JAKARTA, koranindopos.com – Ajang balap mobil listrik Formula E atau Jakarta E-Prix akan berlangsung 4 Juni 2022 di Jakarta. Mobil-mobil yang akan digunakan berlaga di sirkuit Ancol tersebut sudah tiba di Jakarta secara bertahap mulai Minggu (23/5) hingga Selasa (25/5) dan ditempatkan di Jakarta International Stadium (JIS).
Namun, untuk menunjukan wujud mobil yang akan digunakan balapan, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama Organizing Committee Jakarta E-Prix melakukan unboxing replika mobil balap Formula E di Velodrome, Jakarta Timur, pada Kamis (26/5).
Chairman Organizing Committee Jakarta E-Prix 2022 Ahmad Sahroni menuturkan, replika mobil tersebut sama tipenya dengan mobil listrik yang akan berlaga pada 4 Juni mendatang. ”Ini adalah contoh dari pada mobil Formula E yang akan berlaga pada 4 Juni mendatang. Ini akan kami sajikan juga untuk masyarakat bisa melihat nanti, semoga perizinannya cepat selesai dan berharap Sabtu atau Minggu bisa dilihat oleh khalayak banyak agar mengetahui mobil Formula E,” ujarnya. Mereka berencana memamerkan mobil tersebut di Bunderan Hotel Indonesia (BHI).
Sahroni menyebutkan, spesifikasi mobil tersebut tidak jauh berbeda dengan yang berlaga di Sirkuit Ancol nantinya. ”Sebenarnya sama, cuman dia beda diffuser dari sistem teknologi anginnya saja dari generasi pertama, kedua. Sama seperti Formula 1 itu dia punya konsep teknologi anginnya saja yang jadi berbeda,” ujarnya.
Menurutnya, mobil listrik tersebut tidak lagi bisa mengaspal di sirkuit Formula E. Makanya, mereka akan menjadikan menjadikan Mockup untuk bisa dilihat oleh masyarakat luas. Sementara untuk kecepatan, mobil listrik generasi (Gen) 2 tersebut memiliki kecepatan yang cukup tinggi. ”Kecepatannya ya kencang. Cuma kita kan punya trek terbatas, untuk kecepatan bisa di atas 240 kilometer per jam,” jelasnya.
Tidak hanya menunjukkan replika mobil yang akan berlaga di Ancol, Sahroni juga menyampaikan bahwa semua tiket untuk kursi di dalam sirkuit hampir sold out. ”Yang pasti tiket di dalam sirkuit semua sold out, tinggal Royal Suit (tiket VVIP yang harganya Rp 10 juta, Red), tersisa empat kursi yang tersedia di website,” terangnya. Sekedar informasi, tiket yang di dalam sirkuit ada VIP, VVIP, Grandstand, dan Circuit Festival. Selain di luar sirkuit, mereka juga menjual tiket, yakni Ancol Festival. Dari data mereka, dari 30 ribu tiket Ancol Festival, yang terjual baru sekitar 45 persen.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto menuturkan, mobil tersebut merupakan Gen 2. ”Ini jenis mobil listrik yang dipakai untuk ajang Formula E. Jadi, mobil listrik ada Gen 1, 2, dan Gen 3. Gen 3 akan dipakai 2023, yang ini dipakai tahun ini, termasuk kota-kota lainnya yang tahun ini ada ajang Formula E,” terangnya.
Masih di lokasi yang sama, Head of Technical Operations FEO Barry Mortimer menuturkan hal senada bahwa mobil tersebut merupakan replika sebenarnya. Mereka memang menyiapkan mobil untuk ”show car” ke negara-negara yang menjadi tuan rumah Formula E. Lantaran hanya untuk pertunjukan, mobil tersebut sama sekali tidak pernah digunakan oleh pebalap siapapun. (wyu/mmr)










