Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 September 2026
in Kesehatan
A A
0
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS

Foto: dok. antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia diputuskan untuk ditutup sementara karena belum melakukan pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar higiene dan sanitasi merupakan persyaratan mutlak dalam penyelenggaraan dapur MBG.

“Sebagaimana publik ketahui, syarat SLHS, sertifikasi laik higiene, dan sanitasi menjadi satu syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis,” ujar Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, dikutip dari laman resmi BGN, Selasa (8/9/2026).

Sudaryono mengatakan BGN terus melakukan penyisiran dan verifikasi terhadap puluhan ribu dapur SPPG yang menjadi bagian dari program MBG.

Artikel Terkait

Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut

Masker Dibasahi Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Paru Ungkap Faktanya

Lawan Kanker Payudara, HMI Medical Group dan Lovepink Kampanyekan Deteksi Dini Lewat Pink Pulse Run 2026

Dari total awal 27.485 dapur, BGN melakukan penyisiran sehingga jumlah penetapan sementara menjadi 27.022 dapur.

Berdasarkan pembaruan data hasil koordinasi dengan Kementerian Kesehatan per 7 September 2026 pukul 17.00 WIB, ditemukan 1.999 dapur SPPG yang belum melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan setempat.

Sudaryono menekankan bahwa persoalan tersebut bukan karena dapur telah mendaftarkan SLHS tetapi belum memenuhi persyaratan. Sebanyak 1.999 dapur tersebut disebut bahkan belum melakukan pendaftaran sama sekali.

“Dapur-dapur sebanyak 1.999 ini tidak melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan masing-masing. Artinya, bukan mendaftar lalu syaratnya tidak dipenuhi, melainkan tidak melakukan pendaftaran sama sekali,” tegas Sudaryono.

BGN membagi 1.999 dapur SPPG yang ditutup sementara tersebut ke dalam tiga wilayah.

Rinciannya sebagai berikut:

Wilayah Jumlah Dapur SPPG
Wilayah 1 351
Wilayah 2 1.417
Wilayah 3 231
Total 1.999

Wilayah 2 menjadi daerah dengan jumlah dapur SPPG yang paling banyak terkena penutupan sementara, yakni mencapai 1.417 dapur.

Sudaryono menyatakan keputusan tersebut berlaku mulai Selasa (8/9/2026). Dapur-dapur yang ditutup selanjutnya akan menjalani proses investigasi.

“Pada hari ini saya nyatakan 1.999 dapur SPPG ini saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi,” pungkasnya.

Penutupan sementara tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.

Kepatuhan terhadap persyaratan higiene dan sanitasi dinilai penting karena dapur SPPG menjadi tempat pengolahan makanan yang nantinya dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

Melalui investigasi terhadap 1.999 dapur tersebut, BGN ingin memastikan setiap unit pelayanan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebelum kembali menjalankan kegiatan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen BGN untuk menjaga kualitas makanan, keamanan gizi, serta keselamatan penerima manfaat program MBG.

Dengan adanya penutupan sementara ini, BGN menegaskan bahwa persyaratan SLHS bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan bagian penting dari standar penyelenggaraan dapur MBG yang harus dipenuhi.(dhil/dtk)

Topik: BGNMBG

TerkaitBerita

Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut
Kesehatan

Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Masker Dibasahi Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Paru Ungkap Faktanya
Kesehatan

Masker Dibasahi Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Paru Ungkap Faktanya

oleh Editor : Affandy
7 September 2026
Lawan Kanker Payudara, HMI Medical Group dan Lovepink Kampanyekan Deteksi Dini Lewat Pink Pulse Run 2026
Kesehatan

Lawan Kanker Payudara, HMI Medical Group dan Lovepink Kampanyekan Deteksi Dini Lewat Pink Pulse Run 2026

oleh Editor : Akula
6 September 2026
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Sequis Life Hadirkan Sequis Signature Services
Kesehatan

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Sequis Life Hadirkan Sequis Signature Services

oleh Editor : Affandy
5 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

9 September 2026

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya