Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri Indonesia Januari 2025 Tetap Terkendali

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 Maret 2025
in Bisnis
A A
0
utang
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada bulan tersebut tercatat sebesar US$ 427,5 miliar atau setara dengan Rp 6.968 triliun (menggunakan kurs Rp 16.300 per dolar AS). Secara tahunan (year-on-year/yoy), ULN Indonesia tumbuh 5,1%, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan 4,2% pada Desember 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa perkembangan ULN Indonesia terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik, baik pemerintah maupun bank sentral.

“ULN pemerintah tetap terkendali. Pada Januari 2025, posisi ULN pemerintah tercatat sebesar US$ 204,8 miliar atau tumbuh 5,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 3,3% pada Desember 2024. Peningkatan ini didorong oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia,” kata Ramdan, Senin (17/3/2025).

Sebagai bagian dari pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ULN pemerintah dikelola secara hati-hati dan efisien. Alokasi dana ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas, di antaranya:

Artikel Terkait

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,6%)
  • Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (17,8%)
  • Jasa Pendidikan (16,6%)
  • Konstruksi (12,1%)
  • Jasa Keuangan dan Asuransi (8,2%)

Ramdan juga menegaskan bahwa hampir seluruh ULN pemerintah memiliki tenor jangka panjang, dengan proporsi mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN sektor swasta mengalami penurunan. Pada Januari 2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 194,4 miliar, mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,7% (yoy), sama seperti bulan sebelumnya.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh kontraksi ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang turun 2,3% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan penurunan 1,0% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari:

  • Industri Pengolahan
  • Jasa Keuangan dan Asuransi
  • Pengadaan Listrik dan Gas
  • Pertambangan dan Penggalian

Sektor-sektor ini mencakup 79,4% dari total ULN swasta, dengan mayoritas ULN swasta (76,6%) berjangka panjang.

BI memastikan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 30,3% pada Januari 2025 dari 30,5% pada Desember 2024. Selain itu, ULN Indonesia didominasi oleh utang jangka panjang, yang mencapai 84,7% dari total ULN.

Untuk menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Upaya optimalisasi ULN akan terus dilakukan guna mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap memitigasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.(dhil)

Topik: Indonesiautang

TerkaitBerita

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
PROGRAM MENARIK: Waringin Hospitality Hotel Group (WHHG) menghadirkan program Stay More Win More – Win a Trip To Tokyo bagi para tamu yang menginap di jaringan hotel mereka. Program tersebut berlaku mulai 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali
Bisnis

Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4890 shares
    Share 1956 Tweet 1223
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya