Sabtu, 19 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Utang Warisan Krisis 1998 Terkait BLBI Lunas, Dibayar dari Surplus BI Rp 55 Triliun

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
19 September 2026
in Ekonomi
A A
0
Utang Warisan Krisis 1998 Terkait BLBI Lunas, Dibayar dari Surplus BI Rp 55 Triliun

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Kewajiban surat utang pemerintah yang berkaitan dengan penanganan krisis ekonomi 1997-1998 dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) akhirnya dinyatakan lunas pada Agustus 2026.

Penyelesaian kewajiban tersebut dilakukan dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia (BI) yang berdasarkan hasil audit laporan keuangan 2025 mencapai sekitar Rp 55 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, pemerintah menerbitkan berbagai jenis obligasi ketika menangani krisis ekonomi 1997-1998. Nilai keseluruhan obligasi yang diterbitkan saat itu mencapai sekitar Rp 640 triliun.

“Kalau kita lihat lagi sejarah 30 tahun yang lalu itu, ketika menangani krisis 97-98, pemerintah itu mengeluarkan total obligasi mencapai Rp 640 triliun saat itu. Dan kita membayar kembali itu,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jumat (18/9/2026).

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 15.000, Tembus Rp 2,638 Juta per Gram

J&T Express dan Kementerian UMKM Perluas Jawara Lokal ke Empat Wilayah

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit, Likuiditas Dinilai Belum Signifikan

Suahasil menjelaskan, kewajiban yang muncul dari penerbitan obligasi untuk menangani krisis 1997-1998 memiliki waktu pelunasan yang berbeda.

Salah satu kewajiban berupa obligasi rekapitulasi telah diselesaikan lebih dahulu pada Juli 2020.

Sementara itu, kewajiban surat utang yang berkaitan dengan penanganan BLBI baru dapat diselesaikan pada Agustus 2026.

“Dan kalau untuk beberapa jenis obligasi kita keluarkan saat itu, ada yang sudah lunas di Juli 2020, ada yang lunas di kemarin,” ujar Suahasil.

Dengan pelunasan kewajiban terkait BLBI tersebut, seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan pemerintah dalam rangka penanganan krisis 1997-1998 disebut telah tuntas.

Suahasil mengatakan, penyelesaian kewajiban surat utang tersebut memanfaatkan surplus BI.

Berdasarkan hasil audit laporan keuangan 2025, BI mencatat surplus sekitar Rp 55 triliun. Sesuai ketentuan yang berlaku, surplus tersebut kemudian disetorkan ke kas negara dan salah satu penggunaannya adalah untuk menyelesaikan kewajiban surat utang negara yang berkaitan dengan penanganan krisis 1997-1998.

“Saat ini dengan adanya surplus BI Rp 55 triliun yang telah digunakan untuk membayar kembali kewajiban surat utang dalam rangka BLBI zaman dahulu, itu sekarang surat utang yang dalam rangka penanganan krisis 97-98 kemarin tuntas kita selesaikan di bulan Agustus,” jelas Suahasil.

Surplus Bank Indonesia tersebut dicatat sebagai Kekayaan Negara Dipisahkan (KND).

Suahasil menjelaskan, penggunaan surplus BI telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Salah satunya adalah untuk membayar kewajiban surat utang negara yang diterbitkan pemerintah dalam rangka penanganan krisis ekonomi 1997-1998.

“Penggunaannya diatur untuk membayar kewajiban atau membayar penyelesaian kewajiban surat utang. Surat utang Republik Indonesia, surat utang negara, yang ketika itu dikeluarkan dalam rangka penanganan krisis 97-98,” katanya.

Mekanisme tersebut telah berlangsung secara bertahap. Setiap kali terdapat surplus BI yang sesuai dengan ketentuan untuk disetorkan kepada negara, dana tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban yang terkait dengan surat utang tersebut.

“Nah di dalam bukunya Bank Indonesia itu ada terus. Setiap kali ada surplus kita bayar, ada surplus kita bayar,” ujar Suahasil.

Penerbitan obligasi senilai sekitar Rp 640 triliun pada masa krisis 1997-1998 merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menangani dampak krisis keuangan yang melanda Indonesia.

Kewajiban tersebut kemudian dilunasi secara bertahap selama bertahun-tahun. Setelah obligasi rekap selesai pada 2020, kewajiban surat utang terkait BLBI menjadi bagian terakhir yang diselesaikan pada Agustus 2026.

Dengan pelunasan tersebut, pemerintah menyatakan kewajiban surat utang yang diterbitkan dalam rangka penanganan krisis 1997-1998 telah tuntas.(dhil/dtk)

Topik: krisis 1998utang warisan

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 15.000, Tembus Rp 2,638 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 15.000, Tembus Rp 2,638 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
19 September 2026
J&T Express dan Kementerian UMKM Perluas Jawara Lokal ke Empat Wilayah
Ekonomi

J&T Express dan Kementerian UMKM Perluas Jawara Lokal ke Empat Wilayah

oleh Editor : Doe
18 September 2026
BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit, Likuiditas Dinilai Belum Signifikan
Bisnis

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit, Likuiditas Dinilai Belum Signifikan

oleh Editor : Affandy
18 September 2026
BEI Buka Peluang IPO Setelah Demutualisasi, Tahap Awal Fokus Right Issue
Ekonomi

BEI Buka Peluang IPO Setelah Demutualisasi, Tahap Awal Fokus Right Issue

oleh Editor : Affandy
18 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 15.000, Tembus Rp 2,638 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 15.000, Tembus Rp 2,638 Juta per Gram

19 September 2026
Teater Satu Lampung Pentaskan Musyawarah Burung, Angkat Perjalanan Manusia Mencari Hakikat Diri

Teater Satu Lampung Pentaskan Musyawarah Burung, Angkat Perjalanan Manusia Mencari Hakikat Diri

19 September 2026
UNIQLO Hijab: Saat Kenyamanan Bertemu Ekspresi Diri

UNIQLO Hijab: Saat Kenyamanan Bertemu Ekspresi Diri

15 September 2026
Di Balik 6 Driving Mode iCAR V23 Tipe Z, Ini yang Berubah Saat Mode Berganti

Di Balik 6 Driving Mode iCAR V23 Tipe Z, Ini yang Berubah Saat Mode Berganti

19 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4618 shares
    Share 1847 Tweet 1155
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Lebih dari 5.000 Anak Yatim Bakal Nonton Bareng Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya