Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

LKPP Dorong Pemerintah Daerah Untuk Segera Mengembangkan Katalog Lokal

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
1 Juni 2022
in Nasional
A A
0
LKPP Dorong Pemerintah Daerah Untuk Segera Mengembangkan Katalog Lokal

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas menyampaikan data realisasi penggunaan produk usaha mikro, kecil dan koperasi (UMK-Koperasi) dalam pengadaan barang/jasa pemerintah (PBJP) lewat penyedia baru mencapai 8,4% atau sebesar Rp51,3 triliun dari anggaran belanja PBJ 2022 sebesar Rp1.030,6 triliun.

“Kami terus mendorong Kementerian, Lembaga dan Pemeritah Daerah agar dapat segera meningkatkan jumlah belanja produk dalam negeri dari UMK-Koperasi,” kata Anas dalam penutupan acara Bussines Matching Tahap III di Jakarta Convention Center (31/05).

Salah satu upaya meningkatkan belanja produk dalam negeri, LKPP mendorong pemerintah daerah untuk segera mengembangkan Katalog Lokal. Hal ini bertujuan untuk menampung produk unggulan masing-masing daerah yang dihasilkan oleh UMK-Koperasi.

Berdasarkan data LKPP, baru terdapat 84 pemerintah daerah yang sudah membentuk Katalog Lokal. Diantaranya adalah Pemprov DKI Jakarta dengan 8.618 produk tayang, kemudian Pemkot Medan dengan 1.514 produk tayang, dan kemudian Pemkab Banyuwangi 1.395 produk tayang. “Sedangkan 448 Pemda atau sekitar 84,2% masih belum mengembangkann Katalog Lokal. Hal ini masih belum sesuai dengan ekspektasi Bapak Presiden Joko Widodo.” lanjut Anas.

Artikel Terkait

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

Pemerintah Akan Bangun 10 Universitas Republik Indonesia

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

Anas mengatakan, upaya-upaya telah dilakukan oleh LKPP sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Hal ini mencakup antara lain, pemantauan dan evaluasi, perencanaan hingga serah terima pekerjaan, penggunaan produk dalam negeri dan pencadangan dan peruntukan paket untuk usaha kecil.

Pemantauan juga dilakukan terhadap penyedia barang/jasa dalam Katalog Elektronik. Apabila terdapat barang yang dijual dengan harga lebih tinggi dari harga pasaran, maka akan diberi sanksi berupa penurunan produk dan tidak akan ditayangkan lagi.

Anas menjelaskan, untuk semakin memperkuat sistem belanja pemerintah yang transparan dan akuntabel, LKPP ke depan akan memanfaatkan teknologi blockchain, yang mana akan menjadi pengadaan pemerintah pertama yang memanfaatkan teknologi tersebut.

Dengan teknologi ini, semua data secara otomatis terdistribusi ke semua pihak, sehingga semakin transparan dan akuntabel. Semua pihak memiliki kontrol dan akses,” papar Anas.

LKPP juga mengembangkan Aplikasi Monitoring Evaluasi Lokal (AMEL) yang dapat memantau setiap tahapan pengadaan mulai dari persiapan hingga serah terima barang. Sementara untuk memantau progres hasil Business Matching, LKPP telah mengembangkan Dashboard Business Matching.

“Dashboard Business Matching untuk pemantauan penggunaan PDN sebagai tindak lanjut kegiatan Business Matching sebagai aksi afirmasi pembelian dan pemanfaatan PDN dalam Rangka Bangga Buatan Indonesia. Ini yang dipantau oleh Presiden dan akan diumumkan sekitar Oktober 2022,” kata Anas.

Bussines Matching Tahap III diselenggarakan dengan tujuan mengejar target dari capaian nilai kontrak belanja PDN, dengan mengikutsertakan 11 BUMN, 30 UMKM sektor Pertanian, Alat Kesehatan, IT, dan Kuliner. Acara tersebut juga melibatkan 58 perusahaan industri farmasi dan kesehatan, asosiasi bidang konstruksi yang menampilkan produk dalam negeri.

Mengusung tema Peran Rantai Pasok Dalam Negeri Untuk Mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, progam Business Matching diselenggarakan dengan dua tahapan strategi yaitu secara daring pada tanggal 23 – 27 Mei 2022 dan secara luring pada tanggal 30 – 31 Mei 2022. Acara ini ditutup dengan peluncuran dua produk dalam negeri yaitu Ship Simulator dan obat tradisional Fitofarmaka. (riz)

Topik: E-cataloglelang pengadaanLKPPUMKM

TerkaitBerita

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan
Nasional

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
FOKUS PENDIDIKAN: Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan memberikan keterangan terkait rencana pembangunan 10 kampus URI. (Foto: Biro Sekretariat Presiden)
Pendidikan

Pemerintah Akan Bangun 10 Universitas Republik Indonesia

oleh Editor : Memoarto
23 Juli 2026
KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las
Peristiwa

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
SPMB
Nasional

Perbaikan SPMB Berbasis Data untuk Atasi Fenomena SD Negeri Sepi Peminat

oleh Editor : Hairul
22 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

23 Juli 2026
5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung

5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung

23 Juli 2026
IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu

IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu

23 Juli 2026
Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

23 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4012 shares
    Share 1605 Tweet 1003
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    581 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya