Koranindopos.com, Jakarta – Aktor Eza Gionino yang dikenal lewat berbagai peran di sinetron kini menambah kiprahnya dengan menjadi pengusaha. Di sela jadwal syuting yang padat, pria berusia 35 tahun itu memutuskan terjun ke dunia bisnis jual beli sekaligus reparasi ponsel. Langkah ini dipilih bukan hanya untuk menambah penghasilan, tetapi juga sebagai persiapan bagi masa depan ketiga buah hatinya.
Gerai pertama yang diberi nama Imove resmi dibuka di pusat perdagangan ponsel ITC Roxy Mas, Cideng, Jakarta Pusat. Bersama rekannya, Riko, Eza menghadirkan layanan yang tak sekadar berfokus pada penjualan, tetapi juga perbaikan dengan standar tinggi. Menurutnya, usaha ini menjadi peluang menjanjikan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap perangkat komunikasi.
Dalam grand opening yang digelar Minggu (28/9), Eza mengungkapkan alasan dirinya tertarik di bidang tersebut. Ia menilai bahwa bisnis ponsel masih menawarkan keuntungan meski harga sering berfluktuasi. “Memang sih harganya berubah-ubah ya cuma menurut saya masih bagus harganya, masih menguntungkan lah. Makanya saya bisnis handphone ini,” ujarnya.
Berbeda dari toko serupa, Imove menghadirkan keunggulan berupa garansi enam bulan untuk setiap produk, baik baru maupun second. Kebijakan itu ia ambil setelah melakukan riset pasar. “Semua sudah saya riset lah seperti apa soal bisnis. Ya akhirnya saya jual handphone original dan second, dengan garansi enam bulan,” jelasnya.
Keputusan memberikan garansi terbukti ampuh menarik konsumen. Eza menyebut, meski toko baru beberapa bulan beroperasi, sambutan masyarakat sangat positif. Ia pun bersyukur omzet yang diperoleh menunjukkan pertumbuhan signifikan. “Alhamdulillah sudah beberapa bulan jalan dan sekarang baru grand opening, Alhamdulillah omzet sangat baik walaupun harganya fluktuatif,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Keseriusan Eza dalam mengembangkan usaha terlihat dari ekspansinya ke wilayah lain. Setelah sukses di Roxy, ia telah membuka cabang kedua di Tangerang. “Alhamdulillah sudah buka dua outlet, di Roxy dan Tangerang,” tambahnya dengan optimistis.
Meski sibuk berbisnis, Eza menegaskan motivasi utamanya bukan semata mencari keuntungan. Ia mengaku ingin menanamkan jiwa kewirausahaan kepada anak-anaknya, sekaligus menyiapkan warisan yang bisa mereka lanjutkan kelak. “Iya tujuan saya bisnis ini untuk mewariskan anak saya. Jadi kalau anak saya sudah besar dan mau nerusin bisnis ini, silahkan saja,” tuturnya.
Bagi ayah tiga anak ini, tanggung jawab utama adalah memberikan bekal terbaik untuk masa depan keluarga. Dunia hiburan tetap ia jalani, namun bisnis menjadi penopang tambahan agar anak-anak memiliki fondasi yang lebih kuat. “Sekarang saya sebagai ayah sedang membangun semua buat mereka. Saya kerja keras syuting dan bisnis, untuk mempersiapkan buat mereka,” pungkasnya.
Keputusan Eza terjun ke dunia wirausaha memperlihatkan wajah baru seorang selebritas yang tak hanya mengandalkan popularitas. Ia menunjukkan bahwa kerja keras di bidang berbeda dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Kisahnya menjadi bukti bahwa di balik sorotan kamera, ada dedikasi seorang ayah yang berjuang memastikan anak-anaknya memiliki masa depan cerah melalui langkah nyata di dunia usaha. (Brg/Hend)










