Sabtu, 12 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Mendagri Pastikan Dana Kompensasi Rumah Rusak Korban Bencana di Sumatra Siap Disalurkan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
6 Februari 2026
in Nasional
A A
0
Mendagri Pastikan Dana Kompensasi Rumah Rusak Korban Bencana di Sumatra Siap Disalurkan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan bahwa dana kompensasi kerusakan rumah bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatra telah tersedia di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penyaluran bantuan tersebut diperkirakan akan mulai dilakukan pada pekan kedua Februari 2026.

Hal itu disampaikan Mendagri Tito Karnavian saat meresmikan hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) dari pemerintah daerah, tercatat sebanyak 88.930 unit rumah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengalami kerusakan akibat bencana alam. Puluhan ribu rumah tersebut tersebar di 46 kabupaten/kota.

Tito menjelaskan, pemerintah telah menetapkan skema dan besaran dana kompensasi yang berbeda sesuai dengan tingkat kerusakan rumah. Untuk kategori rusak ringan, bantuan yang diberikan sebesar Rp15 juta per unit. Sementara rumah dengan kerusakan sedang akan menerima bantuan sebesar Rp30 juta per unit.

Artikel Terkait

Gibran Minta Warga Tak Sakiti Satwa yang Mengungsi ke Permukiman akibat Karhutla

TNI AL Temukan Pelampung di Perairan Anyer Saat Cari Rombongan Jurnalis Hilang

PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku

Adapun pemilik rumah dengan kerusakan berat diberikan dua pilihan, yakni menempati hunian sementara yang disediakan pemerintah atau menerima tunjangan sewa sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga per bulan hingga rumah permanen selesai dibangun. Proses pembangunan rumah rusak berat dapat dilaksanakan oleh BNPB atau bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara itu, rumah yang hilang akibat diterjang banjir atau tertimbun longsor, yang tercatat sebanyak 1.750 unit, diperlakukan setara dengan kategori rusak berat.

Namun demikian, Tito mengungkapkan masih terdapat kendala dalam penyaluran dana kompensasi akibat persoalan data. Sebanyak 5.852 unit rumah dilaporkan dalam bentuk data gelondongan tanpa rincian tingkat kerusakan, sehingga memerlukan verifikasi ulang.

Menurut Tito, pemerintah daerah diminta segera membentuk tim khusus pendataan yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk memvalidasi data warga terdampak. Ia menegaskan, pemerintah pusat tidak dapat mengeksekusi bantuan tanpa data yang lengkap dan akurat, mengingat dana kompensasi bersumber dari anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Keterlambatan penyampaian data yang valid berisiko membuat warga terdampak terlewat dari daftar penerima bantuan,” ujarnya.

Untuk memastikan akurasi dan mencegah data ganda maupun salah sasaran, BPS juga dilibatkan dalam proses verifikasi lapangan.

Mendagri yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra menegaskan bahwa anggaran bantuan telah siap dieksekusi oleh BNPB dan kementerian terkait. Ia berharap pemerintah daerah dapat bergerak cepat, tertib, dan akuntabel agar seluruh warga terdampak segera menerima dana kompensasi kerusakan rumah yang menjadi hak mereka.(dhil)

Topik: banjir sumatraMendagri

TerkaitBerita

Gibran Minta Warga Tak Sakiti Satwa yang Mengungsi ke Permukiman akibat Karhutla
Nasional

Gibran Minta Warga Tak Sakiti Satwa yang Mengungsi ke Permukiman akibat Karhutla

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
TNI AL Temukan Pelampung di Perairan Anyer Saat Cari Rombongan Jurnalis Hilang
Nasional

TNI AL Temukan Pelampung di Perairan Anyer Saat Cari Rombongan Jurnalis Hilang

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku
Nasional

PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku

oleh Editor : Akula
11 September 2026
BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit
Nasional

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

oleh Editor : Affandy
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Program RATU dari Tim Bismillah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jadi Juara 1 Kompetisi ACTION! Asuransi Astra

Program RATU dari Tim Bismillah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jadi Juara 1 Kompetisi ACTION! Asuransi Astra

11 September 2026
87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

11 September 2026
Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

Pertamina: Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000 per Liter akibat Konflik Timur Tengah

11 September 2026
Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

Harga Emas Diprediksi Naik Lagi ke Rp3 Juta per Gram, Konflik Geopolitik Jadi Pemicu

11 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4481 shares
    Share 1792 Tweet 1120
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya