Rabu, 27 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Pelibatan TNI dalam Penanganan Begal Tuai Perdebatan, Kemhan Jelaskan Dasarnya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
27 Mei 2026
in Nasional
A A
0
Pelibatan TNI dalam Penanganan Begal Tuai Perdebatan, Kemhan Jelaskan Dasarnya

Foto: dok. antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pelibatan prajurit Tentara Nasional Indonesia dalam patroli penanganan begal belakangan memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Pemerintah menilai langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat rasa aman warga, sementara sejumlah pengamat dan kelompok masyarakat sipil menilai penanganan kriminal jalanan tetap menjadi ranah utama kepolisian.

Perdebatan tersebut mencuat setelah muncul patroli gabungan dan pengerahan personel TNI di sejumlah wilayah untuk membantu pengamanan dari aksi kriminalitas jalanan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa penegakan hukum tetap menjadi tugas utama Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Namun, menurut Rico, TNI dapat membantu pemerintah daerah dan Polri dalam konteks Operasi Militer Selain Perang (OMSP) apabila situasi keamanan membutuhkan penguatan kehadiran negara di lapangan.

Artikel Terkait

Dies Natalis ke-12 Jadi Momen i3L Perluas Peran di Dunia Pendidikan dan Riset

Forum Jupnas Gizi Minta Masyarakat Waspada Penawaran Dapur SPPG, Dukung Hotline SAGI 127

Bappenas Siap Dukung Penuh Grand Design Vokasi dan Perlindungan Kementerian P2MI

“Dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, terutama ketika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat memerlukan penguatan kehadiran negara di lapangan,” ujar Rico, Selasa (26/5/2026).

Menurut Rico, keterlibatan TNI di wilayah Kodam Jaya diarahkan untuk patroli bersama, dukungan kewilayahan, dan memperkuat efek pencegahan agar masyarakat merasa lebih aman.

Pemerintah menilai kehadiran aparat gabungan di lapangan diharapkan mampu menekan potensi kriminalitas jalanan, termasuk aksi begal yang beberapa waktu terakhir menjadi perhatian publik.

Selain itu, Kemhan juga menyebut arahan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terkait pembentukan Batalyon Teritorial diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku,” kata Rico.

Meski demikian, pelibatan TNI dalam penanganan kriminal sipil menuai perhatian dari sejumlah pengamat keamanan dan organisasi bantuan hukum.

Beberapa pihak menilai pengamanan kriminalitas jalanan seperti begal seharusnya tetap berada di bawah kewenangan kepolisian agar tidak terjadi tumpang tindih fungsi keamanan.

LBH Jakarta bahkan sebelumnya mengingatkan potensi risiko represif apabila pelibatan aparat militer tidak diatur secara jelas dan terukur.

Sementara itu, Markas Besar TNI menegaskan bahwa tidak ada instruksi khusus dari Panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal secara langsung, namun TNI tetap siap membantu sesuai kebutuhan dan koordinasi dengan Polri.

Meningkatnya perhatian terhadap keamanan jalanan membuat pemerintah berupaya memperkuat sinergi antar aparat keamanan demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Namun di sisi lain, diskusi mengenai batas kewenangan antara aparat militer dan kepolisian juga kembali menjadi sorotan dalam menjaga keseimbangan sistem keamanan sipil di Indonesia.(dhil)

Topik: BegalTNI

TerkaitBerita

Dies Natalis ke-12 Jadi Momen i3L Perluas Peran di Dunia Pendidikan dan Riset
Nasional

Dies Natalis ke-12 Jadi Momen i3L Perluas Peran di Dunia Pendidikan dan Riset

oleh Editor : Akula
27 Mei 2026
Forum Jupnas Gizi Minta Masyarakat Waspada Penawaran Dapur SPPG, Dukung Hotline SAGI 127
Nasional

Forum Jupnas Gizi Minta Masyarakat Waspada Penawaran Dapur SPPG, Dukung Hotline SAGI 127

oleh Editor : Akula
26 Mei 2026
Bappenas Siap Dukung Penuh Grand Design Vokasi dan Perlindungan Kementerian P2MI
Nasional

Bappenas Siap Dukung Penuh Grand Design Vokasi dan Perlindungan Kementerian P2MI

oleh Editor : Doe
26 Mei 2026
Pemerintah dan DPR Sepakati Rp100,1 Triliun untuk Pulihkan Sumatera Pascabencana
Nasional

Pemerintah dan DPR Sepakati Rp100,1 Triliun untuk Pulihkan Sumatera Pascabencana

oleh Editor : Affandy
26 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Hidden Paradise di Tengah Kota, Hotel Surabaya Hadirkan Pantai Pasir Putih di Rooftop Lantai 28

Hidden Paradise di Tengah Kota, Hotel Surabaya Hadirkan Pantai Pasir Putih di Rooftop Lantai 28

27 Mei 2026
Daging Kurban Perlu Dicuci atau Tidak? Pakar UGM Beri Penjelasan dan Tips Mengolah Agar Empuk

Daging Kurban Perlu Dicuci atau Tidak? Pakar UGM Beri Penjelasan dan Tips Mengolah Agar Empuk

27 Mei 2026
Cerita Penumpang KRL Terjebak 1,5 Jam di Stasiun Duri, Gagal Temani Anak Takbiran

Cerita Penumpang KRL Terjebak 1,5 Jam di Stasiun Duri, Gagal Temani Anak Takbiran

27 Mei 2026
Klinik Yasmin

Gangguan Kesuburan Meningkat, Teknologi Fertilitas Kian Dibutuhkan Masyarakat

27 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3265 shares
    Share 1306 Tweet 816
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    377 shares
    Share 151 Tweet 94
  • Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Heboh “Pocong” di Cipondoh Tangerang Dipastikan Hoax, Warga Sempat Patroli Malam

    309 shares
    Share 124 Tweet 77
  • PSSI Segera Jual Tiket FIFA Matchday 2026

    309 shares
    Share 124 Tweet 77
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya