Senin, 5 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Editor : Akula oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
in Ekonomi
A A
0
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

keberadaan biodigester menjadi salah satu bagian dari upaya menangani sampah sejak dari sumbernya (Foto. Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Kebiasaan warga memilah sampah rumah tangga di Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, mengalami perubahan signifikan. Dari sebelumnya hanya sekitar 5 persen, tingkat pemilahan sampah kini disebut telah mendekati 90 persen setelah tersedia fasilitas pengolahan sampah organik berbasis biodigester.

Fasilitas tersebut mampu mengolah hingga 1,2 ton sampah per hari. Sampah organik yang berasal dari aktivitas dapur warga diproses menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak, sekaligus menghasilkan pupuk yang bisa digunakan dalam kegiatan urban farming.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Edy Mulyanto mengatakan, keberadaan biodigester menjadi salah satu bagian dari upaya menangani sampah sejak dari sumbernya. Menurut dia, fasilitas tersebut cukup relevan dengan kondisi Rusunawa Rorotan yang dihuni ratusan keluarga.

“Di Rusunawa Rorotan ini ada empat tower dengan sekitar 300 hingga 400 KK. Dengan estimasi timbunan sampah rata-rata, fasilitas biodigester berkapasitas pengolahan hingga 1,2 ton per hari ini akan sangat optimal menyerap sampah organik dari sisa olahan dapur warga,” kata Edy.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

Menurut Edy, tersedianya sarana pengolahan di tingkat lingkungan turut mendorong perubahan kebiasaan masyarakat. Warga menjadi lebih terbiasa memisahkan sampah sesuai jenisnya karena ada fasilitas yang dapat langsung mengolah sampah organik tersebut.

“Melalui kolaborasi dan penyediaan fasilitas seperti biodigester ini, tingkat pemilahan sampah rumah tangga warga di lokasi percontohan berhasil meningkat drastis dari yang sebelumnya hanya 5 persen kini mencapai hampir 90 persen,” tutur Edy.

Program ini menjadi perhatian Panitia Khusus Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Pansus CSR/TJSL) DPRD DKI Jakarta yang melakukan kunjungan kerja ke Rusunawa Rorotan, Senin (5/10/2026). Ketua Pansus CSR/TJSL DPRD DKI Jakarta Ghozi Zulazmi menilai pengolahan sampah organik langsung di kawasan permukiman dapat memberikan manfaat bagi warga sekaligus mendukung penggunaan energi terbarukan.

“Sekitar 60 persen sampah kita itu organik dari dapur atau rumah tangga yang memang butuh pengolahan khusus. Kami berharap dengan adanya biodigester ini, sampah bisa terolah langsung di tempat dan dihasilkan menjadi energi terbarukan berupa biogas yang bisa digunakan kembali oleh para penghuni rusun untuk memasak,” ujar Ghozi di Rusunawa Rorotan.

Ghozi mengatakan, kunjungan tersebut juga berkaitan dengan fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program CSR/TJSL yang dilakukan badan usaha milik daerah. Pansus juga tengah mendorong pembentukan peraturan daerah yang dapat menjadi dasar lebih kuat bagi pelaksanaan program CSR di Jakarta.

“Mindset selama ini CSR adalah bentuk sukarela atau hadiah, padahal sebenarnya TJSL ini adalah bentuk kewajiban yang dilakukan oleh perusahaan, termasuk BUMD. Kami berharap program ini tidak berhenti di Jakarta Utara saja, tetapi juga dilebarkan ke wilayah lain seperti Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan kawasan padat penduduk lainnya,” kata Ghozi.

Fasilitas biodigester di Rusunawa Rorotan merupakan bagian dari program Bank Jakarta bersama mitra. Selain di lokasi tersebut, fasilitas serupa juga dibangun di TPS 3R Kelurahan Rawa Badak Utara.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan, fasilitas tersebut dirancang bukan sekadar untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan manfaat lanjutan dari sampah organik yang sebelumnya menjadi persoalan di lingkungan permukiman.

“Bagi Bank Jakarta, program lingkungan ini bukan hanya sekadar instalasi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih dekat dengan masyarakat dan memiliki manfaat langsung. Pengolahan sampah menjadi energi terbarukan saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sudah menjadi satu kebutuhan bagi Jakarta,” jelas Agus.

Biodigester yang digunakan memakai digester biogas berbahan fiberglass dan dilengkapi mesin pembubur sampah organik dengan kapasitas 250 kilogram per jam. Dari proses tersebut, selain biogas sebagai alternatif pengganti LPG untuk memasak, dihasilkan pula pupuk organik cair sekitar 400 hingga 450 liter per hari serta pupuk padat sebanyak 50 hingga 100 kilogram per hari.

Produk sampingan tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk kegiatan urban farming. Sistem pengolahan ini juga diperkirakan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 154,4 ton CO2e setiap tahun.

Edy menilai kolaborasi antara Bank Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan kementerian menjadi bagian penting dalam pengembangan pengelolaan sampah dari sumbernya. Jakarta Utara sendiri telah ditetapkan sebagai wilayah pilot project road map Pengelolaan Sampah di Indonesia. (BRG/Kul)

Topik: Bank jakartaBiodigester

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun
Ekonomi

IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
PROGRAM MENARIK: Waringin Hospitality Hotel Group (WHHG) menghadirkan program Stay More Win More – Win a Trip To Tokyo bagi para tamu yang menginap di jaringan hotel mereka. Program tersebut berlaku mulai 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali
Bisnis

Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

5 Oktober 2026
IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun

IHSG Naik 0,46% ke 6.036,89, Investor Asing Masih Catat Net Sell Rp1,31 Triliun

5 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4885 shares
    Share 1954 Tweet 1221
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya