Kamis, 4 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

Foto: ilustrasi getty images

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Penyakit katup jantung masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius di Indonesia. Selain kasus Penyakit Jantung Rematik (PJR) yang masih cukup banyak ditemukan, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia juga menyebabkan kasus penyakit katup jantung degeneratif terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.

Penyakit katup jantung terjadi ketika salah satu atau lebih katup pada jantung mengalami kerusakan atau gangguan fungsi. Padahal, katup jantung memiliki peran penting dalam mengatur aliran darah agar bergerak ke arah yang benar dan pada waktu yang tepat di dalam organ vital tersebut.

Apabila fungsi katup terganggu, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Antonia Anna Lukito, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi peningkatan kasus penyakit katup jantung degeneratif yang berkaitan dengan proses penuaan.

Artikel Terkait

Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Sebut Pergantian Kabinet Hak Presiden

Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik

Dokter Onkologi Tegaskan Semprot Parfum di Leher Tidak Menyebabkan Kanker Tiroid

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah masih banyak kasus yang tidak terdiagnosis sejak dini. Gejala penyakit katup jantung sering kali berkembang secara perlahan sehingga kerap dianggap sebagai bagian dari proses penuaan biasa atau kondisi kesehatan lainnya.

Padahal, keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan kerusakan jantung yang semakin berat dan menurunkan kualitas hidup pasien.

Penderita penyakit katup jantung dapat mengalami berbagai gejala, di antaranya:

  • Sesak napas saat beraktivitas maupun saat beristirahat
  • Mudah lelah
  • Nyeri dada
  • Jantung berdebar tidak teratur
  • Pusing atau bahkan pingsan
  • Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki

Karena gejala tersebut juga dapat ditemukan pada berbagai penyakit lain, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan penyebabnya.

Di negara berkembang seperti Indonesia, penyakit katup jantung tidak hanya disebabkan oleh faktor usia. Penyakit Jantung Rematik masih menjadi salah satu penyebab utama kerusakan katup jantung.

PJR merupakan komplikasi dari infeksi bakteri streptokokus yang tidak tertangani dengan baik. Peradangan yang terjadi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada katup jantung dan memengaruhi fungsi organ tersebut dalam jangka panjang.

Meski angka kejadian penyakit ini telah menurun dibanding beberapa dekade lalu, kasusnya masih ditemukan di berbagai daerah.

Perkembangan teknologi kedokteran kini menghadirkan pilihan terapi yang lebih minim invasif bagi pasien penyakit katup jantung.

Dua teknologi yang mulai banyak digunakan adalah Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) dan MitraClip.

TAVI memungkinkan penggantian katup aorta tanpa perlu operasi jantung terbuka. Prosedur ini dilakukan melalui pembuluh darah menggunakan kateter sehingga risiko operasi dapat diminimalkan, terutama bagi pasien lanjut usia atau mereka yang memiliki risiko bedah tinggi.

Sementara itu, MitraClip digunakan untuk memperbaiki katup mitral yang mengalami kebocoran tanpa harus melakukan operasi besar. Teknologi ini membantu meningkatkan fungsi jantung sekaligus mengurangi gejala yang dialami pasien.

Para ahli menekankan bahwa deteksi dini menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan penyakit katup jantung. Pemeriksaan rutin, terutama bagi kelompok berisiko seperti lansia dan penderita penyakit jantung, dapat membantu menemukan gangguan sejak tahap awal.

Selain itu, peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala penyakit katup jantung juga diperlukan agar pasien tidak terlambat mencari pertolongan medis.

Dengan dukungan teknologi medis modern, tenaga kesehatan yang kompeten, serta kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, angka komplikasi akibat penyakit katup jantung di Indonesia diharapkan dapat ditekan sehingga kualitas hidup pasien menjadi lebih baik.(dhil)

Topik: katup jantung

TerkaitBerita

Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Sebut Pergantian Kabinet Hak Presiden
Kesehatan

Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Sebut Pergantian Kabinet Hak Presiden

oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026
Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik
Kesehatan

Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik

oleh Editor : Affandy
2 Juni 2026
Dokter Onkologi Tegaskan Semprot Parfum di Leher Tidak Menyebabkan Kanker Tiroid
Kesehatan

Dokter Onkologi Tegaskan Semprot Parfum di Leher Tidak Menyebabkan Kanker Tiroid

oleh Editor : Affandy
1 Juni 2026
CEK KESEHATAN: Apoteker Alifia Maya Fatmawati (tengah) mengecek tekanan darah salah seorang peserta bakti sosial cek gula darah gratis dalam rangkaian grand opening Apotek GWS Farma di Jalan Raden Fatah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Banten pada Minggu (31/5/2026) malam. (FOTO: UNSIYAH SANGIDAH/KORANINDOPOS.COM)
Kesehatan

Puluhan Warga Antusias Ikuti Cek Gula Darah Gratis

oleh Editor : Memoarto
1 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

4 Juni 2026
Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

4 Juni 2026
Indonesia Open 2026: Ana/Trias dan Rachel/Febi Melaju ke Perempatfinal Setelah Pertarungan Tiga Gim

Indonesia Open 2026: Ana/Trias dan Rachel/Febi Melaju ke Perempatfinal Setelah Pertarungan Tiga Gim

4 Juni 2026
Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”

Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”

4 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3391 shares
    Share 1356 Tweet 848
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya