Jumat, 1 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Ada 151 Kasus Positif Baru di Jakarta

Admin oleh Admin
2 Oktober 2021
in Megapolitan, tidak kategori
A A
0
Ada 151 Kasus Positif Baru di Jakarta

Suasana uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 Pagi, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Pemerintah Provinsi DKI akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 100 sekolah mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Skema yang akan diterapkan adalah pembelajaran tatap muka secara bergantian di dalam ruangan maksimum 50 persen dari kapasitas ruangan.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS JAKARTA – Kasus Covid-19 di Jakarta sudah mulai terkendali. Hal itu bisa dilihat dari jumlah kasus aktif yang menurun drastis jika dibandingkan dengan Juli lalu. Saat ini, ada 1.677 kasus aktif di Jakarta. Meski sudah terkendali, kasus aktif di Jakarta masih terus bertambah. Ada 151 kasus positif yang didiagnosis dari 18.240 orang yang dites PCR Jumat (1/10).

Lantaran kasus masih bertambah, Pemprov DKI mengimbau warga Jakarta untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sebab, masih ada potensi penularan jika tidak disiplin protokol kesehatan. ’’Masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian,’’ kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia.

Dengan angka kasus aktif yang mulai menurun, sebut Dwi, persentase kasus positif atau positivity rate di Jakarta juga menurun. Yakni, 0,8 persen selama sepekan terakhir. Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan standar WHO, yakni tidak lebih dari 5 persen untuk daerah aman dari penularan.

’’Positivity rate harian dan sepekan terakhir memang sudah rendah. Tapi, dengan masih adanya ratusan kasus positif harian dan positivity rate total yang masih 13,6 persen, kita harus tetap disiplin protokol kesehatan,’’ terangnya.

Artikel Terkait

Sengketa Internal Jazira Halal Wisata Diputus, Gugatan Tidak Diterima Pengadilan

Aksi Dramatis di Tengah Kebakaran: Ayah Lempar Baju Berisi Pesan Demi Selamatkan Bayinya

Usut Kecelakaan Kereta Maut di Bekasi, Hari Ini Polisi Periksa Petugas PT KAI

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria meminta tidak hanya disiplin protokol kesehatan. Warga yang beraktivitas di Jakarta juga diminta disiplin aturan PPKM level 3. Tidak terkecuali bagi kegiatan yang mulai dilonggarkan. Dia memisalkan, kegiatan di tempat wisata.

Menurut Riza, DKI tidak akan segan-segan memberikan teguran. Salah satu kegiatan pariwisata yang diberi teguran adalah TMII. Mereka ditegur soal kebijakan anak di bawah 12 tahun yang tidak boleh memasuki tempat wisata.

’’Teguran kami sampaikan agar TMII dan tempat wisata lainnya jangan menerima anak-anak usia di bawah 12 tahun. Yang diperbolehkan di bawah 12 tahun kan baru mal,’’ tegas Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, kemarin. 

Riza menyebutkan, kebijakan itu dilakukan demi kebaikan dan keselamatan warga. Sebab, jika angka kasus kembali meningkat, kebijakan pengetatan akan kembali dilakukan. Kondisi itu disebutkannya pasti menghambat pertumbuhan perekonomian. ’’Kalau tidak sehat, tidak selamat, tidak bisa kita membangkitkan pergerakan ekonomi. Jadi, syarat ekonomi bergerak, tumbuh, maju, dan bangkit adalah kesehatan. Kesehatan menjadi prioritas. Kami sudah sampaikan berkali-kali, kesehatan menjadi prioritas utama,’’ ujarnya. (fri/brg)

TerkaitBerita

Sengketa Internal Jazira Halal Wisata Diputus, Gugatan Tidak Diterima Pengadilan
Megapolitan

Sengketa Internal Jazira Halal Wisata Diputus, Gugatan Tidak Diterima Pengadilan

oleh Editor : Akula
1 Mei 2026
Aksi Dramatis di Tengah Kebakaran: Ayah Lempar Baju Berisi Pesan Demi Selamatkan Bayinya
Megapolitan

Aksi Dramatis di Tengah Kebakaran: Ayah Lempar Baju Berisi Pesan Demi Selamatkan Bayinya

oleh Editor : Affandy
30 April 2026
GERBONG HANCUR: Kondisi gerbong kereta rel listrik (KRL) yang ditabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). (Foto: Rezas/AFP)
Peristiwa

Usut Kecelakaan Kereta Maut di Bekasi, Hari Ini Polisi Periksa Petugas PT KAI

oleh Editor : Memoarto
30 April 2026
​Sidang KPPU AC AUX, Saksi Pelapor Absen, Kuasa Hukum Terlapor 3 Sebut Ada Kejanggalan BAPaa
Megapolitan

​Sidang KPPU AC AUX, Saksi Pelapor Absen, Kuasa Hukum Terlapor 3 Sebut Ada Kejanggalan BAPaa

oleh Editor : Akula
29 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

​Ada Mama Rieta hingga Chef Juna, Intip Deretan Bintang yang Ramaikan Chef Expo 2026

​Ada Mama Rieta hingga Chef Juna, Intip Deretan Bintang yang Ramaikan Chef Expo 2026

1 Mei 2026
​Dorong Ekonomi Pesisir, Menteri UMKM dan PNM Berdayakan Ibu-Ibu di Pulau Rinca

​Dorong Ekonomi Pesisir, Menteri UMKM dan PNM Berdayakan Ibu-Ibu di Pulau Rinca

1 Mei 2026
Sengketa Internal Jazira Halal Wisata Diputus, Gugatan Tidak Diterima Pengadilan

Sengketa Internal Jazira Halal Wisata Diputus, Gugatan Tidak Diterima Pengadilan

1 Mei 2026
KAMPUNG HAJI: Wamenhaj Tinjau Lokasi Kampung Haji Indonesia. (Foto: Dok/Humas Kementerian Haji dan Umrah RI).

Tahap Awal, Kampung Haji di Makkah Tampung 1.600 Orang

1 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2945 shares
    Share 1178 Tweet 736
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Alvaro Arbeloa Segera Tinggalkan Real Madrid

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya