Koranindopos.com – JAKARTA – Dunia pendidikan tinggi Indonesia kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Sampoerna University resmi menjadi universitas pertama di Indonesia sekaligus satu-satunya di Asia Tenggara yang memperoleh akreditasi institusional dari New England Commission of Higher Education (NECHE), lembaga akreditasi pendidikan tinggi asal Amerika Serikat yang juga mengakreditasi sejumlah universitas ternama dunia seperti Harvard University, Yale University, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan pendidikan tinggi nasional karena membuka akses bagi mahasiswa Indonesia untuk memperoleh pendidikan sarjana berstandar internasional tanpa harus menempuh studi di luar negeri.
Dengan akreditasi institusional NECHE, mahasiswa kini dapat menyelesaikan pendidikan selama empat tahun di Jakarta dengan standar mutu yang diakui secara global. Selain memberikan kualitas pendidikan yang setara dengan perguruan tinggi berakreditasi di Amerika Serikat, pilihan ini juga dinilai lebih efisien dari sisi biaya dibandingkan harus melanjutkan studi ke luar negeri.
Presiden Sampoerna University, Dr. Marshall Schott, mengatakan keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi institusinya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia.
Menurutnya, bergabungnya Indonesia ke dalam kelompok negara yang memiliki universitas dengan akreditasi institusional NECHE menunjukkan bahwa sistem pendidikan tinggi nasional semakin mampu memenuhi standar akademik internasional.
“Dengan pencapaian ini, Indonesia bergabung bersama sembilan negara lain yang memiliki universitas berakreditasi institusional NECHE. Ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendidikan tinggi yang memenuhi standar global,” ujarnya.
Keberhasilan Sampoerna University juga mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.
Ia menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan memperoleh akreditasi internasional membuktikan bahwa perguruan tinggi nasional mampu membangun tata kelola, sistem pembelajaran, dan penjaminan mutu yang selaras dengan standar global.
Brian berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk terus melakukan transformasi dalam meningkatkan kualitas akademik, memperkuat riset dan inovasi, serta memperluas kolaborasi internasional.
Berbeda dengan skema kerja sama pendidikan seperti program twinning atau double degree yang bergantung pada universitas mitra di luar negeri, akreditasi NECHE diberikan langsung kepada Sampoerna University sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi.
Artinya, seluruh proses akademik, tata kelola, hingga kualitas pendidikan yang diterapkan universitas telah dievaluasi berdasarkan standar institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat.
Dengan demikian, setiap ijazah yang diterbitkan Sampoerna University memperoleh pengakuan berdasarkan kualitas institusi itu sendiri, bukan semata-mata karena afiliasi dengan universitas luar negeri.
Status akreditasi institusional internasional tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun lulusan. Selain meningkatkan daya saing di dunia kerja, pengakuan internasional juga membuka peluang lebih luas bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktor di berbagai universitas dunia.
Di sisi lain, pencapaian ini turut memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi global sebagai negara yang mampu menghadirkan institusi pendidikan dengan standar internasional.
Keberhasilan meraih akreditasi NECHE bukanlah proses yang instan. Tahapan tersebut telah dimulai sejak 2021 ketika Sampoerna University dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti proses akreditasi.
Selama beberapa tahun, universitas menjalani serangkaian evaluasi menyeluruh yang mencakup asesmen akademik, kunjungan lapangan, penilaian terhadap kualitas dosen, fasilitas kampus, sistem pembelajaran, layanan kemahasiswaan, hingga tata kelola institusi.
Dalam proses tersebut, Sampoerna University berhasil memenuhi lima standar utama NECHE, yakni tata kelola institusi, kualitas akademik, capaian pembelajaran mahasiswa, efektivitas organisasi, serta integritas dan transparansi.
Keberhasilan memenuhi seluruh indikator tersebut menjadi bukti komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan berkualitas global tanpa mengabaikan kepatuhan terhadap regulasi pendidikan tinggi yang berlaku di Indonesia.
Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi berstandar dunia kini semakin mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Sampoerna University, keberhasilan tersebut juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak perguruan tinggi nasional untuk meningkatkan kualitas dan daya saing di tingkat internasional.(dhil)










