Rabu, 8 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

DTKJ Usul Tarif TJ Berlangganan Rp 200 Ribu Per Bulan

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
7 Juli 2026
in Megapolitan
A A
0
TRANSPORTASI UMUM: Armada Transjakarta parkir di area Monas, Gambir, Jakarta Pusat. (Foto Ilustrasi: Jakarta Smart City)

TRANSPORTASI UMUM: Armada Transjakarta parkir di area Monas, Gambir, Jakarta Pusat. (Foto Ilustrasi: Jakarta Smart City)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA-Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Sugihardjo mengusulkan penyesuaian tarif transportasi umum di Jakarta. Khususnya, Transjakarta dan moda pendukungnya yakni Mikrotrans. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan pemberlakuan tarif berlangganan bus Transjakarta sebesar Rp 200.000 per bulan agar ongkos pekerja yang menggunakan angkutan umum setiap hari menjadi lebih terjangkau. “Kita mendorong tarif langganan. Kan di luar negeri banyak tuh langganan,” kata Sugihardjo seusai pelantikan pengurus DTKJ periode 2026-2029 di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (3/7/2026) pekan lalu dikutip dari Antara.

Skema tersebut diusulkan bersamaan dengan rencana penyesuaian tarif reguler Transjakarta menjadi Rp5.000 untuk layanan BRT, non-BRT, dan mikrotrans yang terintegrasi. Dengan skema tersebut, dia bilang, pengguna akan memperoleh potongan biaya dibandingkan jika membayar tarif harian. Perhitungan tarif langganan didasarkan pada asumsi pengguna melakukan perjalanan pulang pergi selama 25 hari kerja dalam sebulan. “Jadi kalau orang yang bekerja hitungannya sehari sebulan 25 hari kerja. Itu tarifnya mestinya kalau Rp 5.000 berangkat, Rp 5.000 pulang, udah Rp 10.000. Kan jadi kali 25 hari berapa? Rp 250.000,” kata Sugihardjo.

Dari perhitungan tersebut, DTKJ mengusulkan agar pengguna yang memilih paket langganan memperoleh diskon sebesar 20 persen. Menurutnya, skema langganan seperti ini telah diterapkan di sejumlah negara dan dinilai efektif untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum. Namun, ia mengatakan usulan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut.

Sebab, banyak masukan yang muncul agar tersedia pilihan paket langganan dengan durasi yang lebih singkat. “Saya bilang kalau untuk bulanan memang standarnya 25 (hari), tapi bagi mereka yang enggak sampai segitu dari masukan itu dan barangkali ada wisatawan kita mengenalkan juga tarif nanti yang kita usulkan untuk langganannya seminggu atau dua minggu supaya lebih murah,” katanya.

Artikel Terkait

Pencurian Pagar Besi di Kolong Flyover Kampung Melayu Terjadi Dua Kali, Satpol PP Perketat Pengamanan

Karyawan Toko Padel di Jaksel Disekap Tiga Hari di Dua Lokasi, Polisi Tetapkan Empat Rekan Kerja Jadi Tersangka

Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Narkoba di Jakarta Barat dan Tangerang, Tiga Tersangka Ditangkap

Terkait penyesuaian tarif, menurut Sugihardjo, berdasarkan kajian tarif tunggal layanan transportasi umum dalam Jakarta disesuaikan jadi Rp 5.000, sementara Mikrotrans tak lagi gratis melainkan diberi tarif Rp 2.000. Dia menyebut kajian itu juga telah dibahas melalui dialog publik bersama berbagai pihak. Ia menjelaskan tarif tersebut akan berlaku untuk layanan TransJakarta yang terintegrasi dengan mikrotrans, BRT, maupun non-BRT.

Kendati demikian, Sugihardjo menegaskan usulan tarif langganan masih menjadi bagian dari kajian DTKJ terkait penyederhanaan tarif transportasi umum di Jakarta. “Besarannya untuk yang dalam kota Jakarta kita mengusulkan Rp 5.000,” kata Sugihardjo.

Menurut dia, meski tarif BRT naik dari Rp 3.500 menjadi Rp 5.000, masyarakat yang sebelumnya harus membayar lebih saat berpindah layanan justru akan diuntungkan. “Kalau misalnya selama ini Rp 3.500 naik BRT terus nyambungnya enggak ke BRT, ke non-BRT, berarti nambahnya berapa? Rp 3.500 dua kali kan, jadi Rp 7.000. Kalau sekarang dengan Rp 5.000 naik apa turun ongkosnya?” papar Sugihardjo.

Sementara itu, untuk mikrotrans yang selama ini gratis, Sugihardjo mengatakan pihaknya mengusulkan agar diubah jadi diberi tarif Rp 2.000. “Kalau hanya untuk jarak dekat hanya naik Mikrotrans itu tarifnya Rp2.000. Kita mengusulkan Rp2.000,” kata Sugihardjo.

Selama ini, mikrotrans atau sebelumnya dikenal juga dengan sebutan Jaklingko itu tidak dikenakan biaya alias Rp0. Namun, penumpang tetap wajib menempelkan (tap-in/tap-out) kartu uang elektronik pada mesin dalam armada. Satu kartu berlaku untuk satu penumpang, dan jumlah penumpang pun dibatasi kuota kursi.

Menurut Sugihardjo, selama layanan angkutan pengumpan Transjakarta itu masih gratis, terdapat kemungkinan jumlah penumpang yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, usulan tarif tersebut bertujuan agar data jumlah penumpang Mikrotrans lebih akurat sekaligus mencegah potensi manipulasi data penumpang.

“Selama ini dalam kontrak antara Transjakarta dan operator ada target untuk kilometer tempuh, ada target untuk jumlah penumpang. Nah kaitan dengan ini waktu gratis. Misalnya jumlah penumpangnya kurang, kalau saya jadi operator, ‘Agar target tidak kena potong, saya tapping sendiri saja supaya target terpenuhi’,” klaimnya. Ia menilai, jika setiap penumpang dikenai tarif Rp 2.000, praktik tersebut akan sulit dilakukan karena setiap transaksi harus dibayar sehingga data penumpang menjadi lebih riil. (cnni/mmr)

 

TerkaitBerita

Pencurian Pagar Besi di Kolong Flyover Kampung Melayu Terjadi Dua Kali, Satpol PP Perketat Pengamanan
Megapolitan

Pencurian Pagar Besi di Kolong Flyover Kampung Melayu Terjadi Dua Kali, Satpol PP Perketat Pengamanan

oleh Editor : Affandy
8 Juli 2026
Karyawan Toko Padel di Jaksel Disekap Tiga Hari di Dua Lokasi, Polisi Tetapkan Empat Rekan Kerja Jadi Tersangka
Megapolitan

Karyawan Toko Padel di Jaksel Disekap Tiga Hari di Dua Lokasi, Polisi Tetapkan Empat Rekan Kerja Jadi Tersangka

oleh Editor : Affandy
7 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Narkoba di Jakarta Barat dan Tangerang, Tiga Tersangka Ditangkap
Megapolitan

Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Narkoba di Jakarta Barat dan Tangerang, Tiga Tersangka Ditangkap

oleh Editor : Affandy
6 Juli 2026
Kebakaran Rumah di Palmerah, 100 Personel Damkar Dikerahkan Jinakkan Api
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Palmerah, 100 Personel Damkar Dikerahkan Jinakkan Api

oleh Editor : Affandy
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Perbaikan Sistem dan Pendidikan Integritas untuk Cegah Kecurangan SPMB 2026

7 Juli 2026
​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik

​Dodhy Kangen Band Bentuk Grup Baru ‘Setengah 12’, Siapkan Skoci Musik Bareng Vokalis Cantik

8 Juli 2026
​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos

​Gebrakan 28 Tahun Padi Reborn Boyong Magis Konser 360 Derajat ke Layar Bioskop dengan Dolby Atmos

8 Juli 2026
BYD Song L GT Kembali Tertangkap Uji Jalan, Fastback Crossover Listrik Siap Tampil Lebih Sporty

BYD Song L GT Kembali Tertangkap Uji Jalan, Fastback Crossover Listrik Siap Tampil Lebih Sporty

8 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3758 shares
    Share 1503 Tweet 940
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Daihatsu Ayla, City Car LCGC Favorit yang Irit BBM dan Ramah di Kantong

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya