Minggu, 1 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Menteri PKP Soroti Rumah Tak Layak Huni, Pemerintah Siapkan Bedah Rumah dan Pemberdayaan Ekonomi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
1 November 2026
in Megapolitan
A A
0
Menteri PKP Soroti Rumah Tak Layak Huni, Pemerintah Siapkan Bedah Rumah dan Pemberdayaan Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyoroti kondisi rumah warga yang dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan penghuninya. Sejumlah bagian bangunan, mulai dari tembok, atap, lantai, hingga struktur pondasi, dilaporkan berada dalam kondisi yang tidak aman.

Maruarar mengatakan, rumah tersebut merupakan salah satu sasaran yang tepat untuk mendapatkan bantuan melalui program bedah rumah pemerintah. Hal itu disampaikannya kepada wartawan pada Sabtu (31/10/2026).

“Saya sangat bersyukur bahwa tim kami menemukan rumah yang sangat tepat sasaran untuk dibantu. Menurut saya, rumahnya sangat gawat sekali,” kata Maruarar.

Ia menjelaskan, kondisi bangunan tidak hanya menunjukkan ketidaklayakan sebagai tempat tinggal, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan penghuni. Tembok yang rapuh serta kondisi atap dan lantai yang buruk menjadi sejumlah persoalan yang perlu segera ditangani.

Artikel Terkait

Orang Tua 14 Siswi Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Resmi Lapor ke Polres, UPTD PPA Berikan Pendampingan

Kasus Penembakan Senior di Mako Ditpoludara Pondok Cabe, Polisi Uji Keaslian dan Rangkaian CCTV

BEM UI Ungkap Taktik “Kuda Troya” dan Angkot T19 Tembus Barikade Polisi di Bundaran HI

“Dari segi temboknya sudah rapuh, atapnya, lantainya. Bahkan tadi saya sampai ke atas itu menurut saya sangat berbahaya karena pondasi strukturnya sangat tidak aman dan sangat tidak sehat,” ujarnya.

Menurut Maruarar, kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya program bedah rumah untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat.

Bedah Rumah Dibarengi Pemberdayaan Ekonomi Maruarar menegaskan bahwa program bedah rumah tidak boleh hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan. Pemerintah juga berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga penerima bantuan melalui program pemberdayaan ekonomi.

Upaya tersebut dilakukan melalui dua skema, yakni Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kedua program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses permodalan untuk mengembangkan usaha.

Maruarar menjelaskan, program PNM menyasar komunitas usaha, termasuk perempuan yang tergabung dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Melalui dukungan modal dan pendampingan usaha, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan kegiatan ekonomi produktif sehingga pendapatan keluarga meningkat dan kondisi kesejahteraan mereka menjadi lebih baik.

Ia juga menyoroti kebijakan penurunan bunga PNM dari 22 persen menjadi 8 persen. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Dengan menggabungkan perbaikan tempat tinggal dan pemberdayaan ekonomi, pemerintah berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni, tetapi juga membantu keluarga penerima manfaat membangun kehidupan yang lebih sejahtera.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas hunian sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.(dhil/kmps)

Topik: Bedah Rumahmenteri pkp

TerkaitBerita

Orang Tua 14 Siswi Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Resmi Lapor ke Polres, UPTD PPA Berikan Pendampingan
Megapolitan

Orang Tua 14 Siswi Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Resmi Lapor ke Polres, UPTD PPA Berikan Pendampingan

oleh Editor : Affandy
31 Oktober 2026
Kasus Penembakan Senior di Mako Ditpoludara Pondok Cabe, Polisi Uji Keaslian dan Rangkaian CCTV
Megapolitan

Kasus Penembakan Senior di Mako Ditpoludara Pondok Cabe, Polisi Uji Keaslian dan Rangkaian CCTV

oleh Editor : Affandy
30 Oktober 2026
BEM UI Ungkap Taktik “Kuda Troya” dan Angkot T19 Tembus Barikade Polisi di Bundaran HI
Megapolitan

BEM UI Ungkap Taktik “Kuda Troya” dan Angkot T19 Tembus Barikade Polisi di Bundaran HI

oleh Editor : Affandy
30 Oktober 2026
Dilema Pekerja Kos Jakarta: Pemprov DKI Masukkan Penghuni Kos dalam Hitungan Backlog Perumahan
Megapolitan

Dilema Pekerja Kos Jakarta: Pemprov DKI Masukkan Penghuni Kos dalam Hitungan Backlog Perumahan

oleh Editor : Affandy
29 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Wanita Tewas Ditabrak Motor Saat Jogging di Tambun Bekasi

Wanita Tewas Ditabrak Motor Saat Jogging di Tambun Bekasi

1 November 2026
Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur Mulai Berbuah Panen, Hasil Capai 6 Ton per Hektar

Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur Mulai Berbuah Panen, Hasil Capai 6 Ton per Hektar

1 November 2026
TNI Tegaskan Pengerahan Prajurit untuk Amankan Demo atas Permintaan Polri

TNI Tegaskan Pengerahan Prajurit untuk Amankan Demo atas Permintaan Polri

1 November 2026
Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Sidang Lanjutan Richard Lee di PN Tangerang, Sang Dokter Sebut Barang Bukti White Tomato Palsu

31 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5169 shares
    Share 2068 Tweet 1292
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BPOM Telusuri Polemik Beeru Stevia: Tarik Sampel dan Uji Lab Terkait Klaim Pemanis Nol Kalori

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Menko Polkam Dorong Pemulihan Papua Barat Daya Lewat Dialog dan Kerja Sama Lintas Lembaga

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya