
TANGERANG, koranindopos.com – Direktorat Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Amerika dan Pasifik Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyambut ketibaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Papua Nugini pada Jumat (25/2/2022) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Repatriasi mandiri kali ini terdiri dari 79 orang, di mana 2 orang adalah staf dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Port Moresby dan 77 orang adalah PMI yang cuti atau telah menyelesaikan masa kerjanya di berbagai perusahaan di Papua Nugini.
Para PMI sebelumnya bekerja di beragam sektor, seperti perkebunan, konstruksi, kuliner, perikanan, dan sebagainya. Para PMI ini tiba dengan menggunakan maskapai Citilink.
Koordinator Pelindungan Kawasan Australia dan Pasifik, Rizal Saragih, mengapresiasi kerja sama yang baik dari KBRI Port Moresby yang telah membantu proses pemulangan para PMI, khususnya untuk kerja sama dengan pihak maskapai, registrasi dari para repatrian, hingga pendampingan saat para PMI menjalani karantina.
“Jika ada permasalahan yang dialami oleh rekan-rekan PMI, seperti gaji yang belum dibayarkan, hak-hak yang belum dipenuhi, atau masalah lainnya, silakan sampaikan kepada BP2MI disertai dengan bukti-bukti yang mendukung. BP2MI akan selalu berupaya untuk melindungi PMI, dari ujung rambut sampai ke ujung kaki,” pesan Rizal.
Rizal menambahkan, bahwa penerbangan komersil yang menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini masih terbatas. “Saya harap dengan penyelenggaraan penerbangan khusus ini dapat memfasilitasi kebutuhan repatriasi dari para PMI dan membuka sinergi yang baik antara kedua negara.” jelasnya
Sebelum berangkat, para PMI telah menjalani tes Covid-19 dengan hasil negatif dan telah mendapatkan vaksinasi lengkap. Lebih lanjut, para PMI kemudian akan menjalani masa karantina sesuai protokol kesehatan, sebelum dapat melanjutkan perjalanan kembali ke daerah asal masing-masing. (dni)










