengaku Lupa Dokumen Laporan Perkara

Drama Sidang PN Tangerang: Ketika Saksi Ahli BPOM Mengakui Produk White Tomato Richard Lee Bebas Zat Berbahaya

11 September 2026
Adu Akting dengan Tokoh Parewa di Film ‘Urang Bunian’, Dimas Aditya Ngaku Sempat Nervous

Adu Akting dengan Tokoh Parewa di Film ‘Urang Bunian’, Dimas Aditya Ngaku Sempat Nervous

11 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4475 shares
    Share 1790 Tweet 1119
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya