Jumat, 2 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Mengenal Smartphone Brain, Kebiasaan Main HP yang Bisa Ganggu Fokus hingga Tidur

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
in Kesehatan
A A
0
Mengenal Smartphone Brain, Kebiasaan Main HP yang Bisa Ganggu Fokus hingga Tidur

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Sulit fokus saat bekerja, tidur tidak nyenyak, atau sering mengalami sakit kepala setelah berjam-jam menatap layar ponsel? Kebiasaan menggunakan smartphone secara berlebihan disebut dapat berkaitan dengan sejumlah keluhan tersebut.

Belakangan, fenomena ini ramai disebut sebagai “smartphone brain”, meski istilah tersebut bukan diagnosis medis resmi. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan dampak kebiasaan penggunaan smartphone yang terlalu intens terhadap pola perhatian, tidur, dan aktivitas sehari-hari.

Smartphone kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengecek notifikasi begitu bangun tidur hingga scrolling media sosial sebelum tidur, ponsel kerap digunakan hampir sepanjang hari.

Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Yashoda Medicity India, Dr Gaurav Batra, mengatakan penggunaan layar atau screen time yang tidak terkontrol dapat memengaruhi konsentrasi, pola tidur, hingga kebiasaan sehari-hari.

Artikel Terkait

Kemenkes Pangkas Syarat SKP Dokter, dari 250 Jadi 160 dalam 5 Tahun

Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati

Wamenkes Ungkap Rencana Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang

“Kami sering menjumpai pasien yang mengeluhkan sulit konsentrasi, kualitas tidur buruk, hingga sakit kepala berulang, yang ternyata juga punya riwayat memakai ponsel berjam-jam setiap hari,” ujar Dr Batra, dikutip dari Hindustan Times.

Lantas, bagaimana kebiasaan menggunakan HP dalam waktu lama dapat berkaitan dengan gangguan konsentrasi, tidur, dan sakit kepala?

1. Membuat Fokus Mudah Terganggu

Salah satu pola penggunaan smartphone yang menjadi perhatian adalah task switching, yakni berpindah-pindah tugas dalam waktu singkat.

Sebagai contoh, seseorang sedang membalas email, kemudian terganggu notifikasi dan beralih membuka media sosial. Setelah beberapa saat, ia kembali mengerjakan pekerjaan sebelumnya.

Menurut Dr Batra, kebiasaan tersebut dapat membuat perhatian menjadi terfragmentasi atau terpecah.

“Seseorang mungkin mulai dengan membalas email, lalu terdistraksi notifikasi, lanjut membuka media sosial, baru kemudian kembali ke pekerjaan awal. Kebiasaan ini membuat perhatian terfragmentasi (terpecah-pecah),” jelasnya.

Paparan stimulasi yang terus-menerus, seperti notifikasi, video pendek, dan perubahan konten yang cepat, juga membuat seseorang terbiasa berpindah perhatian.

Dalam kondisi tersebut, aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dalam waktu lama, seperti belajar atau bekerja, dapat terasa lebih sulit dilakukan.

2. Mengganggu Kualitas Tidur

Kebiasaan membawa ponsel ke tempat tidur juga dapat membuat waktu tidur tertunda. Niat tidur pada pukul 22.00, misalnya, bisa berubah menjadi berjam-jam scrolling hingga larut malam.

Dr Batra mengatakan persoalan penggunaan ponsel sebelum tidur bukan hanya berkaitan dengan paparan cahaya dari layar. Konten yang dikonsumsi juga dapat membuat otak tetap aktif secara mental.

“HP membuat otak tetap terlibat secara mental, memicu kita menunda jam tidur, dan membentuk kebiasaan buruk untuk langsung memeriksa ponsel setiap kali terbangun di malam hari,” ujarnya.

Sejumlah penelitian juga menemukan adanya hubungan antara tambahan waktu penggunaan layar dan berkurangnya durasi tidur. Salah satu studi yang dikutip dalam laporan tersebut menyebut setiap tambahan satu jam screen time harian berpotensi mengurangi waktu tidur sekitar 3-5 menit.

3. Bisa Memicu Sakit Kepala

Sakit kepala dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti stres, kurang tidur, dehidrasi, hingga migrain. Namun, penggunaan smartphone dalam waktu lama juga dapat menambah faktor pemicu tertentu.

Saat menatap layar dalam durasi panjang, seseorang cenderung menundukkan kepala dan mempertahankan posisi leher dalam waktu lama. Kebiasaan tersebut sering disebut sebagai text neck.

Selain itu, pengguna smartphone juga cenderung lebih jarang berkedip ketika berkonsentrasi menatap layar. Kondisi tersebut dapat membuat mata terasa lelah.

Ketegangan pada otot leher dan bahu, mata lelah, paparan cahaya layar, serta postur tubuh yang kaku dapat berkontribusi terhadap munculnya sakit kepala tipe tegang atau tension headache.

Rasa lelah setelah menatap layar dalam waktu tertentu dapat terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Namun, apabila keluhan seperti sulit berkonsentrasi, tidur terganggu, dan sakit kepala muncul berulang serta berlangsung lebih dari dua minggu, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian.

Sebagai langkah awal, seseorang dapat mencoba mengurangi penggunaan smartphone yang tidak esensial selama dua minggu. Salah satunya dengan membatasi screen time di luar kebutuhan pekerjaan atau studi hingga maksimal dua jam per hari.

Kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur juga dapat dikurangi dengan berhenti menggunakan HP setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.

Jika keluhan tidak membaik setelah perubahan kebiasaan, pemeriksaan ke dokter dapat dilakukan untuk mencari penyebab lain yang mungkin mendasarinya.

Dr Batra juga mengingatkan agar sakit kepala yang sangat berat, semakin memburuk, atau disertai gangguan penglihatan, kelemahan tubuh, maupun gejala saraf lainnya tidak diabaikan.

Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.(dhil/dtk)

Topik: smartphone brain

TerkaitBerita

Kemenkes Pangkas Syarat SKP Dokter, dari 250 Jadi 160 dalam 5 Tahun
Kesehatan

Kemenkes Pangkas Syarat SKP Dokter, dari 250 Jadi 160 dalam 5 Tahun

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026
Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati
Kesehatan

Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati

oleh Editor : Akula
30 September 2026
Wamenkes Ungkap Rencana Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang
Kesehatan

Wamenkes Ungkap Rencana Sistem Rujukan BPJS Tak Lagi Berjenjang

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
Kesehatan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

oleh Editor : Akula
29 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Geely Resmikan Diler Pertama di Yogyakarta, Targetkan 80 Diler di Indonesia hingga Akhir 2026

Geely Resmikan Diler Pertama di Yogyakarta, Targetkan 80 Diler di Indonesia hingga Akhir 2026

2 Oktober 2026
Harga Minyak Dunia Naik hingga 4,4%, Dipicu Kabar Pengerahan Kapal Induk AS ke Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Naik hingga 4,4%, Dipicu Kabar Pengerahan Kapal Induk AS ke Timur Tengah

2 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp5.000 Jadi Rp2,576 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp5.000 Jadi Rp2,576 Juta per Gram

2 Oktober 2026
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL Resmi Hadir, Rayakan Kisah, Cinta, dan Arti Sebuah Rumah

HOME SWEET LOAN THE MUSICAL Resmi Hadir, Rayakan Kisah, Cinta, dan Arti Sebuah Rumah

1 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4833 shares
    Share 1933 Tweet 1208
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya