Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri Indonesia Januari 2025 Tetap Terkendali

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 Maret 2025
in Bisnis
0
utang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada bulan tersebut tercatat sebesar US$ 427,5 miliar atau setara dengan Rp 6.968 triliun (menggunakan kurs Rp 16.300 per dolar AS). Secara tahunan (year-on-year/yoy), ULN Indonesia tumbuh 5,1%, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan 4,2% pada Desember 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa perkembangan ULN Indonesia terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral.

“ULN pemerintah tetap terkendali. Pada Januari 2025, posisi ULN pemerintah tercatat sebesar US$ 204,8 miliar atau tumbuh 5,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 3,3% pada Desember 2024. Peningkatan ini didorong oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia,” kata Ramdan, Senin (17/3/2025).

Sebagai bagian dari pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ULN pemerintah dikelola secara hati-hati dan efisien. Alokasi dana ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas, di antaranya:

Artikel Terkait

Rupiah Melemah ke Level Terendah terhadap Dolar Singapura, Dampak Konflik Global dan Arus Modal Keluar

BPD Diminta Lebih Aktif Saat Ruang Fiskal Daerah Menyempit

Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,6%)
  • Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (17,8%)
  • Jasa Pendidikan (16,6%)
  • Konstruksi (12,1%)
  • Jasa Keuangan dan Asuransi (8,2%)

Ramdan juga menegaskan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah memiliki tenor jangka panjang, dengan proporsi mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN sektor swasta mengalami penurunan. Pada Januari 2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 194,4 miliar, mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,7% (yoy), sama seperti bulan sebelumnya.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh kontraksi ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang turun 2,3% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan penurunan 1,0% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari:

  • Industri Pengolahan
  • Jasa Keuangan dan Asuransi
  • Pengadaan Listrik dan Gas
  • Pertambangan dan Penggalian

Sektor-sektor ini mencakup 79,4% dari total ULN swasta, dengan mayoritas ULN swasta (76,6%) berjangka panjang.

BI memastikan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 30,3% pada Januari 2025 dari 30,5% pada Desember 2024. Selain itu, ULN Indonesia didominasi oleh utang jangka panjang, yang mencapai 84,7% dari total ULN.

Untuk menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Upaya optimalisasi ULN akan terus dilakukan guna mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap memitigasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.(dhil)

Topik: Indonesiautang

TerkaitBerita

Rupiah Melemah ke Level Terendah terhadap Dolar Singapura, Dampak Konflik Global dan Arus Modal Keluar
Bisnis

Rupiah Melemah ke Level Terendah terhadap Dolar Singapura, Dampak Konflik Global dan Arus Modal Keluar

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
BPD Diminta Lebih Aktif Saat Ruang Fiskal Daerah Menyempit
Ekonomi

BPD Diminta Lebih Aktif Saat Ruang Fiskal Daerah Menyempit

oleh Editor : Akula
16 April 2026
Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir
Bisnis

Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir

oleh Editor : Affandy
16 April 2026
Kemnaker dan TikTok Kerjasama Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Bisnis

Kemnaker dan TikTok Kerjasama Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

oleh Editor : Anggoro
16 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

17 April 2026
BYD Seal 08 DM-p Hadir, Sedan Coupe Hybrid Futuristik Siap Tantang Kelas Premium

BYD Seal 08 DM-p Hadir, Sedan Coupe Hybrid Futuristik Siap Tantang Kelas Premium

17 April 2026
JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

17 April 2026
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2799 shares
    Share 1120 Tweet 700
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya