Koranindopos.com – JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah mobil terjadi di Jalan Terusan Bandengan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (24/6/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor berinisial R meninggal dunia, sementara penumpangnya yang berinisial MDF mengalami luka-luka.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.35 WIB di Jalan Terusan Bandengan arah barat menuju Teluk Gong, tepatnya di depan Rumah Makan Karyo Bundo.
“Tempat kejadian perkara di Jalan Terusan Bandengan arah barat (Teluk Gong) di depan Rumah Makan Karyo Bundo,” ujar Edy dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Jembatan Tiga menuju Teluk Gong. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak sebuah mobil Hyundai Palisade yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.
“Setibanya di depan RM Karyo Bundo, sepeda motor menabrak kendaraan Hyundai Palisade yang dikendarai AS dan sedang berhenti di sisi sebelah kiri jalan,” kata Edy.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan analisis di lokasi kejadian untuk mengetahui faktor yang menyebabkan pengendara motor kehilangan kendali hingga menabrak kendaraan yang sedang berhenti.
“Masih penyelidikan,” ujar Edy saat ditanya mengenai penyebab tabrakan tersebut.
Akibat benturan keras, pengendara motor mengalami luka serius dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Duta Indah untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
Sementara itu, MDF yang merupakan penumpang sepeda motor mengalami luka memar dan lecet pada bagian kaki kiri. Korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit yang sama.
“MDF mengalami luka di bagian kaki kiri memar dan lecet. Berobat di RS Duta Indah,” jelas Edy.
Polisi masih mendalami seluruh aspek yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut, termasuk kondisi kendaraan, situasi lalu lintas saat kejadian, serta kemungkinan faktor manusia yang berperan dalam insiden tersebut.
“Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan konsentrasi saat berkendara, terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat lalu lintas yang padat. Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan kendaraan, serta mematuhi aturan berkendara guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.(dhil/kmps)










