Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

BMKG Klarifikasi Hoaks Dampak Berbahaya Operasi Modifikasi Cuaca

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
29 Januari 2026
in Nasional
A A
0
BMKG
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilaksanakan di Indonesia merupakan langkah mitigasi bencana yang terukur, berbasis sains, dan ditujukan untuk melindungi masyarakat di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, mengatakan OMC dijalankan sebagai respons atas menurunnya daya dukung lingkungan serta meningkatnya risiko cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Pernyataan ini sekaligus menanggapi beredarnya narasi di medtaia sosial yang menyebut OMC berisiko menjadi “bom waktu”, karena dianggap dapat membuat cuaca tidak stabil, memicu fenomena kolam udara dingin (cold pool), memindahkan hujan ke wilayah lain, hingga menimbulkan rasa aman palsu di masyarakat.

Tri menjelaskan bahwa cold pool merupakan fenomena meteorologi yang sepenuhnya alami dan selalu terbentuk setiap kali terjadi hujan, baik secara alami maupun melalui OMC. Fenomena tersebut terjadi akibat penguapan air hujan di bawah awan badai yang mendinginkan udara dan membentuk massa udara padat yang turun ke permukaan.

Artikel Terkait

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

Menurutnya, mengaitkan cold pool sebagai dampak berbahaya dari OMC merupakan kekeliruan secara ilmiah. Hal itu karena OMC dengan teknik penyemaian awan tidak menumbuhkan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah terbentuk dan jenuh secara alami.

“Tujuan OMC murni untuk mitigasi bencana, yakni menambah atau mengurangi curah hujan sesuai kebutuhan pengendalian risiko, bukan memicu ketidakstabilan cuaca. Secara skala energi, teknologi manusia saat ini juga tidak mampu menciptakan massa udara dingin dalam skala besar seperti yang dikhawatirkan,” ujar Tri, Rabu (28/1/2026).

Terkait anggapan bahwa OMC memindahkan hujan ke wilayah lain, Tri menjelaskan terdapat dua metode yang digunakan. Pertama, jumping process method dengan menyemai awan di laut agar hujan turun sebelum mencapai daratan. Kedua, competition method untuk meluruhkan intensitas awan yang tumbuh di daratan agar tidak berkembang menjadi awan hujan ekstrem.

Ia menambahkan bahwa kejadian banjir sangat dipengaruhi oleh kemampuan lingkungan dalam merespons curah hujan. Sebagai contoh, hilangnya sekitar 800 situ atau danau resapan di wilayah Jabodetabek sejak 1930-an menjadi salah satu faktor utama berkurangnya daya resap air.

BMKG menekankan bahwa penataan lingkungan tetap menjadi langkah utama dalam penanganan banjir, namun harus berjalan paralel dengan upaya pengendalian curah hujan melalui OMC.

Ke depan, penguatan kapasitas modifikasi cuaca serta perbaikan tata lingkungan dinilai perlu terus dilakukan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang kian nyata. (hai)

Topik: BMKG

TerkaitBerita

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026
Nasional

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng
Peristiwa

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani
Nasional

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis
Nasional

Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Peningkatan Kualitas Hidup Warga Pati Lewat Program RSLH Program Rumah Sederhana Layak

Peningkatan Kualitas Hidup Warga Pati Lewat Program RSLH Program Rumah Sederhana Layak

24 Oktober 2026
Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

24 Oktober 2026
TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

24 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5046 shares
    Share 2018 Tweet 1262
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya