Koranindopos.com, Jakarta – Grup musik Wali kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan sukses menggelar konser di dua kota besar Jepang, yakni Osaka dan Nagoya. Kehadiran ribuan penonton menjadi bukti sahih bahwa karya-karya mereka diterima lintas negara dan lintas budaya.
Tak hanya warga Indonesia yang berdomisili di Negeri Sakura, konser tersebut juga dihadiri penonton dari berbagai wilayah lain, termasuk Tokyo dan Hiroshima. Lebih menarik lagi, sejumlah warga Jepang yang pernah tinggal di Indonesia turut meramaikan acara dengan bernyanyi bersama mengikuti lagu-lagu hits Wali.
Deretan lagu populer seperti Cari Jodoh, Yank, hingga Aku Bukan Bang Toyib mampu menciptakan euforia tersendiri. Lantunan musik yang sederhana namun mudah diterima membuat atmosfer konser kian meriah. Penonton terlihat tidak hanya menyanyi, tetapi juga bergoyang kompak mengikuti irama.
Konser di Osaka pada 15 Agustus dan Nagoya pada 17 Agustus menjadi bagian dari rangkaian tur internasional bertajuk “Wali Cari Jodoh ke Asia”. Rangkaian tersebut mencakup Jepang, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, hingga Jeddah. Selama lima hari penampilan di Jepang, Wali menghadirkan nuansa keakraban yang membuat penggemar seolah bernostalgia dengan tanah air.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan tur tersebut. Menurutnya, langkah Wali di kancah internasional merupakan bukti bahwa musik Indonesia mampu menembus batas.
“Keberhasilan Wali dalam menembus panggung internasional bukan sekadar potensi, melainkan realisasi nyata kekuatan ekonomi kreatif Indonesia. Ini adalah momentum penting untuk mendorong industri musik nasional agar lebih percaya diri melangkah ke kancah global. Saya berharap prestasi Wali ini dapat menginspirasi musisi Indonesia lainnya,” ujarnya.
Dukungan dari pemerintah menjadi pendorong besar bagi band yang terbentuk sejak 1999 ini. Tur mancanegara tersebut dianggap sebagai langkah strategis untuk memperluas eksposur musik Indonesia dan memperkenalkan identitas budaya tanah air ke masyarakat dunia.
Setelah sukses di Jepang, Wali telah menyiapkan agenda lanjutan di Hong Kong pada pertengahan 2026. Konser dijadwalkan berlangsung di Queen Elizabeth Stadium, Morrison Hill, Wan Chai. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki kapasitas besar dan mampu menampung ribuan penonton.
“Insya Allah, Hong Kong akan menjadi momentum berikutnya. Kami berharap antusiasme penonton akan lebih besar,” ujar Tomi, drummer Wali Band.
Dengan semangat konsistensi dan dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif, tur “Wali Cari Jodoh ke Asia” diharapkan menjadi tonggak penting. Tidak hanya memperluas jangkauan musik Wali, tetapi juga menguatkan posisi Indonesia dalam peta industri musik internasional. (Brg/Hend)










