Selasa, 28 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka

Editor : Akula oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
in Film dan Musik
A A
0
Review Film Children of Heaven : Cara Keluarga Kecil Menjaga Martabat Mereka

Dan dari sebuah sepatu yang hilang, Children Of Heaven berbicara tentang sesuatu yang lebih besar: bagaimana keluarga kecil menjaga martabat mereka di tengah keadaan yang serba terbatas. (Foto. Dok MD Pictures?

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Banyak review Children of Heaven berbicara soal haru, kemiskinan, atau hubungan kakak-adik. Tapi kekuatan terbesar film ini justru bukan di sana. Film garapan Hanung Bramantyo ini terasa menarik karena berhasil memperlihatkan bagaimana anak-anak memahami kondisi ekonomi keluarganya tanpa perlu dijelaskan panjang lebar.

Ali tidak kehilangan sepatu adiknya lalu menangis meraung-raung. Zahra justru berusaha memahami kondisi yang terjadi. Mereka bahu membahu mencari cara agar persoalan itu tidak membebani orang tua mereka. Dari situ, film ini terasa lebih dekat dengan kehidupan banyak keluarga Indonesia.

Sepatu di film ini akhirnya bukan sekadar benda yang hilang. Ia berubah menjadi simbol tentang rasa malu, tanggung jawab, dan keinginan anak-anak untuk ikut menjaga keluarganya tetap baik-baik saja.

Latar Semarang tahun 1980-an menjadi keputusan yang penting. Film ini tidak sekadar memakai setting jadul untuk nostalgia visual. Radio yang menyiarkan pidato Presiden Soeharto, rumah sederhana, gang-gang kecil, sampai aktivitas warga membuat suasana ekonomi keluarga Ali terasa lebih nyata. Penonton bisa memahami mengapa kehilangan sepasang sepatu menjadi masalah besar.

Artikel Terkait

Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera

Wulan Guritno Akui Dapat Inspirasi dari Anak Disabilitas Saat Ikut Lari 3K

Pledoi Dibacakan, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Tuduhan Black Campaign terhadap Heni Sagara

Yang menarik, film ini tidak membangun drama lewat tangisan berlebihan. Hanung memilih pendekatan yang tenang. Ketegangan justru muncul dari hal-hal kecil, seperti Zahra yang harus berlari setelah sekolah demi mengejar Ali agar sepatu bisa dipakai bergantian. Adegan sederhana itu malah terasa lebih menegangkan dibanding banyak film drama keluarga yang terlalu sibuk memainkan musik sedih.

Di titik itu, film ini berhasil memperlihatkan bahwa anak-anak sering kali tumbuh lebih cepat karena keadaan. Zahra yang masih kecil harus memahami situasi keluarga. Sementara Ali memikul rasa bersalah yang terus menghantuinya. Mereka tidak pernah benar-benar mengeluh, dan justru itu yang membuat ceritanya terasa menyentuh.

Penampilan Jared Ali sebagai Ali menjadi salah satu kekuatan film ini. Ia tidak bermain dengan ekspresi yang dibuat-buat. Kepanikan, rasa takut, hingga usaha menyembunyikan masalah tampil natural. Humaira Jahra sebagai Zahra juga tampil sederhana, tetapi efektif membangun hubungan kakak-adik yang terasa hangat.

Film ini juga cukup cerdas karena tidak menjadikan keluarga miskin sebagai objek belas kasihan. Orang tua Ali tetap digambarkan punya harga diri. Ayahnya tetap bekerja, ibunya tetap berusaha mengurus rumah meski sakit. Karena itu, penonton tidak sedang diajak merasa kasihan, melainkan memahami bagaimana keluarga sederhana bertahan dalam keadaan sulit.

Pilihan musik di beberapa adegan juga membantu membangun emosi tanpa terasa memaksa. Lagu “Mimpi Jadi Nyata” hadir sebagai pelengkap suasana, bukan alat untuk “memerintah” penonton agar menangis. Itu membuat emosi film terasa lebih jujur.

Sebagai film adaptasi dari karya Majid Majidi yang dirilis pada 1997, versi Indonesia ini memang membawa tantangan besar karena film aslinya sudah sangat dikenal. Namun pendekatan lokal yang dipilih membuat cerita terasa dekat dengan realitas sosial Indonesia.

Children of Heaven akhirnya menjadi film yang menarik bukan karena ia membuat penonton menangis, melainkan karena ia mengingatkan bahwa anak-anak sering memahami keadaan orang tuanya jauh lebih dalam daripada yang dibayangkan orang dewasa.

Dan dari sebuah sepatu yang hilang, film ini berbicara tentang sesuatu yang lebih besar: bagaimana keluarga kecil menjaga martabat mereka di tengah keadaan yang serba terbatas. (BRG/Kul)

Topik: Children of heavenHanung bramantyoMD Pictures

TerkaitBerita

Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera
Film dan Musik

Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera

oleh Editor : Akula
28 Juli 2026
Wulan Guritno Akui Dapat Inspirasi dari Anak Disabilitas Saat Ikut Lari 3K
Film dan Musik

Wulan Guritno Akui Dapat Inspirasi dari Anak Disabilitas Saat Ikut Lari 3K

oleh Editor : Akula
27 Juli 2026
Pledoi Dibacakan, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Tuduhan Black Campaign terhadap Heni Sagara
Film dan Musik

Pledoi Dibacakan, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Tuduhan Black Campaign terhadap Heni Sagara

oleh Editor : Akula
27 Juli 2026
Buktikan Keseriusan di Dunia Wushu, Kris Dayanti Borong Dua Emas di Kejurnas 2026
Film dan Musik

Buktikan Keseriusan di Dunia Wushu, Kris Dayanti Borong Dua Emas di Kejurnas 2026

oleh Editor : Akula
27 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BAKTI SOSIAL: Fraser Residence Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan menyelenggarakan donor darah pada Senin (27/7/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Fraser Residence Sudirman Gelar Donor Darah

28 Juli 2026
Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera

Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera

28 Juli 2026
HUNIAN KOMERSIAL: Kantor Marketing Gallery Modernland Cilejit, Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten. (FOTO: DOKUMEN KORAN INDOPOS.COM)

Respons Tuntutan Konsumen, Marcom Modernland Siapkan Tim Legal

28 Juli 2026
Geely Coolray Tunjukkan Performa di Sirkuit Mandalika, Siap Ramaikan Segmen SUV Kompak Sporty

Geely Coolray Tunjukkan Performa di Sirkuit Mandalika, Siap Ramaikan Segmen SUV Kompak Sporty

28 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4091 shares
    Share 1636 Tweet 1023
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya