Minggu, 28 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri Indonesia Januari 2025 Tetap Terkendali

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 Maret 2025
in Bisnis
A A
0
utang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada bulan tersebut tercatat sebesar US$ 427,5 miliar atau setara dengan Rp 6.968 triliun (menggunakan kurs Rp 16.300 per dolar AS). Secara tahunan (year-on-year/yoy), ULN Indonesia tumbuh 5,1%, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan 4,2% pada Desember 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa perkembangan ULN Indonesia terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral.

“ULN pemerintah tetap terkendali. Pada Januari 2025, posisi ULN pemerintah tercatat sebesar US$ 204,8 miliar atau tumbuh 5,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 3,3% pada Desember 2024. Peningkatan ini didorong oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia,” kata Ramdan, Senin (17/3/2025).

Sebagai bagian dari pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ULN pemerintah dikelola secara hati-hati dan efisien. Alokasi dana ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas, di antaranya:

Artikel Terkait

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,6%)
  • Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (17,8%)
  • Jasa Pendidikan (16,6%)
  • Konstruksi (12,1%)
  • Jasa Keuangan dan Asuransi (8,2%)

Ramdan juga menegaskan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah memiliki tenor jangka panjang, dengan proporsi mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN sektor swasta mengalami penurunan. Pada Januari 2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 194,4 miliar, mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,7% (yoy), sama seperti bulan sebelumnya.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh kontraksi ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang turun 2,3% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan penurunan 1,0% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari:

  • Industri Pengolahan
  • Jasa Keuangan dan Asuransi
  • Pengadaan Listrik dan Gas
  • Pertambangan dan Penggalian

Sektor-sektor ini mencakup 79,4% dari total ULN swasta, dengan mayoritas ULN swasta (76,6%) berjangka panjang.

BI memastikan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 30,3% pada Januari 2025 dari 30,5% pada Desember 2024. Selain itu, ULN Indonesia didominasi oleh utang jangka panjang, yang mencapai 84,7% dari total ULN.

Untuk menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Upaya optimalisasi ULN akan terus dilakukan guna mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap memitigasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.(dhil)

Topik: Indonesiautang

TerkaitBerita

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat
Bisnis

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

oleh Editor : Anggoro
27 Juni 2026
Cinépolis Cinemas
Bisnis

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

oleh Editor : Hana
26 Juni 2026
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP
Bisnis

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026
Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan
Bisnis

Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

28 Juni 2026
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

28 Juni 2026
ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

28 Juni 2026
pendaftaran Pendidikan Profesi Guru

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

28 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3614 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    455 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya