Rabu, 11 Februari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Yoni Dores Fokus Telusuri Akun YouTube Pelanggar Hak Cipta, Tak Ingin Persoalan Dibebankan pada Lesti Kejora

Editor : Akula oleh Editor : Akula
3 Juni 2025
in Film dan Musik
0
Yoni Dores Fokus Telusuri Akun YouTube Pelanggar Hak Cipta, Tak Ingin Persoalan Dibebankan pada Lesti Kejora
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Konflik hak cipta yang melibatkan nama penyanyi dangdut Lesti Kejora dan pencipta lagu senior Yoni Dores terus menjadi sorotan. Setelah melaporkan dugaan pelanggaran hak cipta ke Polda Metro Jaya, kini Yoni Dores mempertegas bahwa niat utamanya bukan untuk menjatuhkan Lesti, melainkan mencari kejelasan atas penggunaan lagu-lagunya yang tersebar luas di platform digital, khususnya YouTube.

Yoni Dores, melalui kuasa hukumnya Ilham Suardi dan pengacara tambahan Deolipa Yumara, menekankan bahwa fokus laporan mereka kini mengarah pada puluhan akun YouTube yang mengunggah lagu-lagu ciptaannya dengan penampilan vokal Lesti Kejora tanpa izin resmi. Dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya pada Selasa (3/6), Deolipa mengungkapkan bahwa tim hukum telah mengantongi sejumlah materi yang menunjukkan adanya potensi komersialisasi dari konten-konten tersebut.

“Ini saya di sini bersama Bang Ilham dan Bang Yoni. Kita gelar press conference mengenai persoalan hak cipta. Lagu-lagu ciptaan Bang Yoni ini ada sekitar 80 lagu. Memang sebelumnya sudah ada laporan polisi dari Bang Yoni,” kata Deolipa Yumara membuka pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan ditujukan untuk merugikan pihak lain, apalagi menyerang pribadi Lesti Kejora. Tujuannya murni untuk menegakkan hak-hak pencipta lagu yang menurutnya selama ini kerap diabaikan.

Artikel Terkait

Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak

Rapper Inggris Central Cee Memilih Jadi Mualaf dan Ucapkan Syahadat

Dari Prestasi Matematika ke Piano Internasional, Parama Hansa Raih Silver Trophy di Singapura

Picsart 25 06 03 21 31 53 921 - Yoni Dores Fokus Telusuri Akun YouTube Pelanggar Hak Cipta, Tak Ingin Persoalan Dibebankan pada Lesti Kejora

“Ini dalam konteks membantu supaya persoalan ini menjadi clear. Tidak lari ke mana-mana. Kita ingin semua pihak tidak ada yang dirugikan. Baik Bang Yoni sebagai pencipta, maupun pihak lain yang mungkin merasa disasar,” jelas Deolipa.

Lebih lanjut, Deolipa menyebut bahwa laporan polisi dilandasi semangat mencari keadilan. Ia menyadari bahwa dalam ekosistem digital saat ini, sulit untuk langsung menunjuk siapa yang bertanggung jawab, apalagi dengan banyaknya akun yang mengunggah konten secara tidak resmi.

“Sebenarnya maksud dari laporan polisi ini baik. Untuk mendapatkan keadilan sebagai pencipta. Kalau kita ciptakan sesuatu, tentu kita ingin dihargai. Termasuk lagu,” tambahnya.

Meski Lesti Kejora menjadi nama yang disebut dalam laporan awal, Deolipa justru menekankan bahwa hal tersebut belum tentu menunjukkan kesalahan di pihak sang penyanyi. Menurutnya, tim hukum sedang menelusuri pihak-pihak lain yang kemungkinan lebih bertanggung jawab, yaitu pemilik akun YouTube yang memanfaatkan rekaman vokal Lesti menyanyikan lagu-lagu Yoni.

“Jadi terduga adalah Lesti Kejora. Tapi beliau belum tentu bersalah. Karena ada banyak akun yang menampilkan nyanyian Lesti, tapi akunnya berbeda-beda. Kita nggak tahu siapa yang memanfaatkan siapa,” ujar Deolipa.

Indikasi awal menunjukkan bahwa beberapa akun yang mengunggah konten tersebut memiliki ciri sebagai akun monetisasi atau akun berbayar, yang berarti ada unsur komersial yang ikut bermain.

“Di antara akun-akun ini, ada beberapa yang tampaknya berbayar. Jadi kita sudah dapat materinya,” bebernya.

Yoni Dores sendiri belum bisa memastikan siapa sebenarnya yang berada di balik pemanfaatan lagu-lagunya untuk konten digital tersebut. Namun pihaknya menduga bahwa baik Lesti maupun dirinya telah dimanfaatkan oleh pihak ketiga demi keuntungan pribadi.

“Kita nggak tau siapa yang memanfaatkan siapa. Apakah akun-akun ini memanfaatkan Lesti, atau juga Bang Yoni sebagai pencipta. Karena penyanyi dan pencipta itu saling melengkapi,” tambah Deolipa.

Pihak Yoni juga menegaskan bahwa penyelidikan akan berlanjut ke akun-akun YouTube yang dimaksud. Mereka mengakui bahwa laporan yang sudah dibuat bukan berarti langsung menyalahkan Lesti, melainkan sebagai bagian dari proses klarifikasi menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran hak cipta.

“Karena laporan ini sudah berjalan, ya baiklah. Kan ini juga terkait dengan hak dari Bang Yoni. Dan terkait dari gunanya Undang-Undang Hak Cipta. Jadi ini kita biarkan berjalan dulu, untuk menyasar akun-akun ini. Jadi itu jelas ya. Jadi tidak serta-merta kemudian kita mempersalahkan seorang Lesti Kejora,” tegas Deolipa.

Dalam proses pendalaman, tim hukum telah menemukan puluhan akun YouTube yang mengunggah video penampilan Lesti menyanyikan lagu ciptaan Yoni Dores. Konten-konten ini disebut telah beredar sejak 2017 dan berasal dari berbagai akun dengan nama berbeda-beda.

“Karena setelah kita pelajari dokumen-dokumennya dari akun-akun YouTube. Memang ada banyak akun yang kemudian menampilkan profil nyanyian Lesti Kejora. Tapi akunnya berbeda,” ujar Deolipa.

“Ada akun namanya A, ada nama B, ada nama C, ada nama D. Banyak sekali akun-akun ini kemudian yang menampilkan profil penyanyi Lesti Kejora dan lagu-lagu ada yang lagu ciptanya Bang Yoni,” lanjutnya.

Menurut Deolipa, semua kemungkinan masih terbuka, termasuk kemungkinan bahwa nama besar Lesti dan karya Yoni sama-sama digunakan untuk meningkatkan nilai jual akun-akun tertentu.

“Supaya apa? Punya nilai jual. Nah di antara akun-akun ini ada beberapa akun kemudian yang tampaknya akun berbayar,” tuturnya.

Di sisi lain, Yoni Dores juga membeberkan bahwa dirinya telah berupaya melakukan pendekatan langsung ke pihak Lesti untuk meminta klarifikasi, namun tidak mendapat respons. Ia bahkan mengaku telah mendatangi kediaman Lesti sebanyak tiga kali, namun tidak berhasil menemui sang artis.

Sebagai informasi, laporan terhadap Lesti Kejora atas dugaan pelanggaran hak cipta dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada 18 Mei 2025 oleh kuasa hukum Yoni Dores, Ilham Suardi. Dalam laporan itu, Lesti dituding telah mengunggah video cover lagu ciptaan Yoni ke platform digital tanpa izin pencipta.

Meski demikian, baik Yoni maupun kuasa hukumnya menegaskan bahwa laporan ini bukanlah akhir dari jalan, dan masih terbuka kemungkinan penyelesaian damai. Beberapa lembaga, termasuk Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), bahkan telah menyatakan kesediaan menjadi mediator dalam perkara ini.

 

Topik: DeolipaLesti KejoraYoni dores
Sebelumnya

Galaxy Active Club, Komunitas Inspiratif untuk Kamu yang Aktif

Selanjutnya

Indofood dan Indomilk Kembali Dukung Indonesia Open 2025

TerkaitBerita

Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak
Film dan Musik

Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak

oleh Editor : Akula
10 Februari 2026
Rapper Inggris Central Cee Memilih Jadi Mualaf dan Ucapkan Syahadat
Film dan Musik

Rapper Inggris Central Cee Memilih Jadi Mualaf dan Ucapkan Syahadat

oleh Editor : Affandy
10 Februari 2026
Dari Prestasi Matematika ke Piano Internasional, Parama Hansa Raih Silver Trophy di Singapura
Film dan Musik

Dari Prestasi Matematika ke Piano Internasional, Parama Hansa Raih Silver Trophy di Singapura

oleh Editor : Akula
10 Februari 2026
Air Mata dan Pelukan Hangat, Saat Reza Gladys & Mufid Beri Hadiah Umrah untuk Perjuangan Ressa Rizky
Film dan Musik

Air Mata dan Pelukan Hangat, Saat Reza Gladys & Mufid Beri Hadiah Umrah untuk Perjuangan Ressa Rizky

oleh Editor : Akula
9 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Aplikasi SAKEDAP Diperkenalkan untuk Tertibkan Serah Simpan Karya dan Perkuat Literasi Digital

Aplikasi SAKEDAP Diperkenalkan untuk Tertibkan Serah Simpan Karya dan Perkuat Literasi Digital

10 Februari 2026
Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak

Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak

10 Februari 2026
HILO

Kolaborasi HiLo dan Satya Wacana Salatiga Perkuat Ekosistem Basket Nasional

10 Februari 2026
Peserta Pelatihan Lulusan BLK Bakal ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

Peserta Pelatihan Lulusan BLK Bakal ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

10 Februari 2026

Terpopuler

  • Honda X-Tracker 2026

    Honda X-Tracker 2026 Resmi Masuk Indonesia, Motor Bebek Trail Dibanderol Mulai Rp16 Jutaan

    533 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2442 shares
    Share 977 Tweet 611
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Denza Kirim Sinyal Kehadiran SUV Premium B5 di Indonesia

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya