Selasa, 29 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Universitas Brawijaya Ubah Eceng Gondok DAS Brantas Jadi Probiotik dan Ecoenzyme

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
28 September 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Universitas Brawijaya Ubah Eceng Gondok DAS Brantas Jadi Probiotik dan Ecoenzyme

Foto: dok. ub

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Universitas Brawijaya (UB) mengembangkan eceng gondok yang berasal dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas menjadi produk probiotik dan ecoenzyme. Inovasi tersebut dikembangkan melalui program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) JATIMPRO 2026.

Program tersebut menyasar pembudidaya ikan lele dan nila di Dusun Tanggung, Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Selain mengolah biomassa yang selama ini berpotensi menjadi persoalan lingkungan, program ini juga diarahkan untuk mendukung pengelolaan budidaya ikan.

Tim UB diketuai Muhammad Fakhri, PhD dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Ia bekerja bersama Prof Dr Eng Riyanto Haribowo, Dr I Made Dedi Mahariawan, Dr Nasrullah Bai Arifin, dan Pratama Diffi Samuel, M Ling.

Program tersebut juga melibatkan kolaborasi dengan Universitas Negeri Malang melalui Dr Otto Fajarianto serta Universitas Negeri Surabaya yang diwakili Arie Wardhono, PhD.

Artikel Terkait

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kisah Mahasiswa BINUS University Jalani Internship di Jepang, Belajar Adaptasi di Dunia Profesional

10 Negara dengan Skor Matematika PISA 2025 Tertinggi, Indonesia Posisi 78

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan eceng gondok dari DAS Brantas sebagai bahan organik yang dapat diolah melalui proses fermentasi.

Pendekatan ini dilakukan untuk mengubah biomassa yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan lingkungan menjadi produk yang memiliki nilai guna.

“Pendekatan yang kami kembangkan adalah bagaimana bahan organik yang sebelumnya dianggap sebagai masalah lingkungan dapat masuk kembali ke dalam siklus produksi. Eceng gondok dari DAS Brantas kami manfaatkan sebagai salah satu bahan untuk pengembangan produk fermentasi berupa probiotik dan ecoenzyme,” jelas Fakhri dalam laman Universitas Brawijaya.

Pembudidaya ikan mendapatkan pendampingan secara langsung, mulai dari persiapan bahan, formulasi, proses fermentasi, pengukuran pH, hingga penyimpanan dan kontrol mutu sederhana.

Menurut Fakhri, transfer teknologi kepada masyarakat perlu disertai dengan praktik langsung agar teknologi yang diperkenalkan dapat diterapkan secara mandiri.

“Target kami adalah pembudidaya memahami prosesnya sehingga mampu memproduksi, mengevaluasi kualitas secara sederhana, dan memanfaatkannya secara mandiri,” katanya.

Produk probiotik yang dikembangkan dapat dimanfaatkan untuk membantu proses penguraian bahan organik sekaligus mendukung pengelolaan kualitas air dalam kegiatan budidaya ikan.

Sementara itu, ecoenzyme dapat digunakan sebagai bahan pendukung sanitasi sarana, membantu mengurangi bau, serta mendukung pengelolaan lingkungan di sekitar kolam.

Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu pembudidaya menghadapi sejumlah persoalan dalam budidaya ikan lele dan nila, termasuk penumpukan sisa pakan dan feses, peningkatan kandungan bahan organik, serta perubahan kualitas air.

Fakhri mengatakan, pemanfaatan biomassa lokal menjadi produk bernilai guna dapat memberikan manfaat dari sisi lingkungan sekaligus ekonomi bagi masyarakat.

“Apabila biomassa lokal dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, masyarakat memperoleh keuntungan ekologis sekaligus ekonomis. Beban bahan organik dapat dikurangi, sementara hasil pengolahannya dapat mendukung pengelolaan budidaya,” ujarnya.

Tim UB berharap program PMKI JATIMPRO 2026 tidak hanya menghasilkan produk fermentasi, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal.

Melalui pelatihan tersebut, pembudidaya ikan diharapkan dapat memahami proses produksi, melakukan pemeriksaan kualitas secara sederhana, serta mengembangkan pemanfaatan produk sesuai kebutuhan budidaya.

Program ini juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antara konservasi lingkungan, pemanfaatan sumber daya lokal, inovasi teknologi, dan peningkatan kapasitas pembudidaya ikan.

Dengan demikian, eceng gondok dari DAS Brantas yang sebelumnya berpotensi menjadi masalah lingkungan dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku produk yang mendukung kegiatan budidaya ikan dan pengelolaan lingkungan di tingkat masyarakat.(dhil/dtk)

Topik: Universitas Brawijaya

TerkaitBerita

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker
Edukatif & Inspiratif

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
Kisah Mahasiswa BINUS University Jalani Internship di Jepang, Belajar Adaptasi di Dunia Profesional
Edukatif & Inspiratif

Kisah Mahasiswa BINUS University Jalani Internship di Jepang, Belajar Adaptasi di Dunia Profesional

oleh Editor : Affandy
25 September 2026
10 Negara dengan Skor Matematika PISA 2025 Tertinggi, Indonesia Posisi 78
Edukatif & Inspiratif

10 Negara dengan Skor Matematika PISA 2025 Tertinggi, Indonesia Posisi 78

oleh Editor : Affandy
23 September 2026
Jadwal Sesi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ada 4 Sesi Senin-Kamis
Edukatif & Inspiratif

Jadwal Sesi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ada 4 Sesi Senin-Kamis

oleh Editor : Affandy
22 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

29 September 2026
7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

29 September 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

29 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4793 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya