koranindopos.com – Jakarta. Sebuah video yang viral di media sosial menampilkan aksi nekat seorang pria menggunakan sepeda motor menembaki satu unit mobil. Dalam video tersebut, pria berbaju merah terlihat menodongkan pistol dan melepaskan tembakan ke arah mobil yang tengah melaju.
Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Mulyoto, mengonfirmasi bahwa mobil yang ditembaki tersebut merupakan kendaraan milik polisi yang sedang menjalankan operasi penangkapan terhadap seorang pria bernama Chandra, yang diketahui sebagai mantan anggota TNI AL. Insiden tersebut terjadi di Perumahan Surya Mas, Kabupaten Asahan, pada Selasa (18/2).
Menurut AKP Mulyoto, kejadian bermula saat polisi melakukan operasi penyamaran dengan berpura-pura membeli narkoba jenis sabu seberat 4 kilogram dari seorang pria bernama Ali Muda Nasution (45). Transaksi tersebut disepakati berlangsung di sebuah rumah di Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Setelah dipastikan adanya barang bukti sabu, polisi langsung menangkap Ali.
Namun, saat operasi berlangsung, Chandra diduga mencoba menghalangi penangkapan dengan cara nekat. Ia datang mengendarai sepeda motor dan langsung menembaki mobil polisi yang tengah mengamankan situasi. Tembakan tersebut sontak membuat situasi menjadi tegang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan polisi berhasil mengendalikan keadaan.
Pihak kepolisian kini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi Chandra. Selain itu, petugas juga mendalami keterkaitan Chandra dengan jaringan narkoba yang lebih besar.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Pelaku sudah teridentifikasi dan akan kami tangkap secepatnya,” ujar AKP Mulyoto.
Sementara itu, Ali Muda Nasution yang telah diamankan dalam operasi tersebut akan menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap lebih banyak informasi mengenai jaringan narkoba yang terlibat.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena keberanian pelaku dalam menyerang aparat kepolisian yang tengah menjalankan tugasnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba.(dhil)










