Koranindopos.com – JAKARTA – Seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam galian proyek di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat (26/6/2026) pagi. Beruntung, pengendara hanya mengalami luka ringan meski sempat terjatuh ke area proyek yang sedang dikerjakan.
Seorang saksi mata bernama Wahid (30) menduga pengendara berada di bawah pengaruh alkohol saat insiden terjadi. Dugaan itu muncul setelah dirinya membantu korban sesaat setelah kecelakaan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di salah satu titik proyek galian di Jalan Daan Mogot.
Wahid yang berada di lokasi mengatakan, pengendara motor tiba-tiba masuk ke area galian proyek hingga akhirnya terperosok ke dalam lubang.
“Pokoknya intinya sudah jatuh, terus dia debat dengan si pengemudi sama kulinya itu,” ujar Wahid saat ditemui di lokasi, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, setelah berhasil keluar dari galian, pengendara yang merupakan seorang pria sempat terlibat adu argumen dengan para pekerja proyek. Perdebatan tersebut dipicu oleh insiden kecelakaan yang baru saja terjadi.
Untuk menghindari kemacetan dan keributan yang lebih besar di lokasi, permasalahan kemudian dibawa ke pos polisi terdekat.
“Langsung dibawa ke Pospol biar diselesaikan di sana,” kata Wahid.
Wahid mengaku sempat membantu korban setelah kecelakaan. Saat itulah ia mencium aroma alkohol yang cukup kuat dari tubuh pengendara.
“Kayaknya lagi bau alkohol. Sempat nyium bau alkohol pas bantuin,” ungkapnya.
Meski demikian, dugaan tersebut merupakan pengamatan saksi di lokasi. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai kondisi pengendara ataupun hasil pemeriksaan terkait dugaan pengaruh alkohol.
Akibat terjatuh ke dalam galian proyek, pengendara dilaporkan hanya mengalami luka lecet dan tidak mengalami cedera serius.
Wahid menuturkan, korban masih dapat berkomunikasi setelah kejadian dan kemudian dibawa ke pos polisi untuk menyelesaikan persoalan bersama pihak proyek.
Menurut Wahid, lokasi proyek sebenarnya telah dilengkapi berbagai rambu peringatan guna mengantisipasi kecelakaan. Selain papan penanda adanya galian, petugas proyek juga berjaga untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar area pekerjaan.
“Ada, tetap ada (rambu peringatan). Kalau untuk pekerja itu tetap ada peringatan. Orang ada yang atur jalan juga kok,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab pengendara bisa masuk ke area proyek hingga akhirnya terjatuh ke dalam galian.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut maupun hasil penanganan terhadap pengendara. Aparat masih mendalami kronologi kejadian untuk memastikan faktor yang menyebabkan sepeda motor terperosok ke area proyek di Jalan Daan Mogot tersebut.(Dhil/kmps)










