
BADAI SALJU: Aktivitas pejalan kaki di Kota New York setelah badai salju mereda pada Sabtu (29/1) waktu setempat. (Foto: DOK/GETTY IMAGE)
AMERIKA, koranindopos.com – New York dan sejumlah negara bagian lain seperti New Jersey, Virginia, Maryland, dan Delaware menyatakan kondisi darurat. Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul badai salju dan angin kencang yang menghantam wilayah pesisir bagian timur Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (29/1) waktu setempat.
Sebagaimana dikutip dari AFP, National Weather Service (NWS) mengonfirmasi peningkatan badai dan menyebutnya sebagai ‘bom badai’. Hal itu ditandai dengan kekuatan eksplosif dari penurunan tekanan atmosfer yang cepat.
Kota-kota besar seperti New York turut menjadi terdampak, di mana salju mencapai ketinggian 61 sentimeter pada sore hari. Truk bajak salju juga tampak bekerja di sepanjang jalan-jalan utama New York City.
Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan bahwa badai belum berakhir. Ia memperingatkan warga bahwa Sabtu adalah ‘fase paling berbahaya dari badai’. ”Tolong hindari perjalanan yang tidak perlu. Petugas kami tengah mencoba membersihkan jalanan dari salju,” ujar Hochul. (cnni/mmr)









