Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Upaya Kemendikbudristek Tingkatkan Mutu Pembelajaran Vokasi dalam Bidang Industri Kreatif

Admin oleh Admin
26 September 2021
in Nasional, tidak kategori
A A
0
Upaya Kemendikbudristek Tingkatkan Mutu Pembelajaran Vokasi dalam Bidang Industri Kreatif
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS JAKARTA – Searah dengan kebijakan Presiden RI Jokowi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), terus mendorong tercapainya visi nasional dalam mewujudkan SDM unggul, melalui peningkatan mutu pembelajaran vokasi di bidang industri kreatif. Upaya tersebut diwujudkan dengan meresmikan Pendidikan Tinggi Vokasi Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyatakan bahwa ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen Kemendikbudristek dalam mencapai visi nasional perwujudan SDM Unggul. Seperti yang diketahui, Kemendikbudristek telah menghadirkan skema baru dalam kolaborasi satuan pendidikan dengan mitra usaha dan industri, yakni link and match 8+i. Ia mengatakan, kehadiran MNP merupakan harapan baru dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran vokasi, khususnya di bidang industri kreatif.

“Bapak presiden Jokowi sempat menyatakan bahwa dalam satu kesempatan, industri kreatif merupakan industri masa depan yang berperan besar sekali dalam membangun ekonomi nasional. Saya yakin, MNP akan menjadi jawaban untuk kebutuhan kita memiliki pelaku industri kreatif yang tidak hanya terampil, tetapi punya memiliki kompetisi manajerial, kreatif, dan berani berinovasi,” ucapnya.

Melengkapi, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto memaparkan beberapa upaya meningkatkan mutu pembelajaran vokasi di bidang industri kreatif. Pertama, tingkatkan pemahaman konteks dengan lebih kuat. Kedua, terkait kebijakan link and match dan link and super match.

Artikel Terkait

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan

KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang

Stafsus Mensos Sebut Prabowo Habis-Habisan Untuk Sekolah Rakyat

Terkait poin pertama, Dirjen Wikan menyampaikan bahwa MNP akan menciptakan dampak hebat bagi Indonesia yang menjadi salah satu kunci kekuatan bangsa di masa depan  dan akan menjadi pusat inovasi atau teaching factory. Lalu poin kedua terkait kebijakan link and match 8+i, menurutnya kebijakan utama dalam menerjemahkan merdeka belajar adalah dengan mengakomodasi delapan poin minimum link atau link and match 8+i, serta lebih terang-terangan untuk vokasi.

“Link and match bukan barang baru, ini sudah lahir tahun 1980-an. Kalau kita perhatikan, indeks produktivitas SDM, kita bicara bonus demografi, membicarakan kekuatan Indonesia 2025 akan menjadi top five dengan PDB terbesar di dunia, itu benar adanya. Tetapi kita punya tugas yang besar yaitu meningkatkan produktivitas SDM. Jadi disini terlihat, yang jadi masalah bukan pada hard skills, tetapi lebih pada komitmen, soft skills, dan karakter,” terangnya.

Saat ini ungkap Wikan, masih terdapat empat keluhan industri terhadap lulusan vokasi. Pertama adalah kurangnya ketahanan dalam menghadapi tekanan dunia kerja. Kedua, kemampuan komunikasi lisan dan tulisan yang kurang baik. Ketiga, kurangnya kemampuan kerja sama dan keempat kurangnya inisiatif dan mudah bosan, itu terkait soft skills dan karakter. “Link and match ini jangan hanya penandatanganan MoU saja, tetapi juga harus bisa menghasilkan sebuah produk yang bisa dihilir ke pasar industri dan masyarakat,” tegasnya lagi.

Di sisi lain, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Agus Setyo Budi mengatakan bahwa bagi Kemendikbudristek, pendidikan menjadi prioritas utama di Indonesia untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan dunia. “Pendidikan yang tepat sasaran akan menentukan mutu SDM di sebuah negara,” ucapnya yakin.

Ketua Yayasan Multimedia Nusantara, Teddy Surianto dalam sambutan menuturkan, pendidikan vokasi adalah bentuk perguruan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan bangsa saat ini. Menurut hemat dia, jawaban yang paling relevan di tengah kondisi seperti ini adalah mengembangkan SDM yang menguasai keterampilan esensial dan kritikal. Sejalan dengan itu, kolaborasi dan kearifan lokal merupakan salah satu kunci keberhasilan untuk mencapai tujuan tersebut.

“Pada kesempatan ini, atas nama yayasan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Kontribusi kalian adalah perbuatan mulia bagi MNP untuk menjalankan misinya yaitu meningkatkan daya saing bangsa melalui pembangunan SDM unggul. Terima kasih Mendikbudristek, Dirjen Vokasi dan jajaran, LLDIKTI Wilayah III yang telah memberikan pembinaan pendirian MNP,” sampainya.

Sebagai simbol peresmian, acara ditutup dengan penandatanganan prasasti MNP yang dilakukan oleh Harli Oyong, Lilik Oetomo, Irwan Utama, Beni Bandanajaya, ST Sulastro, Agus Setiabudi, Teddy Surianto, dan Wikan Sakarinto.

MNP merupakan pendidikan tinggi vokasi yang baru diresmikan dan berlokasi di Gading Serpong, Tangerang. Terdapat tiga program studi yang berkaitan dengan Industri Kreatif, di antaranya Animasi Digital, Logistik Elektronik Niaga, dan Pengelolaan Acara. Nantinya, masing-masing prodi tersebut memiliki lulusan bergelar sarjana terapan (D4).

Sumber : Kemendikbud

TerkaitBerita

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan
Peristiwa

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang
Nasional

KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
LAHAN PEMDA: Rombongan Staf Khusus Menteri Sosial dan jajaran Pemkab Sumenep meninjau lahan yang akan digunakan untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep pada Sabtu (8/8/2026). (Foto: Dok./Kemensos)
Nasional

Stafsus Mensos Sebut Prabowo Habis-Habisan Untuk Sekolah Rakyat

oleh Editor : Memoarto
10 Agustus 2026
BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)
Pendidikan

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

oleh Editor : Memoarto
9 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

10 Agustus 2026
Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

10 Agustus 2026
Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

10 Agustus 2026
Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

10 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4280 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya