koranindopos.com – Jakarta. Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas), angkat bicara terkait kabar yang ramai beredar di media sosial tentang lowongan kerja dan besaran gaji pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Menurut Zulhas, informasi tersebut tidak benar dan masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya, apalagi jika ada yang meminta uang dengan dalih pendaftaran kerja.
Zulhas menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembukaan lowongan kerja resmi untuk pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Mengenai gaji, hal tersebut akan ditentukan oleh masing-masing pengurus koperasi setelah kelembagaan koperasi terbentuk.
Ia memperingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program Koperasi Desa Merah Putih. Jika ada pihak yang meminta uang untuk proses pendaftaran atau janji-janji pekerjaan, masyarakat diminta segera melaporkannya ke polisi.
“Kalau ada yang minta uang, itu jelas penipuan. Pemerintah tidak pernah memungut biaya apapun terkait program ini,” tambahnya.
Program ini dirancang agar lebih profesional dengan menempatkan tenaga PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk membantu pengawasan dan pencatatan keuangan koperasi. Namun, hingga kini pemerintah masih menyusun kelembagaan dan model bisnisnya. Rekrutmen baru akan dibuka setelah semua proses dasar rampung, yakni sekitar Oktober 2025.
Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa masyarakat baru bisa berbicara soal kebutuhan tenaga kerja setelah tahap kelembagaan dan operasional koperasi dimulai secara bertahap.(dhill)










