Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 September 2026
in Kesehatan
A A
0
Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Foto: dok. antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami peningkatan tajam setelah abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke wilayah tersebut sejak Jumat (4/9/2026).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori mengatakan, jumlah kasus ISPA meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pada aplikasi RI DHIS2 Kementerian Kesehatan, tercatat sebanyak 281 kasus ISPA di Depok pada Senin (7/9/2026).

Jumlah tersebut kemudian melonjak menjadi 1.435 kasus pada Selasa (8/9/2026), sebelum kembali meningkat menjadi 1.619 kasus pada Rabu (9/9/2026).

Artikel Terkait

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu

“Peningkatan gangguan pernapasan tersebut menjadi sinyal kewaspadaan epidemiologis, terutama dalam situasi adanya potensi paparan abu vulkanik,” ujar Devi saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).

Data tersebut menunjukkan peningkatan kasus yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

Dari 281 kasus pada Senin, jumlah kasus meningkat menjadi 1.435 kasus sehari kemudian. Artinya, terdapat tambahan lebih dari 1.100 kasus dalam satu hari berdasarkan pencatatan pada sistem tersebut.

Pada Rabu, jumlah kasus kembali bertambah hingga mencapai 1.619 kasus.

Menurut Devi, peningkatan tersebut menjadi alasan bagi Dinkes Depok untuk memperketat pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, terutama terhadap gangguan pernapasan.

Abu vulkanik diketahui mengandung partikel halus yang dapat mengiritasi saluran pernapasan. Paparan tersebut juga berpotensi memperberat keluhan pada kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan.

Meski peningkatan kasus terjadi setelah abu vulkanik Anak Krakatau menyebar ke wilayah Depok, Dinkes menegaskan bahwa kenaikan kasus ISPA belum dapat dipastikan secara langsung disebabkan oleh paparan abu vulkanik.

Devi menjelaskan, ISPA dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penyebabnya antara lain infeksi virus atau bakteri, kondisi cuaca, kualitas udara, hingga pola kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kelengkapan dan pola pelaporan dari fasilitas kesehatan juga dapat memengaruhi angka yang tercatat dalam sistem.

Karena itu, diperlukan analisis lebih lanjut sebelum menyimpulkan hubungan antara peningkatan kasus ISPA dengan paparan abu vulkanik.

Dinkes Depok akan melakukan pemantauan secara sistematis dan berkesinambungan untuk melihat perkembangan kasus ISPA.

Pemantauan dilakukan dengan mengamati tren kasus harian di masing-masing puskesmas dan wilayah.

“Kami akan memantau tren kasus ISPA harian di masing-masing Puskesmas dan wilayah. Serta, membandingkan dengan baseline periode sebelumnya, serta mengidentifikasi peningkatan kasus yang tidak biasa,” tutur Devi.

Data tersebut nantinya dapat digunakan untuk melihat apakah peningkatan kasus yang terjadi berada di luar pola normal atau masih berkaitan dengan variasi kasus yang biasa terjadi.

Pemantauan juga menjadi penting untuk mendeteksi kemungkinan adanya peningkatan gangguan pernapasan secara lebih luas di masyarakat.

Di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak abu vulkanik, masyarakat perlu memperhatikan kondisi kesehatan, terutama mereka yang rentan mengalami gangguan pernapasan.

Paparan partikel abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat di wilayah yang terdampak perlu mengikuti informasi kualitas udara dan anjuran dari pemerintah maupun tenaga kesehatan.

Dinkes Depok akan terus mengevaluasi perkembangan kasus ISPA seiring dengan kondisi lingkungan dan kualitas udara di wilayah tersebut.

Lonjakan hingga 1.619 kasus ISPA pada Rabu (9/9/2026) menjadi perhatian bagi pemerintah daerah. Namun, hubungan langsung antara peningkatan tersebut dan abu vulkanik Anak Krakatau masih perlu dibuktikan melalui pemantauan serta analisis epidemiologis lebih lanjut.(dhil/kmps)

Topik: abu vulkanikdepokkasus ispa

TerkaitBerita

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini
Kesehatan

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu
Kesehatan

Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu

oleh Editor : Affandy
3 Oktober 2026
Mengenal Smartphone Brain, Kebiasaan Main HP yang Bisa Ganggu Fokus hingga Tidur
Kesehatan

Mengenal Smartphone Brain, Kebiasaan Main HP yang Bisa Ganggu Fokus hingga Tidur

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

ATUR STRATEGI: Aksi John Herdman di pinggir lapangan mengatur strategis skuad Garuda pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. (Foto: (c) Budy Santoso)

Strategi Jitu John Herdman Kunci Kemenangan Skuad Garuda di Puncak FIFA ASEAN Cup 2026

6 Oktober 2026
PELINDUNGAN PEKERJA: Tenaga kerja melakukan perakitan kendaraan roda empat. (Foto Ilustrasi: Bloomberg/Kevin Lee)

Hari Ini RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan

6 Oktober 2026
KELOMPOK MILISI: Pasukan Houthi di Yaman. (Foto Ilustrasi: dok./ REUTERS/Khaled Abdullah)

Militer Yaman Klaim Bunuh 700 Anggota Houthi

6 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4895 shares
    Share 1958 Tweet 1224
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya