Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri Indonesia Januari 2025 Tetap Terkendali

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 Maret 2025
in Bisnis
A A
0
utang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada bulan tersebut tercatat sebesar US$ 427,5 miliar atau setara dengan Rp 6.968 triliun (menggunakan kurs Rp 16.300 per dolar AS). Secara tahunan (year-on-year/yoy), ULN Indonesia tumbuh 5,1%, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan 4,2% pada Desember 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa perkembangan ULN Indonesia terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral.

“ULN pemerintah tetap terkendali. Pada Januari 2025, posisi ULN pemerintah tercatat sebesar US$ 204,8 miliar atau tumbuh 5,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 3,3% pada Desember 2024. Peningkatan ini didorong oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia,” kata Ramdan, Senin (17/3/2025).

Sebagai bagian dari pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ULN pemerintah dikelola secara hati-hati dan efisien. Alokasi dana ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas, di antaranya:

Artikel Terkait

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko

Ketum Asbanda: KUB Harus Jadi Wadah Kolaborasi BPD, Bukan Sekadar Penuhi Modal

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,6%)
  • Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (17,8%)
  • Jasa Pendidikan (16,6%)
  • Konstruksi (12,1%)
  • Jasa Keuangan dan Asuransi (8,2%)

Ramdan juga menegaskan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah memiliki tenor jangka panjang, dengan proporsi mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN sektor swasta mengalami penurunan. Pada Januari 2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 194,4 miliar, mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,7% (yoy), sama seperti bulan sebelumnya.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh kontraksi ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang turun 2,3% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan penurunan 1,0% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari:

  • Industri Pengolahan
  • Jasa Keuangan dan Asuransi
  • Pengadaan Listrik dan Gas
  • Pertambangan dan Penggalian

Sektor-sektor ini mencakup 79,4% dari total ULN swasta, dengan mayoritas ULN swasta (76,6%) berjangka panjang.

BI memastikan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 30,3% pada Januari 2025 dari 30,5% pada Desember 2024. Selain itu, ULN Indonesia didominasi oleh utang jangka panjang, yang mencapai 84,7% dari total ULN.

Untuk menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Upaya optimalisasi ULN akan terus dilakukan guna mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap memitigasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.(dhil)

Topik: Indonesiautang

TerkaitBerita

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar
Bisnis

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026
BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko
Ekonomi

BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko

oleh Editor : Akula
6 Agustus 2026
Agus H. Widodo,
Ekonomi

Ketum Asbanda: KUB Harus Jadi Wadah Kolaborasi BPD, Bukan Sekadar Penuhi Modal

oleh Editor : Akula
6 Agustus 2026
ANTUSIAS PENGUNJUNG: Pameran bisnis internasional Jakarta International Baby Product & Toys Expo and Indonesian Stationery Expo (IBTE) 2026 akan digelar pada 19–22 Agustus 2026. (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Bisnis

Hadirkan 100 Ribu Produk Baru Dari Sekitar 500 Perusahaan Global

oleh Editor : Memoarto
6 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IPO

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

8 Agustus 2026
PUNCAK PENGHARGAAN: Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan sambutan dalam ESG Award 2026. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

9 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

8 Agustus 2026
Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

8 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya